BETWEEN LOVE OR OBSESSION

BETWEEN LOVE OR OBSESSION
Bab 1 (awal bertemu)



Hai semuanya!!


Enjoy ya bacanya maaf klok ceritanya kurang bagus karna ini cuma iseng-iseng hehehe


.


.


.


Di sebuah SMA tempat bertemunya sepasang manusia yang awalnya tak saling mengenal satu sama lain sampai akhirnya punya cerita singkat dan asing kembali menjadi dua orang yang tak mengenal satu sama lain, Dua orang yang awalnya sepasang orang asing yang tidak tahu cerita satu sama lain dan menjadi dua orang asing yang tau cerita satu sama lain, selamat datang di kisah theya putri pradiksa dewi dan Abian bayu anggara. mereka yang awalnya tidak saling mengenal sampai akhirnya punya kisah berdua yang membuat mereka menjalin hubungan singkat yang sulit di lupakan, sampai di mana mereka mempunyai hubungan dengan orang baru tapi mereka berdua belum ada yang bisa melupakan kisah singkat yang mereka buat


*****


Pengenalan tokoh


Nama tokoh utama wanita:Theya Putri Pradiksa Dewi


Umur: 17 tahun


dia memiliki dua orang kakak laki-laki.


Kakak pertamanya bernama: Biru nugraha putra Pradiksa


Umur biru dan theya terpaut 3 tahun jika umur theya 17 maka umur biru 20 tahun dari theya


Kakak keduanya bernama: Dion Askara Putra Pradiksa


Umur Dion dan theya terpaut 1 tahun


Theya juga memiliki orang tua lengkap


Nama ayah theya: Danuarta Pradiksa


Ibu theya bernama : Amira Dewi.


.


.


Nama tokoh utama pria : Abian Bayu anggara


Umur: 17


Abian berasal dari keluarga yang cukup terpandang tapi sayangnya keluarganya tidak utuh


###


Pengenalan tokoh selesai semoga kalian suka sama ceritanya!!!!


*******


"theya bangunnn"


Teriak biru karena kesabarannya sudah habis akibat mambangunkan adik perempuan nya


"Ihh abang jangan teriak-teriak ini theya udah bangun kok". Dengan mata yang masih terpejam theya menjawab


"cepetan bangun entr telat. Abang sama yang lain tunggu kamu di bawah buat sarapan" setelah nya biru langsung meninggalkan kamar theya. Setlahnya theya langsung mandi dan bersiap-siap pergi sekolah


" perfect, saatnya sarapan" setelah puas dengan penampilannya theya segera turun ke bawah untuk sarapan


"pagi semua kesayangannya theya"


"selamat pagi  princess nya ayah"


"pagi  princess" biru dan dion bersamaan


" Mama udh masakin kamu nasi goreng, mau? "


"iya ma theya mau"


"princess hari ini mau berangkat sama siapa? " danuar ayah theya bertanya pada putri satu-satunya


"hari ini theya mau berangkat sama bang dion"


"yaudah hati-hati ya "


Setelah selesai berpamitan dengan ornag tuanya theya segera berangkat


sampai di sekolah theya langsung turun dari motor dion, "bang theya ke kelas ya" ucap theya sambil meninggalkan dion yang belum sempat mengucapkan sepatah katapun


"gini amat punya adek, untung gue sayang dia".


sesampainya theya di depan pintu kelas dia sudah menyiapkan diri untuk berteriak


" SELAMAT PAGI SEMUANYA THEA YANG CANTIK DATANG". seisi kelas langsung menutup telinganya karena mendengar teriakan theya yang biasa menghancurkan kaca.


"theya bisa gak sih biasa aja". ila kesal sendiri karna dia sedang bercerita tentang liburannya dan di kacaukan dengan teriakan theya yang membuatnya harus memutuskan cerita serunya


" hehehe ya maaf gue kan seneng banget akhirnya bisa ketemu kalian setelah libur panjang".ucap theya sambil cengengesan tanpa dosa, setelahnya theya langsung berjalan ke bangkunya dan menaruh tas di sana setelah menaruh tasnya dia berniat untuk duduk dengan tenang sambil membuka aplikasi yang menampilkan video-video singkat orang dance(kalian pasti taulah aplikasi yang lagi dia buka) sampai teriakan dari salah satu sahabatnya membuatnya menghentikan kegiatan serunya tadi


" woy anak kelas 10 tahun ini ganteng-ganteng banget" sindi berteriak sambil memukul theya, theya yang di perlakukan begitu seketika kesal


" sin lu apaan sih gitu aja heboh setiap tahun kan emng gitu"


"iya juga sih tapi kan gue seneng theya jadi ada bahan cuci mata".theya hanya memutar bola matanya malas, akibat lelah mendengar celotehan sindi akhirnya theya beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan kelas. sindi yang melihat theya meninggalkan kelas ikut menyusul dari belakang sambil meneriaki nama theya


"THEYA tunggin gue dong"


" sindi lo apaan sih jangan teriak-teriak dong mereka jadi ngeliatin kita". benar yang di ucapkan theya murid-murid yang berada di koridor sekolah jadi memperhatikan mereka, sindi yang sadar akan hal itu langsung berlari sambil menarik theya agar berhenti menjadi pusat perhatian. theya memiliki tujuan awal ke perpustakaan tapi sindi malah menariknya ke kantin mau tak mau theya menurut saja


"kita duduk di sana aja yuk mumpung masih kosong" theya hanya bisa pasrah di tarik ke sana kemari oleh sindi


"lu mau pesen apa?, biar gue yang pesen lu tunggu di sini aja"


"gue pesen batagor ama jus jeruk deh sin"


" yaudah gue pesenin dulu. bye theya" .theya hanya bisa menggeleng kepala dengan tingkah sahabatnya


Saat asik menunggu sindi tiba-tiba iya di kaget kan oleh seseorang


" theya lu sama sindi jahat banget sumpah gak nungguin gue"


" lah lu kok baru keliatan rin? "


"gue telat woy trus di hukum ama pak mamat" ririn menjelaskan dengan muka merah karena menahan marah.


(buat yg rada bingung aku jelasin dikit ya si theya ini punya dua temen yang satu namanya sindi trus yang satu namanya ririn,oke.saatnya balik ke cerita)


" lu sih terlalu menikmati suasana libur sampek bisa telat segala" theya membalah sambil menahan tawa melihat tingkah temannya


" lu kok malah ketawa sih, gue habis di hukum ni. lo gak kasian apa? " kesal karna sahabatnya tak mengerti kondisinya yang saat ini sedang marah. tak lama sindi datang dengan tangan penuh memegang pesanannya dan theya


" lah kok tiba-tiba lu ada di sini sih rin?, kapan datengnya"


" gue terbang tadi" ucap ririn asal


"dia telat trus di hukum ama pak mamat" ucap theya menjelaskan


"kasian amat lu baru masuk udah di hukum aja" ucap sindi sambil tertawa


" au ah gue laper mau pesen makanan dulu" . ririn meninggalkan kedua temannya untuk memesan makanan


theya dan sindi yang di tinggal hanya bisa tertawa melihat muka merah ririn yang sedang menahan amarah. setelahnya theya dan sindi menikmati makanan yang tadi mereka pesan dengen tenang sambil sedikit berbincang tak lama ririn datang dan langsung duduk sambil menikmati makanan nya. saat sedang asik menikmati makananya dion datang bersama 3 temannya dan satu orang yang tak theya kenal siapa ketiga teman dion bernama zion, lio, dafa ketiga teman dion ini termasuk anak dari keluarga terpandang.


" dek entar pulang sama abang ya tapi tunggu abang di lapangan basket"


"oke bang"


setelah memberikan pesan itu dion langsung pergi bersama teman-temannya