BETWEEN LOVE OR OBSESSION

BETWEEN LOVE OR OBSESSION
Bab 42 (tunangan resmi)



setelah kejadian besar kemarin sekarang bian, theya, dan gabriel sudah duduk tenang di ruang tamu dengan theya yang berada di tengah-tengah mereka sambil menonton aneh rasanya seperti baru kemarin mareka bermusuhan tapi sekarang mereka sudah duduk satu sofa


"nanti malem gue harap lo dateng gabriel"


bian menatap gabriel dengan pandangan serius


"gue usahain" gabriel hanya tersenyum sebagai jawaban


"kita perlu ngomong berdua" bian beranjak dari duduknya lalu disusul oleh gabriel sedangkan theya yang sudah tahu apa yang akan mereka bahas hanya diam saya karena ia yakin bian bisa menangani semuanya.


saat ini gabriel dan bian sedang duduk di sebuah gazebo yang terletak dibelakang rumah theya


"ikhlasin dia buat gue" bian memecahkan keheningan yang terjadi antara mereka


"gue bakal coba ngelakuin itu..." gabriel menjeda ucapannya sambil menatap kearah depan


"karena titik tertinggi mencintai itu adalah mengikhlaskan seseorang yang kita cinta buat bahagia sama orang lain. gue juga sadar udah buat dia trauma" gabriel sadar bahwa jika ia trus memaksakan theya untuk trus bersamanya yang ada theya semakin sakit


"gue minta maaf udah ngerebut dia dari lo" ucapan bian memirih


"gak. lu gak salah justru gue mau bilang makasi ke lo karena udah nyembuhin trauma yang gue buat ke dia" gabriel menepuk pelan punggung bian


"makasi abian gue tenang udah bisa melepaskan theya dengan tenang karena orang yang bakal jaga dia itu adalah lo" senang rasanya melepaskan orang yang kita cinta agar berbahagia dengan orang yang tepat


"gue selalu berharap semoga lu cepet nemuin bahagia lo" bian berharap gabriel menemukan pasangan yang tepat


"gue pernah kepikiran buat cari pengganti theya karena sampai kapanpun gak ada yang bisa gantiin posisi dia dihati gue" gabriel tahu ini salah, ia salah karena sudah mencintai sesuatu yang bukan miliknya tapi perasaan tak bisa dipaksa dan ia juga tak mau memaksa


"gue ngerti apa yang lo rasa" bian sangat paham perasaan gabriel karena mereka berdua itu sama


"tenang aja gue gak bakal ganggu kalian" gabriel tersenyum kearah bian


"lo bakal nyakitin diri sendiri klok trus kyak gitu" ucap bian


"setulus itu lo mencintai dia? " bukannya marah karena gadisnya dicintai oleh laki-laki lain tapi bian malah senang karena ada orang yang sangat mencintai theya dengan sangat tulus seperti gabriel


"gue mohon jangan sakitin dia, jangan buat dia nangis buat hal kecil karena klok lo ngelakuin sesuatu yang buat dia sakit hati atau nangis gue bakal ambil dia dari lo" gabriel sungguh-sungguh dengan ucapannya dan bian tau itu


"gue gak akan pernah nyakitin cewek yang gue sayang" ucap bian serius


" gue harap kalian bahagia, jaga dia buat gue karena gue sayang banget sama dia" gabriel meninggalkan bian.


"gue harap lo cepet nemuin bahagia lo riel"


...****************...


hari ini adalah hari pertunangan bian dan theya, hari yang paling membahagiakan bagi theya dan bian. semua acara berjalan lancar dengan gabriel sebagai pembawa cincin.


gabriel berjalan kearah dua pasangan yang sedang bahagia itu


"aku seneng liat kamu bahagia sama laki-laki pilihamu, maaf karena pernah buat trauma. kamu berhak bahagia sama pilihamu" ucap gabriel yang ditunjukkan untuk theya


"jaga dia buat gue ya, gue seneng karena bisa ngelepasin dia buat orang yang tepat. gue pamit pergi" setelah mengatakan itu gabriel pergi meninggalkan ruangan tersebut.


bian dan theya menatap punggung gabriel dengan pandangan yang berbeda beda.


Nyatanya titik tertinggi mencintai adalah mengikhlaskan walau sebenarnya tak pernah ada kata IKHLAS yang ada adalah kata TERBIASA, jika kamu sudah terbiasa melihatnya dengan pasangannya kamu sudah biasa saja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Hai pria baik ku,aku hanya ingin mengatakan semoga setelah tidak bersamaku kau akan menjadi manusia paling bahagia ya. maaf jika aku terlihat mengabaikanmu, tapi sebenarnya aku selalu memperhatikanmu.cuma mau bilang maaf dulu aku tidak memilihmu aku tidak maksud menyakitimu malah sekarang aku menyesal, aku pengen kamu balik tapi aku sadar yang udah buat kamu pergi itu aku:)....


...jaga diri baik baik semoga dipertemuan berikutnya aku bisa kembali melihat senyum diwajahmu walaupun bukan aku lagi yang menjadi penyebab senyum itu. jangan nakal lagi ya, soalnya aku gak bisa marahin kamu lagi....


...see you sampai bertemu dititik terbaik menurut takdir,aku bahagia bisa kenal sama kamu meskipun kita akhirnya mulai kembali menjadi dua orang asing. kamu berhak bahagia tapi bahagia kamu itu bukan sama aku....