Azielio

Azielio
chapter 70



"mau bagaimana pun aku harus mendapatkan nya kembali kepada ku... meski ayah melarang ku untuk bersama Kiara lagi karena aku tidak ingin kehilangannya lagi... dia juga seseorang yang aku telah nantikan... aku kira dia tidak kembali lagi"


dipagi harinya Kiara beranjak dari kamar tidur menuju kamar mandi tidak sengaja menjatuhkan sikat giginya... dan tidak sengaja Kiara kaget dengan seekor tikus entah dari mana datangnya... dan membuat Kiara menjadi berteriak... selain itu semua orang dirumah menjadi kaget...


"haaaaaaa... tikus....!" sehingga Vina menjadi kocar kacir dengan teriakan Kiara yang begitu cempreng... hahhaha... bukan Vina saja yang kaget tetapi para bodyguard yang berjaga-jaga diluar juga menjadi kaget... dan berlari menuju suara Kiara...


"ada apa ini?!"


"tolong usirin tikus itu!


"oalah tikus? ha tikus... haaaaa... tikus" Vina juga menjadi ikut takut dengan dengan tikus dan itu semua membuat mereka jadi naik keatas...


dan para bodyguard membantu untuk mengusir tikus disana...


.............


"kamu mau kemana? aku ikut dong?!"


"kepo! mau tahu aja atau apa mau tahu banget?!"


"aku Ndak jadi ikut dah!" jawab Vina cemberut...


"gitu aja marah?! ayo dah ikut aku!"


"ya udah kalau gitu aku ikut! lest go!"


saat mereka berada didalam mobil entah mengapa Kiara mengenal jalanan yang ia lewati dan tiba tiba saja Kiara ingin berhenti disebuah gerbang rumah itu...


"stop pak!" mobil itu pun berhenti... di depan rumah Kiara yang dulu ditinggali tempat dimana kenangan waktu dirinya bersama kedua orang tua nya dan saat dirinya bersama yudana seseorang yang telah ia tinggalkan...


"hei, kok bengong... kamu pasti lagi inget sesuatu ya?!"


"Ndak kok"


"jangan bohong! aku lihat dari matamu, ada kesedihan dimatamu itu"


"kamu itu suka banget ikut campur urusan orang!"


"ya, iyalah aku ini sahabat mu loh! mana ada sahabat yang seperti aku didunia ini?!"


telepon Kiara mulai berbunyi...


"tuh ada telpon! siapa?"


"temen dari Hongkong, mana ada kamu punya teman selain aku dan Andi sama Nara itu"


"itu kamu tahu, sttt... jangan banyak cincong nanti aku turunin ya... mau kamu nanti di apa apain sama om om"


ih... ngak mau"


"makanya diam ya sayang"


Kiara pun mengangkat telepon dan berkata didepan Vina...


"halo?"


"Kiara ini aku, bisakah kita bertemu nanti malam? aku janji tidak macam macam terhadap mu" yudana pun mematikan telpon nya.


"yudana ya, mantan suami kamu"


"iya, dia mengajak aku ketemuan nanti malam"


"kamu ikuti saja perintah nya, lagi pula dia sudah berjanji ngak akan macam macam sama kamu lagi kan"


"apa aku beri dia satu kesempatan lagi ya"


"terserah kamu, itu kan urusan perasaan kalian berdua"


"pak kita ke kantor... saya ada urusan penting"


"baik nyonya" ucap pak sopir itu...


tiba tiba saja Kiara baru ingat ada urusan penting yang harus diselesaikan karena klien nya sudah menunggu di kantornya...


"nona Kiara akhirnya anda datang juga" ucap seorang pria menghadap jendela...


"jadi kamu yang ingin bekerja sama dengan perusahaan aku"


"siapa lagi kalau bukan aku seseorang yang begitu sangat tampan ini"


"kamu bisa aja..."


seseorang yang berbicara dengan Kiara adalah itu dia adalah teman baiknya yang ada di Singapura yang aku pernah ceritakan seseorang yang telah menyuruh bodyguard nya untuk menjaga temannya itu selama dirinya tidak ada disampingnya...