Azielio

Azielio
Chapter 13



Marina menjawab sambil tersenyum dan menoleh kebelakang "cantik juga, kelihatanya dia menyukai mu".


"benarkah?"


Angga memanggil pelayan bar dan berkata "tolong berikan minuman untuk nona yang disana".


Marina sedikit kesal tapi ditahan "Angga, tunggu sebentar".


Marina pergi kekamar mandi mencuci tangannya dan melihat dirinya dicermin lalu Tersenyum.


marina kembali ke bar... tapi tidak ada Angga ataupun gadis tadi. Marina menemukan secarik kertas... pesan dari Angga... dan tersenyum geli membacanya.


isi pesannya:


Ada urusan penting, aku harus pergi. maaf mendadak sekali.


didalam mobilnya Marina Masih tersenyum geli... "mungkinkah Angga pergi dengan gadis itu?"


Rumah Kiara.


Kiara masih juga demam sampai malam...


yudana bahkan memegang dahi Kiara yang panas... dan mengompresnya.


yudana melihat Kiara yang mengeluarkan air mata.


Kiara menggigau memanggil, "ibu!"


"ibu! aku sakit" Kiara masih menggigau.


yudana khawatir juga kesal "menyusahkan saja, oh ya kamu tidak punya keluarga yang bisa kuhubungi? apa tidak ada orang yang akan menjemputmu kemari?"


Kiara menggigau lagi "ibu!"


yudana tidak mengerti " kenapa terus terusan memanggil ibu mu dia takkan mendengarnya".


Kiara menggigau lagi " sakit sekali, ibu!"


yudana sudah kesal sekali dan melempar kain komprenya ke lantai.


pagi harinya...


Kiara bangun dan memegang kain kompres di dahi nya... juga melihat sebaskom air di atas meja, Kiara lalu mendengar suara yudana... yudana ada di beranda rumah dan sedang telpon dengan manajernya.


yudana bertanya "apa katamu?


"ini semua karena ulah ceroboh gadis itu. tidak ada masalah kan" kata manager.


yudana kesal dengan kata kata manajer nya " tidak ada masalah?"


masalahnya ada disini sekarang, kau belum mengerti juga? kau ini bodoh atau apa?" kata yudana.


"apa?" saut manager nya.


"oh ya, ada masalah sebesar ini, kenapa kamu tidak memberitahuku?"


ketika yudana masuk ke dalam rumah, Kiara pura pura tidur.


di dapur sudah ada bubur hangat... yudana memasukkan bubur itu ke dalam mangkok, setelah itu yudana mendekati Kiara yang masih tidur. yudana menurunkan baskom air itu ke lantai... lalu menaruh bubur di atas meja.


yudana menatap Kiara "kamu belum juga bangun?"


Kiara melirik sedikit dan kembali memejamkan matanya.


yudana berkata "bangunlah dan makanlah sedikit kamu belum makan juga dari kemarin".


Kiara menggeleng...


yudana berkata " ayolah makanlah dulu aku sudah membuatkan bubur, nanti bubur nya keburu dingin"


Kiara membuka matanya sekilas "nanti saja, nanti saja makannya".


"oh ya, sekarang aku mau pergi dulu kamu tidak apa apa ku tinggal sendirian?"


Kiara mengangguk lemah " pergi saja , aku tidak apa-apa".


"oh ya, nanti kalau sudah selesai makan lalu minum obatnya" yudana lalu pergi.


mendengar suara pintu ditutup dan mobil yudana menyala dan pergi.


Kiara langsung bangun... duduk dan memakan bubur itu sampai habis.kiara kembali tiduran sambil kedap kedip... lalu memegang dahinya yang sudah tidak panas lagi. kiara lalu ke dapur... mengambil semua makanan yang ada di kulkas... ditaruhnya di atas meja... lalu dengan lahap memakannya. bahkan minum sebotol orange juice langsung dari botolnya... tapi... terdengar suara mobil didepan dan suara bell terdengar "Ting tong ting tong" beberapa kali dan ternyata temannya Nia membunyikan bell tidak di bukakan pintu, mungkin Kiara kira yudana.


hingga Nia pun menelpon nya...


suara telpon Kiara berbunyi dan diangkat oleh Kiara...


" Kiara! halo? aku ada di depn buka pintu nya"


Nia pun menutup telponnya.