Azielio

Azielio
chapter 62



"ya, begitulah" jawab angga.


yudana melirik sekilas...


"tapi ceritanya tentang apa?"


"itu rahasianya penulis"


angga tersenyum memandang Kiara juga tersenyum, sedangkan yudana? melirik rajam pada Kiara...


"bokeh aku tahu?" ucap marina.


"kamu lihat sendiri saja nanti" ucap angga.


Kiara tersenyum mendengarnya...


"kamu tidak tahu? Kiara tidak bilang padamu?"


ucap marina ke yudana.


padahal disana ada Kiara...


"apa? aku... aku tidak tertarik soal itu, lagipula pasti ceritanya tidak menarik" ucap yudana.


"tidak menarik? maksudnya?" saut angga.


yudana kesal "oh itu, itu rahasianya penulis"


angga hanya bisa diam Dan mendesah pelan sedangkan marina diam.


Kiara sendiri langsung makan dengan kesal...


"mereka benar benar sangat cerewet... banyak omong" (ucapnya dalam hati)


Dan tidak menyadari ada sisa makanan dibibirnya.


Hal itu tidak luput Dari perhatian angga...


"Kiara!"


Kiara menatapnya...


yudana menoleh Dan melihat sisa makanan itu, angga mengambil tisu Dan akan membersihkannya tapi yudana langsung berteriak yang membuat angga kaget.


"Kiara!"


angga menurunkan tangan yang memegang tisu.


"dasar bodoh? mukamu belepotan"


"apa?"


yudana melempar tisu padanya sambil menunjukkan sisa makanan di mulutnya.


"sebelah sini"


Kiara membersihkannya dengan tisu tapi di sisi yang Salah.


"kamu kenapa?" ucap angga.


"dia memang bodoh sekali"


"hey, yudana! jaga ucapanmu terhadap Kiara"


"memangnya kamu lebih tahu dia dariku? dia keras kepala, bodoh, pemalas..."


Kiara tidak tahan "memangnya kamu sempurna? cuma bisa teriak Dan main suruh, dasar brengsek" umpat Kiara.


yudana kesal, Kiara tersadar kalau mereka ada ditempat umum, plus disana ada angga Dan marina. Kiara menatap angga yang tampak kaget tahu sifat aslinya.


hahahah... Kiara lalu tertawa... marina hanya diam melihatnya...


yudana Dan Kiara saling menatap tajam... lalu Kiara tersenyum Manis.


"sampai jumpa" ucap angga.


"ya! sampai jumpa" ucap marina.


marina menatap yudana yang Masih melihat Mobil angga pergi.


Kiara juga menatap kaca spion sekilas melihat yudana.


"sedang mikirkan apa?" ucap angga.


"apa? ah... aku... memikirkan cerita lucu untukmu..."


"sudah dapat?"


"hmmm..."


"kalau begitu... kmau suka jalan jalan, kan?"


"apa? seperti ke shang hai? jalan jalan itu menyenangkan, aku suka itu"


"kalau begitu, kamu Mau ke stasion tv denganku?"


"apa?"


"aku ada syuting film disana, ada sedikit yang Mau diurus. ini untuk menambah pengalamanmu juga... bagaimana?"


kiara diam...


didalam Mobil yudana...


"yudana..."


yudana tidak menjawab sepertinya dia sedang melamun sambil menyetir.


marina menoleh "yudana?"


yudana kaget dan tersadar "apa? kenapa?"


"tidak ada"


"kamu tadi Mau bilang sesuatu, kan?"


tidak jadi, tanoa bertanya aku sudah tahu"


yudana diam...


marina terlihat sedih setelah diantar pulang oleh yudana.


full house...


Kiara Masih memikirkan tawaran angga ke stasion tv. dia bangun saat tahu yudana baru saja pulang.


yudana sebelum masuk kedalam kamar, tapi dia menoleh kekamar Kiara dengan tatapan kesal.


Kiara hanya duduk diam ditempat tidurnya sebelum tidur.


didalam kamarnya, yudana terlihat tidak tenang.


keesokan harinya Kiara sedang makan melihat yudana sendirian diluar dia mendekatinya.


"yudana, aku Mau jalan jalan, ke stasion tv dengan angga"


yudana kaget dan menoleh...


"tidak apa apa, kan?"


"ya, tidak masalah... terserahmu saja"


"nonton film, nail kapal, jalan jalan...?"


yudana memelas "kapan kalian pergi?"


"rabu"


yudana kaget "rabu?"


"hati hati dirumah, oke"