
tentu saja itu semua membuat Yudana menjadi kaget dan segera membuka matanya... Kiara juga kaget dan membuka matanya... saling menatap satu sama lain... menoleh kearah pintu...
Kiara cepat cepat membuka pintu dan segera "siapa...?"
yudana sangat kesal sekali dan kesempatan nya untuk mencium Kiara gagal... hahhaha...
ternyata temannya adalah Andi datang membawa sebuah pakaian yang telah dicuci dari laundry...
"hai? aku kesini membawakan yudana bajunya yang telah dicuci dilaundry... jadi boleh aku masuk?"
Andi segera naik keatas bersama yudana untuk menaruh pakaian nya dilemarinya jadi...
"lalu... apa kata direktur? apa aku dapat peran?"
"seperti nya belum, aku juga sekarang jarang sekali kerja... karena aku harus mengurus Nara"
"tetapi masalah nya sekarang kamu jangan pergi keluar dulu ya"
"kenapa?"
"karena kamu sekarang dalam masalah besar... jadi para reporter mencari mu"
"apa?!"
"karena mereka merasa curiga dengan pernikahan mu dengan Kiara... aku takut nya semuanya akan terbongkar jika kamu keluar"
"nantinya keluarga mu akan ikut dalam masalah ini"
sedangkan Kiara sedang berbincang bincang dengan Nara... dibawah...
tanpa yudana dan Andi tahu, jika Nara memberitahukan masalah sebenarnya kepada Kiara dan itu semua membuat Kiara menjadi kaget dan kasihan terhadap yudana...
kan tahu Nara itu suka ngomong ceplas ceplos jadi ketahuan deh... aduh Nara!
rumah sakit...
sampai tentang pernikahan palsunya Kiara dan yudana... sampai masuk ketelinganya tuan pranata... jangan sampai semuanya terjadinya... jika ketahuan bisa gawat... makin besar masalah nya... dan para perawat perawat dirumah sakit itu pada membicarakan tentang pernikahan palsunya yudana dan Kiara...
"apa yang kalian bicarakan tadi?!" ucap tuan pranata...
"tidak ada tuan... maaf permisi" ucap perawat itu merasa takut...
"apakah aku tidak salah dengar tadi..."
full house...
Kiara sedang sikat gigi sambil melamun mengingat kata Nara tadi...
"eh, kaget aku! yudana? kamu ini kalau masuk ketuk dulu... jangan nyelonong masuk begitu saja"
"maaf, kalau begitu"
"ya, sudahlah" Kiara membasuh wajahnya... setelah selesai, Kiara menoleh dan tersenyum pada yudana dan itu membuat yudana menjadi salah tingkah... karena senyumannya Kiara sangat manis... seperti semanis susu, eh gula maksudnya...
"ada apa, kok senyum begitu?"
awalnya Kiara bigung dengan tingkah yudana semakin aneh hari ini dan tiba tiba saja yudana mendekatkan wajahnya dengan wajah Kiara dan membuat Kiara menjadi salah tingkah...
wajah mereka memerah dan yudana mendekatkan bibirnya kepada bibir Kiara... ingin mencium Kiara... tetapi itu semua membuat mereka gagal melakukan nya dan suara bel rumah berbunyi...
yudana menjadi marah sekali karena ini yang kedua kalinya gagal terus... hahahaha...
ternyata yang datang adalah tuan pranata!... itu semua membuat yudana menjadi kaget dengan kedatangan ayahnya...
"ayah?" yudana sangat takut...
mereka saling tatap sejenak dan menunduk merasa bersalah...
"jawab pertanyaan ayah sejujurnya!"
"apa kalian menikah kontrak?!"
Kiara dan yudana menunduk... tidak bisa berkata apa-apa lagi...
"ayah rasa kalian sudah keterlaluan... kalian tahu semuanya membicarakan kalian... dimana ayah taruh lagi nama keluarga kita... kamu bikin ayah malu saja!"
"maafkan aku ayah... aku tahu aku salah"
"minta maaf kamu bilang? benar benar kamu buat hati ayah benar benar sakit!"
"maafkan aku ayah" ucap Kiara... menunduk...
"ayah dengar kamu menikah dengan yudana hanya menginginkan uang, kan!"
yudana berteriak "ayah, ini bukan salah Kiara! itu aku yang salah... aku yang memaksa nya menikah!"
"apa? kamu kira dengan cara berbohong kepada ayah bisa merubah pikiran ayah... itu tidak akan pernah!"
"dasar ayah jahat!"
"kurang ajar! beraninya kamu membentak ayah!" ayah memukul pipi yudana... tetapi itu semua dicegah Kiara dan tamparan itu malah ke Kiara...