Azielio

Azielio
Chapter 12



Kiara menjawab "jangan sekarang, aku sedang sakit sekarang".


yudana berteriak "kubilang pergi! kalau kamu masih disini juga, aku takkan memaafkan mu".


Kiara perlahan lahan mengambil kopernya dan pergi dengan lemas.


yudana melanjutkan lari pagi...


saat kembali kerumahnya, yudana melihat Kiara tidur meringkuk lagi di ayunan tadi.


yudana kesal "bangunlah, hey! hey! hey!"


yudana melihat wajah Kiara yang pucat... lalu memegang dahi Kiara. ternyata Kiara sakit demam.


yudana menggendong kiara masuk ke dalam rumah dan membaringkan nya disofa ruang tamu dan berkata "kau menyusahkan sekali".


keringat dingin keluar dari dahi kiara.yudana memegang dahi Kiara lagi... dan mulai sedikit khawatir. yudana bingung lalu buru buru berlari keluar rumah. Kiara masih terbaring lemas di sofa dengan keringat dingin masih keluar dari dahinya. Kiara juga sudah memakai selimut.


yudana datang dan mendudukkan Kiara...


meminumkan obat untuknya.


yudana berkata "minumlah".


Kiara lalu meminum obat itu dengan segelas air putih.


yudana berkata tanpa perasaan "kau sudah sembuh, kan?"


Kiara menggeleng... kembali tidur disofa.


yudana bigung "kita harus kerumah sakit sekarang?"


yudana mau mengangkat tubuh Kiara.


Kiara menolak "tidak usah, dirumah saja".


yudana mulai kesal dan akan mengangkat tubuh Kiara.


yudana berkata "bangunlah"


Kiara kesal dan menjambak rambut yudana "sudah kubilang, aku mau disini saja" Kiara kembali memejamkan matanya. yudana sangat kesal sekali dan berdiri lalu pergi.


yudana membongkar isi koper Kiara. lalu yudana menemukan buku diary Kiara.


ada pesan : Rabu, 14 ulang tahun ku!


yudana mendekati Kiara yang tertidur... lalu berjongkok dan membenarkan selimutnya.


yudana menatap Kiara yang wajahnya masih pucat dan mengeluarkan keringat dingin.


tiba-tiba temannya Kiara menelpon, tetapi tidak diangkat kiara melainkan yudana...


"hallo? siapa ini mengapa lelaki yang menelpon? aku temen sekolah nya Kiara" kata Nia, dia tidak menyadari bahwa itu adalah yudana.


"aku tetangga nya Kiara" ucap yudana berbohong.


"aku ingin berbicara dengan Kiara"


"maaf kiaranya masih tidur, sebenarnya dia lagi sakit"


"apa? pantesan Kiara tidak kesekolah tadi! semoga dia cepat sembuh".


" bisakah kamu memberi tahu dia bahwa raport nya dirumah ku, tadi Bu guru menitipkan nya padaku"


"baiklah nanti kuberi tahu"


"terima kasih" Nia menutup telponnya.


malam itu, angga sedang mengetik di komputer nya. Marina datang dan mengetuk pintunya yang terbuka. Angga yang melihat nya melepas kacamata nya lalu tersenyum dan Marina ikut tersenyum.


mereka ke bar dan minum.


Marina bertanya " kamu sudah di Indonesia, tapi masih sibuk juga?


Angga menjawab," masih banyak yang akan kuselesaikan, selepas launching film ini mungkin aku tidak sibuk lagi".


Marina bertanya " kamu juga berbisnis di film sekarang?"


Angga menjawab ' sudah seharusnya memang begitu, nona. kau bisa datang kan?"


"kalau aku tidak sibuk, aku juga mau kesana. tapi belum bisa kupastikan".


"meskipun kau sangat sibuk, kuharap kau bisa datang".


"akan kuusahakan"


"jangan begitu"


"begitu bagaimana? kamu masih lama disini,kan?"


"maunya juga begitu, tapi bulan depan aku harus berangkat ke Jakarta".


"mengapa kamu tidak pernah tinggal lama disini? kau tidak harus pergi kesana kan?"


Angga melirik sekilas ke belakang... karena ada seorang gadis yang dari tadi curi curi pandang ke arahnya.


Angga bertanya "menurutmu gadis yang disana itu bagaimana?"


"apa?"


Angga menjawab sambil tersenyum menatap gadis itu " dia dari tadi terus saja melihat ku".