Azielio

Azielio
Chapter 34



Marina menjawab "tidak pernah sih, tapi aku cemas sekali tadi.... jangan begitu lagi ya.


mengerti?"


yudana menjawab "ya, tentu"


Marina tersenyum dan yudana pun tersenyum tapi seperti senyum terpaksa.


Marina dan yudana ngobrol dan minum di bar.


Marina bertanya "yudana, siapa yang duluan kamu kenal? aku atau Kiara?"


yudana menjawab "kamu, memangnya kenapa?"


"lalu siapa yang lebih kamu sukai? aku atau Kiara?"


yudana menoleh dan menatapnya "kamu"


Marina bertanya "harusnya kamu lebih menyukai istri mu... yudana, aku sangat berarti bagimu, kan? aku spesial buatmu, kan?"


yudana menatapnya "ya, kamu sangat berarti bagiku kamu orang spesial buatku"


marina tersenyum "lalu Kiara istri mu?"


yudana hanya menatap Marina....


Rumah Full House


malam itu, yudana pulang ke rumah yang sepi karena tidak ada Kiara. awalnya yudana menyalakan satu lampu... tapi beberapa saat kemudian yudana menyalakan semua lampu bahkan yang dilantai atas. Yudana naik keatas...


yudana mencuci tangannya dan melihat sikat gigi Kiara yang tidak ada ditempatnya. yudana mengambil sikat gigi Kiara dari tempat sampah dan mencucinya sampai bersih... lalu meletakkannya kembali ke tempatnya.


lalu yudana masuk ke kamar Kiara dan mengambil buku yang ada dilantai. tempat tidur Kiara sendiri masih berantakan. yudana menaruh bukunya diatas meja. lalu tidak sengaja melihat kalender tanggal 22 dilengkapi merah dan bertulis "ulang tahun Kiara Larasati"


yudana memikirkan sesuatu.


ditempat pemotretan direktur terlihat cemas sambil melihat jam tangannya...


Kiara sendiri baru saja sampai memakai taksi tanpa tahu apa apa. Kiara masuk dengan membawa sekeranjang sushi yang baru dibuatnya tadi.


Kiara awalnya senang melihat ada pemotretan disana... tapi langsung melotot melihat yudana yang jadi modelnya.


Kiara kaget...


direktur melihatnya "kamu sudah datang"


direktur berkata "aku pasti merepotkan mu"


Kiara menjawab "tidak juga"


direktur memegang tangannya "ayo!"


manajer yudana langsung sigap membawakan keranjang sushi dari tangan Kiara.


direktur bertepuk tangan "ayo makan siang dulu , istri yudana sudah repot membawakan nya untuk kita"


semua orang kaget...


terutama yudana dan Marina...


acara pun berubah...


yudana dan Kiara duduk hanya berdua... sedangkan yang lain nya makan beramai ramai... yudana dan Kiara terlihat masih saling marah.


para kru yang duduk disaming mereka


berkata " silahkan"


Kiara berkata "ya, silahkan"


direktur sendiri asyik bersama reporter yang akan merekam keakraban yudana dan Kiara. tentu saja Marina ada disana dan terlihat tidak senang.beberapa saat kemudian pembawa acara datang.


pembawa acara berkata "kalian jangan kaku begitu, makanlah... suap suapan pun tidak apa apa?"


Marina melihat yudana dan Kiara...


mendengarnya, Kiara terlihat seng sekali. Kiara langsung mengambil sepotong sushi dengan menggunakan sumpit dan akan menyuapkannya pada yudana. tapi Yudana tidak mau ... Kiara pun melotot pada dan tersenyum saat yudana mau memakannya... tapi disengaja menyuapinya disudut pojok mulut yudana. .mau tidak mau yudana memasukkan nya kedalam mulutnya lalu mengunyah sepotong sushi itu...


pembawa acara bertanya "bagaimana?"


yudana dengan mulut penuh sushi menjawab, tersenyum terpaksa "enak"


yudan dan Kiara saling menoleh dan tatap dan tersenyum terpaksa.


pembawa acara berkata "yudana kamu juga suapi istri mu juga"


yudana mengambil sepotong sushi dengan tangannya dan langsung memasukkan nya sepotong lagi pakai tangan... walaupun Kiara menghalangi tangan yudana agar tidak mengambil sushi lagi... tapi yudana tetap mengambilnya... malah dengan kasar memasukkan sushi itu ke dalam mulut Kiara.


yudana tidak sengaja melihat ada makanan disudut bibir Kiara... dan tersenyum terpaksa sambil membersihkan nasi disudut bibir Kiara.