
"memangnya aku tanya? semoga kalian berdua bahagia, oh ya membawa dia masuk kerumah ini itu tidak baik membawa laki laki"
"membawa masuk? kamu juga begitu dengan Marina, cuma ngomongin orang aja... tapi dia juga seperti itu"
"apa? kamu bilang apa tadi?!"
"kamu juga makan di rumahnya disana, kan?"
yudana berteriak "kenapa bicara begitu? kami sudah berteman 15 tahun, sejak kecil kami sudah begitu dekat... memangnya kamu? berapa lama kamu kenal dengan Angga kakaku? kamu juga tidak tahu apa apa tentang nya dari pada aku?"
"bukan masalah waktu, tapi masalah perasaan"
"bukannya begitu, aneh saja"
"apa? aneh? percuma aku bicara dengan si brengsek seperti mu"
"syukurlah kamu sudah sadar" Kiara pun pergi...
tiba tiba saja suara bel rumah berbunyi...
"hey, ada orang datang... buka pintunya!"
Kiara hanya nyelenong ke atas dengan menaruh tangannya di pinggang nya. malah yudana yang membuka pintu secara terpaksa...
ternyata Angga yang datang plus membawa sebuket bunga.
"kamu dirumah"
"oh... kamu"
"aku mau bertemu Kiara boleh kan? dia dirumah, kan?"
yudana bohong "oh, dia tidak ada dirumah sekarang"
"benarkah? dia pergi kemana?"
"katanya dia mau keluar sebentar..."
"begitu ya?"
yudana melihat. bunga itu... langsung mengambil nya...
"bunga untuk Kiara? nanti kusampaikan kamu boleh pergi sekarang, sebenarnya aku juga mau pergi keluar... pergilah, sampai jumpa"
Angga kecewa "ya"
Angga akan pergi tapi terdengar suara Kiara dari dalam rumah...
"siapa yang datang?"
"aduh, gawat ketahuan deh!" ucap yudana dalam hati...
Angga tidak jadi pergi dan yudana salah tingkah sebelum tertawa lebar.
"dia sudah kembali rupanya"
Angga dan yudana masuk ke dalam rumah...
Kiara langsung mengambil bunganya...
"untukku? terimakasih"
"kata yudana kamu tidak dirumah? benarkah?"
"aku baru pulang" Angga seperti nya mengerti dan tersenyum...
Kiara memasak air untuk minum, dia tampak tersenyum bahagia saat mencium harum nya sebuket bunga mawar itu.
yudana membenarkan foto pernikahan nya dan melapnya dengan kesal walaupun akhirnya tersenyum.
"foto nya bagus, kan... ini foto favorit ku... apa kabar? tidak bekerja?"
"ya, sebenarnya mau ke stasiun TV, tapi tidak jadi aku cuma .aku tahu keadaan Kiara saja"
"jangan khawatir Kiara tidak sendirian aku ada disini"
"katanya kamu mau pindah, kenapa masih disini?"
"kenapa? ini kan rumah kami pergi dan kembali bisa sesuka hati"
"jangan bodoh, ini rumah Kiara, bukan rumahmu"
"apa?"
"bukannya kamu harus kembali pada marina, kenapa masih disini?"
"itu... itu bukan urusanmu"
"kamu lucu sekali"
"apa? lucu? hahaha"
"bunga nya harum sekali"
"syukurlah kalau kamu suka"
Angga bertanya pada yudana...
"kamu mau kemana hari ini?"
"apa?"
"sudah ada rencana?"
"cepat pergi!" yudana kaget mengapa Kiara mengusir nya!
yudana ke kamarnya dengan kesal, dia baru sadar jika bajunya yang sudah tidak ada disana karena sudah dia pindahkan ke apartemen nya yang baru...
saat yudana kembali turun kebawah, Angga dan Kiara sudah tidak ada.
"kemana mereka?"
Angga dan Kiara sedang duduk diteras belakang rumah...
"kamu tidak apa apa?"
"soal apa? ahhh... ada masalah dengan apartemen nya katanya dia mau pergi secepat nya tapi aku merasa tenang kalau dia disini"
"oh begitu?
"apa?"
"aku juga sedikit depresi kupikir dengan perginya yudana, aku bisa sering sering kesini, sayang sekali"