
Marina terlihat kecewa "oh, benarkah?dia sudah baikan?"
yudana bertanya "belum tahu makanya aku harus cepat pulang"
Marina berkata "benarkah? ya, cepatlah pulang"
yudana tersenyum...
Andi yang disana sedang menemani yudana karena Andi melamar kerja menjadi asisten nya.
Andi berkata " masih lama? cepatlah, kiara sedang sakit dirumah"
yudana menjawab "aku tahu, sebentar'
saat setelah sampai rumah yudana segera akan keatas tapi yudana ingat sesuatu...
yudana segera memeriksa buburnya yang belum dimakan sama sekali oleh Kiara.
Kiara sedang duduk sambil baca buku.
saat mendengar Suara yudana "Kiara! Kiara!" mendengar suara yudana memanggilnya, buru buru Kiara berbaring ditempat tidur dan membenarkan selimutnya.
yudana menyentuh dahi Kiara... sebelum dihempaskan oleh Kiara.
yudana bertanya " kamu sudah baikan? kenapa bubur nya tidak dimakan? makanlah, biar cepat sembuh, kamu mau bubur nya dipanaskan dulu?"
"tidak usah, aku tidak mau makan"
"kenapa?" saut yudana
"aku tidak mau saja"
yudana berteriak "hey, kenapa kamu begitu? kenapa berkeliaran diluar... saat hujan, harusnya kamu masuk kedalam rumah. hey, "ayam" saja tahu itu, tapi kamu lebih bodoh dari mereka" yudana tahu pasti Kiara keluar rumah karena buburnya saja masih utuh.
Kiara duduk dan menatap tajam padanya yang membuat yudana diam.
Kiara sedang duduk di ruang tamu dengan masih marah... tapi melihat yudana menyanyi dan menari keluarga beruang, Kiara tertawa terbahak bahak.
"lucu sekali"
yudana tersenyum"kamu senang?"
Kiara menjawab " coba versi lain!"
yudana berkata " versi lain? versi Amerika..."
Kiara tambah tertawa terbahak bahak sampai mau menangis saat yudana menyanyikan memakai bahasa Inggris dicampur bahasa Korea...
yudana memperhatikan Kiara yang makan...
Kiara menyaut "kamu lihat apa? belum pernah lihat aku makan?"
yudana berkata "benar, kamu harus makan yang banyak biar cepat sembuh"
yudana mengambil obat herbal yang sudah dipanaskan dari oven.
yudana menjawab "makan ini juga... ini dari Ilsan? aku pergi dulu ada urusan lagi"
disaat yudana pergi keluar... lalu bel rumah berbunyi...
Kiara berteriak "siapa?"
ternyata Nina temannya yang datang ingin menemuinya...
Kiara kaget dan memeluk temannya karena merasa bahagia " hai? bagaimana kabarmu? aku kangen banget sama kamu tahu"
"aku kesini karena liburan makanya aku datang dan kangen sama kamu"
"oh, ya ayo kita kedalam"
mereka saling berbincang bincang dan tertawa terbahak bahak... sampai mereka lupa waktu...
"oh ya, Kiara aku pulang dulu ya"
"kenapa harus pulang, bagaimana kamu menginap disini"
"hmmm, baiklah. tapi aku pulang dulu ambil barang ku dulu"
"baiklah"
tiba tiba ada telpon....
Angga tersenyum "halo? Kiara?"
"kapan kamu bisa bekerja? apakah kita bisa bertemu sebentar?"
"oh,tentu saja. tapi sebentar ya"
"ok"
Kiara menutup telponnya....
Kiara dan angga jalan jalan berdua, seperti berkencan. saat jalan jalan itu tiba-tiba angga menghilang dan Kiara mencari cari sosoknya... kemudian kaget saat angga membawakan Kiara sebuket bunga mawar...
pertama kalinya aku diberi bunga oleh pria dan itu adalah kakak iparnya...
Angga berkata "yudana tidak pernah memberikan bunga?"
Kiara berkata "jujur sih dia itu? mana pernah memberikan ku bunga apalagi dia selalu memanggilku "ayam" bunga ini bisa menambah semangatku"
Angga tersenyum "jangan kamu pikirkan dia memang seperti itu, dia orang nya baik kok. jangan dipikirkan, lebih baik kita bersenang-senang"
"oh ya, aku juga tahu kalau yudana menikahimu bukan karena cinta"
"dari mana kamu tahu" ucap Nara kaget
Angga berkata "aku berpikir soal "seandainya" itu kata yang paling kubenci didunia ini. mungkin terlambat, tapi tidak apa apa.tapi saat aku bertemu denganmu, ada sesuatu yang berbeda. seandainya... aku lebih dulu... seandainya kamu lebih dulu bertemu denganku. seandainya... kamu belum menikah dengan yudana"
Kiara berkat