
yudana menyindir "kenapa kamu tidak dijalanan saja, seperti pengemis lainnya? apa kamu tidak punya tempat berteduh lagi?
ini semua membuatku sedikit emosi.
Kiara sakit hati mendengar perkataan yudana " aku minta maaf karena sudah pura pura sakit. tapi aku begitu karena kamu sudah keterlaluan".
yudana mengambil amplop yang sudah dia siapkan dan memberikan nya pada Kiara.
yudana berkata " ambillah ini dan carilah tempat tinggal lain".
Kiara membuka isi amplop itu dan kaget " kenapa kamu memberikan aku ini?"
"karna kamu tidak punya tempat tinggal, kan? ambil saja uang itu".
Kiara bingung "kenapa kamu berikan aku uang padaku?"
"kenapa? karena aku merasa kasihan padamu"
Kiara marah "hei, kamu sudah keterlaluan sekali. kenapa kamu begitu merendahkan orang lain".
yudana kaget "apa?"
"kenapa ya ada laki laki didunia yang begitu sombong seperti mu? kenapa kamu bisa begitu padaku?"
"dasar kamu!"ucap yudana.
Kiara marah dengan mata berkaca-kaca "dasar kurang ajar!"
Kiara melemparkan amplop itu ke wajah yudana dan pergi.
"tidak usah berlebihan begitu! nanti kamu menyesal".
Kiara mengambil kopernya dan melangkah pergi "maaf sudah merepotkan mu, aku pergi saja".
yudana kesal dan mengikuti Kiara sampai depan rumahnya.
Kiara tidak menghiraukan nya dan pergi. yudana kesal dan menendang pintu rumahnya. Kiara berjalan dengan membawa kopernya. yudana duduk di sofa yang semalam buat tidur Kiara... dengan kesal... saking kesalnya selimut Kiara tadi malam bahkan sampai dibanting ke lantai, tidak jadi dilipat.
yudana keluar rumah dengan mobilnya... dan melihat Kiara yang sedang duduk lesu di halte bus.yudana bahkan sampai melirik Kiara lewat kaca spion mobil nya. lalu ada bus yang datang... yudana kira Kiara naik bus itu... tapi dilihatnya dari spion kaca mobilnya, Kiara tidak naik bus itu... yudana menghentikan mobilnya... sampai bus itu melewati mobilnya... Kiara terlihat bigung... lalu yudana melajukan mobilnya lagi.ternyata yudana tadi memutar mobilnya dan melihat Kiara yang duduk lemas dihalte bus dari jauh. yudana membuka kaca mobilnya lalu turun dari mobil... menutup pintu mobil dan bersandar di mobilnya. Kiara sendiri kaget dan pura pura cuek.
Kiara berkata "mengapa kamu kesini? apa kamu ingin meminta maaf?"
"haha, minta maaf! "
"lalu apa urusanmu kesini?"
"masuklah ke mobil"
"kenapa aku harus ikut denganmu?"
"kamu tahu kenapa aku menjemputmu, karena aku ingin tahu saja kapan kamu akan lunasi semua hutangmu?"
Kiara dan yudana kembali ke rumah...
yudana masuk ke dalam duluan... disusul oleh Kiara yang membawa kopernya.
"baiklah karena kamu tidak punya apa apa kamu harus membayarnya dengan tenagamu.
Kiara kaget dan menatapnya... mereka duduk disofa.
yudana berkata "ini hanya pekerjaan rumah biasa. tidaklah sulit, siapkan sarapan tepat jam 7 pagi. menunya nasi dan hidangan yang berkuah".
Kiara yang dari tadi menunduk mengangkat wajahnya "kamu sarapan sepagi itu? kamu kan tidak pergi ke kantor".
"lalu?"tanya yudana.
"kalau begitu berarti aku harus bangun jam 6 pagi?mana bisa aku bangun sepagi itu".
"lalu? aku tidak suka dengan orang yang pemalas, pastikan saja semuanya bersih dan rapi. aku orang yang sangat menjaga privasi". kata yudana.