Azielio

Azielio
Chapter 32



lalu telpon rumah berbunyi... Kiara buru buru lari dan mengangkat nya "halo?" beberapa menit kemudian Kiara keluar menemui yudana yang duduk.


Kiara berkata "aku mau pergi keluar dulu ya"


yudana berdiri "telpon dari siapa?"


"telpon dari Angga... tadi aku disuruh ke kantor untuk mulai kerja" ucap Kiara.


"apa?! kerja... kamu tidak memberitahuku dulu"


"untuk apa aku memberitahumu... itu kan bukan urusan mu" lalu Kiara pergi meninggalkan yudana.


Kiara di kantor Angga...


"bagaimana kamu pernikahan mu dengan yudana? apakah dia sering memarahimu? dia memang seperti itu semenjak dia SMP dia seperti itu orang nya, tapi dia orangnya baik kok"


"ya" Jawab Kiara...


malam harinya Kiara pulang ke full house dan melihat yudana tiduran di kayu halaman rumah dengan wajah tertutup buku.


Kiara berkata sinis "ternyata dia ganteng juga... tapi kerjanya hanya makan dan tidur saja"


Kiara mendekati yudana yang tiduran... dan menyentuh kaki yudana dengan kakinya.


Kiara berkata "minggir, aku mau duduk"


yudana terbangun dan menguap...


yudana bertanya "bagaimana? pekerjaan mu Lancar?"


"ya, pastinya" ucap Kiara.


Kiara kaget saat melihat sesuatu yang berkilau dirumput.


Kiara bertanya "apa itu?"


Kiara mendekatinya... ternyata itu cincin untuk Marina yang dibuang yudana...


Kiara tersenyum "disini rupanya"


yudana melihatnya...


yudana berteriak "sudah kubilang buang saja"


Kiara memakai cincin itu dijari manisnya.


yudana berdiri, marah dan berteriak "kamu seperti pengemis!"


Kiara bertanya "apa katamu?"


yudana mendekati nya "berikan padaku"


yudana memaksa melepaskan cincin itu dan Kiara akhirnya menggigit tangan yudana... yudana berteriak kesakitan.... Kiara kabur masuk ke dalam rumah. yudana sendiri melihat bekas tangannya yang di gigit Kiara.


yudana langsung ke atas, kamar Kiara dan mengepak barang barang Kiara dan melemparnya ke atas koper.


Kiara masuk ke dalam kamarnya dan kaget.


Kiara bertanya "kamu mau bawa barangku kemana?!"


yudana menjawab "jadi pergilah sekarang...gigitanmu tadi sudah menyadarkan ku... aku tidak bisa tinggal dengan orang seperti mu"


"kenapa aku yang harus pergi? harusnya kamu yang pergi"


"apa?" tanya yudana


"kenapa aku yang harus pergi, ini kan rumahku. rumah ini sudah jadi milikku sekarang... itu sudah ada dikontrak kita, kan?" saut kiara.


yudana tidak mengerti "kontrak?"


Kiara menjelaskan "setelah bercerai maka rumah ini akan jadi milik Kiara Larasati. dan penderitaan ku denganmu akan berakhir jadi pergilah"


yudana berkata "aku bisa gila!"


Kiara tersenyum dan mengusir nya "itu bukan urusanku... keluar dari rumahku, sekarang!"


yudana menjawab "cerai kan katamu tadi?"


Kiara tidak mengerti "apa?"


Yudana menjelaskan "baik, kita tunggu saja kontrak ini berakhir dan akan ku serahkan rumah ini padamu... sampai saat itu tiba, kamu saja yang pergi"


yudana mendorong tubuh Kiara keluar rumah sambil melemparkan koper Kiara yang membuatnya hampir saja jatuh. Kiara balik badan dan menatap tajam yudana.


yudana berkata "cepatlah! pergilah!"


yudana membanting pintu rumah yang membuat Kiara kaget.


ketika itu Kiara mendatangi kontrakan rumah Andi dan Nara sahabat lamanya karena hanya dia saja yang bisa membantu nya... karena teman sekolah nya Nia sudah melanjutkan kuliahnya ke luar negeri....


tiba tiba saja Kiara muncul membuka pintu... sehingga mereka berdua kaget...


Kiara bertanya "kalian sedang apa?"


Nara balik bertanya "apa? kenapa kamu kesini?"


Kiara masuk sambil melempar kopernya.


Kiara menjawab "aku mau menginap disini"


Andi dan Nara kaget