
"jangan pukul dia yah, maafkan dia yah... kumohon ini salah ku... dia Benar-benar tidak salah... ayah... tolong jangan marahi dia..."
melihat Kiara yang menangis, ayah pun berhenti memukul yudana...
beberapa jam kemudian yudana duduk dikamar nya setelah ayahnya pergi meninggalkan rumah nya... dan Kiara juga ada diluar...
"ayah tunggu sebentar... aku mau meminta maaf sekali lagi... ayah, ibu, nenek, aku tidak bermaksud begini... tapi semuanya sudah terjadi begitu saja maaf aku benar benar minta maaf"
"sudah cukup... kamu tidak bersalah... ayah tahu ada yang kamu sembunyikan dari ayah"
"ayah masih tidak mengerti dengan hubungan kalian jadi tadi ayah... tidak bisa menahan emosi ayah... tetapi sekarang lebih baik ini saatnya kalian berpisah jangan pernah temui anakku lagi"
"tapi...." ayah pergi meninggalkan Kiara yang hanya berdiri dengan sedih dan merasa sakit hati...
saat yudana berada didalam kamar merasakan kesedihannya... dan Kiara menuju ke kamar untuk melihat yudana... tetapi semua itu mengingatkan tentang perkataan ayah tadi... dan segera Kiara mengambil pakaian nya dan menangis... Kiara tidak berkata apapun tentang kepergian nya kepada yudana hanya sebuah surat kecil yang diselipkan di bawah bantal...
surat kecil untuk mu yang kucintai...
maafkan... aku... karena aku tidak bisa memberitahumu tentang kepergian ku Secara tiba tiba.... mungkin ini saatnya kita berpisah... ayahmu benar diriku ini hanya menginginkan uang saja... aku tidak bisa lagi bersama mu karena semuanya juga sudah terbongkar lebih baik kita tidak bertemu lagi... aku mencintaimu... jaga dirimu baik baik ya... oh ya, aku memberimu hadiah... untuk mu, itu sebagai tanda kado terakhir ku bersamamu... selamat tinggal yudana... cintaku...
10 tahun kemudian....
yudana semenjak ditinggal oleh Kiara ia merasa bersedih dan menjadi orang pendiam...
hingga akhirnya mereka jatuh cinta dan mereka menjadi seorang kekasih yang begitu bahagia...
tetapi saat kehidupan yudana kehidupan nya berwarna... muncul kembali kedatangan Kiara dengan sosok yang baru... Kiara sang penulis skenario terkenal dan seorang pengusaha ternama di Inggris...
"good morning madam, it's time to leave for Jakarta" (selamat pagi nyonya ini saatnya keberangkatan kejakarta)
"ok I Will get ready " (ok, saya akan bersiap siap)
setelah nya Kiara bersiap siap... sampailah dibandara... dan disana ditunggu oleh sahabat nya Vina... temannya di Inggris... yang selalu menemani nya disaat Kiara sedih ataupun bahagia... Kiara ingin sekali menikmati segarnya dunia di Jakarta lagi... semenjak tinggal di Inggris semua kenangan kenangan di Jakarta telah hilang dan kini Kiara kembali ke dunia nya Jakarta kota tempat dia lahir... dan kenangan yang telah ia tinggalkan setelah 10 tahun lamanya... seseorang yang telah ditinggalkan pergi Mungkin telah melupakan nya... dan kini pasti sudah memiliki seseorang yang telah dicintainya...
"apa kamu siap ke Jakarta? mengingat kenangan yang telah hilang kembali?" ucap Vina ceria...
"oke... aku siap!"
sesampainya di Jakarta... disana Kiara disambut oleh temannya waktu kecil...
siapa lagi kalau bukan Andi dan Nara, mereka menyambut Kiara dengan begitu bahagia dan kini mereka segera pergi menuju ke hotel untuk Kiara menginap...
tempat hotel Kiara menginap adalah di hotel keluarga Andi... karena sekarang Andi sudah sukses... anaknya pun begitu tumbuh dengan sangat baik, tampan dan sekarang sudah berumur 9 tahun...