
yudana sekarang dihalaman rumah... masih gelisah menunggu Kiara.
tidak berapa lama kemudian... yudana melihat Kiara yang berjalan tertatih Ratih karena berjalan jauh... yudana buru buru masuk ke dalam rumah... tapi karena terburu-buru dia sampai terpeleset dan jatuh... pantatnya sedikit sakit. yudana ada di lantai atas... dan menengok ke bawah saat tahu Kiara sudah masuk... yudana buru buru lari ke kamarnya.
Kiara masuk kedalam dengan memegang kakinya yang sakit dan kecapean. kiara langsung ke atas dengan kesal dan marah sekali. yudana berdiri di balik pintu kamarnya sambil memegang pinggang nya yang sakit. yudana mengintip dari balik pintu kamarnya dan melihat Kiara masuk ke dalam kamarnya sambil membanting pintu saking marahnya.
malam itu Kiara tidak bisa tidur dan bangun dengan berteriak histeris saking marah, kesalnya pada sikap yudana. Kiara mencoba mengatur nafas dan balik tidur ke tempat tidurnya lagi. tapi beberapa saat kemudian... Kiara bangun... dan menyalakan lampu... mengemas semua barangnya.
Dikontrakkan Andi...
Nara mencoba pakaiannya yang baru dibelikan oleh Andi suaminya, sedangkan Andi memakai jas...
Nara berkata "sayang terima kasih ya sudah mau membelikan ku baju baru"
Andi menjawab "ya, apa yang nggak sih buat kamu"
tiba tiba saja ada suara Kiara yang memanggil nama mereka berdua dari luar.
Nara bertanya "apa itu kiara?"
Andi tidak percaya "mana mungkin dia?""
Nara buru buru lari keluar rumah diikuti Andi... dan kaget melihat Kiara yang membawa kopernya. didalam rumah, Kiara langsung menghabiskan segelas air putih. Andi dan Nara hanya melihatnya saja.
Kiara berkata "tidak ada gunanya kalian merasa bersalah"
Andi menjawab "bukannya begitu"
Nara menambahkan "benar! kalau kamu gagal menikah dengan yudana, maka kami yang akan dapat masalah"
Andi menyenggol mengingatkan Nara... lalu Nara ingat dan terdiam.
Kiara tidak percaya "apa?"
Andi menjelaskan "kamu lihat betapa kecilnya rumah ini, lalu kamu mau tidur dimana?"
Nara menambahkan "benar! kamu kan punya rumah"
Andi dan Nara kaget mendengarnya...
Rumah full house
pagi itu, yudana turun ke bawah dan mau minum .... awalnya dia tidak menyadari ada pesan dipintu kulkas... lalu yudana membaca pesan itu.
isi pesannya: dasar bajingan... selamat tinggal selamanya!
yudana langsung keatas ... ke kamar Kiara sudah tidak ada barang Kiara yang tertinggal disana. yudana terlihat sangat kesal sekali... lalu yudana duduk santai dibawah. lalu ada telpon. yudana mengangkat nya "ya, ini aku... kamu siapa?"
Rumah Andi...
Kiara sedang duduk dan beres beres barang nya yang didalam koper sedangkan nara hanya berdiri saja.
Andi tiba tiba masuk dan berteriak "cepat sembunyi! dia tahu kamu disini!"
Kiara berdiri dan kaget "apa? kenapa dia bisa tahu?"
Andi menjawab "aku juga tidak tahu! kelihatannya dia sangat marah padamu..."
Kiara bingung "lalu bagaimana ini?"
Andi menjawab "kamu harus sembunyi dulu... ayo ikut aku..."
Andi buru buru membereskan barang barang Kiara yang tadi sudah dikeluarkan... mereka bertiga lari... bahkan naik taksi ke suatu tempat.
Kiara tambah kaget "dimana ini?"
Andi menjawab "ikut saja... kami akan segera kembali"
Andi meninggalkan Kiara di sebuah ruangan...
Kiara berpesan "tunggu, kalau kesini bawakan aku makanan ya... cepat kembali, oke?"
Andi dan Nara lalu pergi...