
yudana kaget "kalian bertiga saja? lalu aku?"
Kiara menjawab "disana ramai sekali, mana bisa kamu kesana?"
yudana berteriak "siapa juga yang mau ikut? aku juga sibuk hari ini"
Kiara berkata "benarkah? baguslah, jadi aku tidak perlu repot masak untuk mu"
yudana berkata pelan "taman fantasi... kekanak Kanakan"
Kiara ingat "ah,aku harus suruh mereka bawa tasku juga"
yudana meletakkan sumpit di meja "kamu boleh pergi asalkan semua tugasmu sudah selesai"
Kiara menjawab "ya, aku tahu"
yudana akan berangkat kerja dan mendengar Kiara telp Nara sambil membersihkan tangga....
yudana menggeser pintu dan terdengar Kiara
Kiara bertanya "kamu mau pergi sekarang?"
yudana diam menatapnya... menggeser pintu dengan keras... lalu pergi.
Kiara tidak mengerti "dasar aneh! sedikit dikit baik dikit dikit marah, menyebalkan"
diluar rumah... yudana balik badan dan menatap rumahnya... mungkin yudana memikirkan Kiara yang akan merayakan ultah nya sendirian ditaman fantasi.
ditangga rumah...
Kiara masih meneruskan telponnya "kita makan diluar saja nanti... sampai ketemu disana. ya!"
telpon ditutup... lalu ada telpon masuk lagi...
Kiara mengangkat nya "oh, halo?"
Angga berkata "aku sudah baca kirimanmu... kita bisa bertemu sekarang? Minggu depan aku sangat sibuk... kami bisa?"
Kiara berkata "aku bisa! baik, sampai ketemu di sana ..."
Kiara senang tapi ingat akan pekerjaan rumahnya jadi sedikit bigung....
Kiara ingat satu hal lagi dan telpon Nara "ini aku lagi, ke taman fantasinya batal, oke?"
yudana ke toko elektronik dengan memakai kacamata hitam.....
yudana berkata "alat perekam mana yang cocok untuk seorang penulis?" karena ia tahu Kiara suka menulis novel...
karyawan mengambilkan satu dan yudana mempertimbangkannya.
yudana duduk santai di kantor agensi... sambil membaca koran...
direktur lewat dan melihat nya dari balik jendela... sekaligus kaget.
manajer yudana menjawab "tidak ada, dia ingin kemari saja"
direktur balik badan dan melihat yudana dari balik jendela...
yudana ternyata sedang mengisi TTS di koran... setelah bosan mengisi TTS, yudana maen game diponselnya.
yudana merasa bosan... melihat jam tangannya sekilas... masuk keruang sauna masih melihat jam tangannya... yudana terlihat cemas sekali...
Kiara sampai didepan ruangan Angga dan tidak sengaja mendengar kan pembicaraan Angga di telp.
kiara melihatnya dari balik kaca pintu...
Angga berkata " jelek sekali! siapa yang mau berinvestasi untuk cerita sampah seperti itu? benar cerita sampah"
mendengar kata angga "cerita sampah, Kiara langsung cemas"
melihat Kiara di depan ruangan kantornya, Angga tersenyum dan memberi isyarat agar Kiara duduk didalam.
Kiara agak canggung... tapi akhirnya kiara masuk.
Angga ditelp "tidak perlu dipikir pikir lagi tolak saja dia akau ada tamu sekarang akan ku hubungi lagi nanti"
Angga menutup telpon... lalu tersenyum pada Kiara...
Angga tersenyum "hallo!"
Kiara menjawab "permisi!"
Angga mempersilahkan Kiara duduk "silhkan!"
Kiara duduk...
Angga berkata "maaf tidak sempat mengucapkan selamat dipernikahanmu, selamat ya"
Kiara berkata "terima kasih!"
Angga berkata "mau minum apa?"
Kiara menjawab "tidak usah"
Angga to the point "mmm, nanti jam 12 siang kita akan meeting jadi kamu ngantikan aku, bisa? karena nanti aku harus ke Jakarta, ada pekerjaan lain disana! ada kantor cabang disana"
yudana didalam mobil nya, sedang mencoba beberapa kacamata hitam dan topi yang cocok untuknya. tentu saja untuk menyamar agar tidak ketahuan oleh orang.
yudana ternyata pergi ke taman fantasi dan mengintip ngintip mencari keberadaan... siapa lagi kalau bukan Kiara Larasati! bahkan sampai bersembunyi dibalik gerobak es krim dorong... lalu mengintip ke sebuah ruangan...
sampai yudana masuk ke sebuah ruangan yang ada 2 orang wanita yang mengenakan rambut kaya rambut badut.
yudana berkata "maaf!"