Azielio

Azielio
Chapter 18



Didapur para pelayan heboh sekali... bahkan cincin yudana ada yang mencoba bahkan seorang pelayan telpon wartawan. "hallo? oh ya, aku baru ingat ada berita besar untukmu. aktor terkenal itu... kamu tahu yudana anggara kan. dia mau melamar seseorang disini, dengan menaruh cincin di dalam es krim" kata pelayan itu. sedangkan pelayan yang satunya menaruh cincin itu di dalam es krim.


Marina merasa tidak nyaman "cuma kita saja disini, aneh sekali. oh ya, kamu mau bicara apa denganku?"


"kamu akan tahu sebentar lagi. akan kukatakan setelah makanan penutupnya datang".


"kenapa sih? aku jadi tambah penasaran, ada apa sebenarnya? katakan saja Sekarang?"


"begini... kamu... mau pergi ke Jakarta, kan?"


"oh, soal itu... kamu tidak mau aku pergi? kamu akan senang kalau aku tidak jadi pergi? begitu kan?"


"bukan begitu, aku mau ucapkan selamat jalan saja".


" oh jadi karena itu kamu bersikap baik kepada ku".


tiba tiba suara telpon Marina berbunyi, Marina pun mengangkat nya dan berkata "hallo? kenapa? aku sedang tidak ada ditoko sekarang. aku sedang makan malam dengan seseorang. kamu dimana? kamu sudah lama disana? oh, baiklah, aku segera kesana" Marina menutup telpon .


" yudana maaf sekali ya, aku harus segera pergi. Angga sedang mencariku, aku harus segera pergi".


" bisa kamu tunggu sebentar lagi?"


"masalahnya tidak ada orang di toko, dia sudah menunggu lama sekali. maaf ya".


yudana menahannya "tunggu, jangan pergi".


"Angga sudah menungguku maaf," Marina langsung pergi.


yudana hanya berdiri dan melihatnya pergi.


pelayan datang membawakan es krim. yudana melihat es krim itu... hanya menghabiskan minumannya.


lalu yudana mengejar Marina di depan life dan menahan lengannya.


yudana berteriak "biarkan saja dia menunggu"


Marina tidak mengerti" kamu ini kenapa? kamu mabuk?"


"kamu menyukainya, kan?"


"apa?"


"kamu menyukainya kan?"


"kenapa aku harus mengatakan nya padamu?"


"karena aku kasihan sekali padamu. dia tidak menyukaimu, bahkan dia tidak pernah memikirkan mu?"


"tapi aku menyukainya, dan aku akan membuat Angga menyukaiku. terimakasih sudah peduli padaku, selamat tinggal".


...Marina masuk lift dan meninggalkan yudana begong dengan mata berkaca-kaca....


..."ku harap aku tidak merusak acara kencan mu"...


"tenang saja, apa yang harus kubantu?"


"aku sedang mencari dasi untuk pesta launching film itu".


"berarti harus sedikit glamor kan?"


"terserah kamu saja, kamu juga datang kan?"


"kamu berharap aku datang ya?"


"tentunya, kalau kamu datang, pasti akan lebih seru".


"benarkah?"


Dirumah Kiara...


yudana terlihat frustasi, kotak cincin itu dilemparkan nya ke tempat sampah. Kiara baru saja pulang dan melihat yudana berdiri di dekat jendela sambil minum sekaleng bir.


Kiara bertanya "kenapa kamu berdiri disitu?"


Kiara duduk di meja makan... Kiara kesal dengan temannya itu "sebenarnya apa artinya persahabatan itu. aku sudah kenal mereka hampir 15 tahun. tapi kenapa mereka tega melakukan ini padaku? apa itu yang namanya sahabat? tapi kenapa mereka tega melakukan ini padaku? aku tidak punya apa-apa selain rumah ini. aku sudah percaya sekali dengan mereka".


yudana mengambil kan sebotol bir untuk Kiara "apakah kamu mau bir?"


"tidak, aku tidak bisa meminum minuman seperti itu".


oh, begitu baiklah"


"apa syuting mu Lancar?"


"oh itu..."


"memangnya filmnya seperti apa? ceritanya bagaimana?"


"seorang pria... yang ditinggalkan pergi oleh seseorang yang ia cintai dan ditinggalkan pergi oleh sahabatnya".


"lalu?"


"jadi pria itu berencana, sebelum si wanita itu akan pergi. dia ingin melamarnya "aku mencintaimu" "kumohon jangan pergi" "tinggallah bersamaku"


"pria itu pasti ditolak,kan? karena dia menyukai pria lain?"


"darimana kamu tahu?"


"sudah jelas aku ini kan, orang yang cerdas"


yudana pun tertawa "hahahaha".