You Are Special

You Are Special
Epilog



Lima Belas Tahun Kemudian


Mika tidak menyangka usia pernikahannya sudah menginjak angka 20 tahun. Hubungan yang di awali dengan kecelakaan kecil yang berujung kesalahfahaman dan berakhir menjadi sebuah kebahagiaan yang nyata. Mika bahkan tidak menyangka bahwa sekarang selain menjadi istri dari seorang Felix O'Neil Mc.Kenzie, ia juga merupakan ibu dari tiga orang anak. Darren, Felicia dan Mike.


Rasanya baru kemarin Mika bertemu dengan Felix di sebuah klub malam yang baru pertama kali Mika masuki karena merasa cemburu atas sikap tunangannya yang berselingkuh.


Seperti baru kemarin Mika sangat membenci Felix karena kemesumannya dan entah sejak kapan benci itu berubah menjadi cinta yang membawa luka yang menyebabkan Mika melarikan diri dan menjauh dari Felix.


Mika menatap hangat keluarganya yang sedang berkumpul menghabiskan akhir pekan. Mika menatap lekat pria tampan yang memberikan kebahagian berlimpah kepadanya yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Felix-nya.


Felix terlihat sedang berbicara serius dengan Darren. Mika bisa menebak yang mereka bicarakan adalah masalah bisnis. Di usia Darren yang sudah memasuki umur 28 tahun Felix mempercayakan salah satu perusahaan nya untuk Darren tangani. Sampai sekarang Darren tidak mengetahui jika ia bukanlah anak kandung Felix. Mika tidak merasa lega akan hal itu. Karena ia yakin suatu saat Darren pasti akan mengetahuinya dan itu akan membuka luka lama.


Mika menatap putri satu-satunya, yang sedang merebahkan kepalanya di pangkuan Darren sambil membaca majalah kecantikan yang sesekali di ganggu oleh adik nya Mike . Felicia tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan manja terhadap Darren dan Darren memang selalu memanjakannya.


"Darreeennnn...." rengek Felicia. Dan entah sejak kapan Felicia berhenti memanggil Darren dengan sebutan kakak. Berulang kali Felix dan Mika menegur Felicia agar memanggil Darren dengan benar tapi seolah tuli, Felicia tidak menggubris peringatan mommy dan daddy nya itu. Dan seperti biasa Darren selalu membela nya dan meyakinkan mommy dan daddy nya bahwa ia tidak masalah jika Felicia hanya memanggil nama nya tanpa embel-embel kakak.


"Hmm" gumam Darren seraya menundukkan kepalanya untuk melihat wajah Felicia.


"Mike menggelitiki kaki-ku" adunya dengan manja.


"Mike.." tegur Darren seraya menatap adik laki-lakinya yang memang suka menjahili Felicia. Mike menghela napas lalu memutar bola matanya malas.


"Dasar tukang mengadu" cibirnya menatap kesal ke arah Felicia. Felicia meleletkan lidahnya yang membuat Mike mendengus. Darren mengacak rambut Feli dengan gemas melihat tingkah kekanakannya.


Mika berjalan mendekat menghampiri mereka dengan membawa minuman ditangannya. Felix tersenyum melihat kedatangannya dan segera menyambut istri tercintanya itu.


Dua puluh tahun menikah tidak mengurangi sikap manis Felix. Dan itu membuat ketiga anak nya sangat bangga walau tak jarang juga mereka dibuat kesal karena Felix terkadang tidak tahu malu menunjukkan keromantisan mereka di hadapan ketiga anaknya. Ya seperti ini misalnya. Felix mengambil alih minuman yang dibawa Mika dan meletakkannya di meja. Felix menarik Mika ke pelukannya dan memberikan ciuman, tentu saja Mika menyambutnya dengan senang hati yang membuat ketiga anaknya semakin kesal.


"Mom, Dad kalian terlihat menjijikkan. Tidakkah kalian takut penglihatan Mike terkontaminasi atas kemesuman kalian" desis Felicia seraya menutup penglihatan adiknya Mike dengan majalah yang di baca nya tadi.


"Oh Shit...kau menghalangi pandanganku. Aku selalu menyukai cara daddy saat mencium momny. Bukan kah mereka terlihat sangat saling mencintai" ucap Mike seraya menyingkirkan tangan Feli dari hadapannya. Felicia mendengus kesal.


"Darren, suruh ke dua orang tua itu berhenti melakukan hal menjijikan itu sebelum mereka nekat memproduksi bayi di hadapan kita dan kau tahu aku tidak ingin mempunyai adik lagi" Felicia menatap Darren dengan tatapan memerintah. Darren terkekeh.


"Mom, Dad hentikan. Kalian membuatku ingin cepat-cepat menikah" ujarnya yang berhasil membuat Felix dan Mika melepaskan ciuman mereka.


"Memang sudah sepantasnya kau menikah son. Umurmu sudah tidak muda lagi. Apa perlu aku mencarikan seoarang gadis untuk kau nikahi?" tawar Felix antusias.


"Tidak" Pekik Mika dan Felicia secara bersamaan. Felix dan Darren menatap Mika dan Felicia bergantian sedangkan Mike terlihat acuh dan lebih tertarik memainkan game di ponselnya.


"Kenapa kau mengatakan tidak?" tanya Mika menatap Felicia penuh selidik. Felicia terlihat gugup dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Ummm..aku tidak percaya dengan daddy, Mom. Aku yakin itu hanya alasannya untuk bisa berdekatan dengan para wanita muda dengan alasan untuk mencarikan Darren seorang istri" ucap Felicia asal. Felix melotot kearah nya lain hal nya dengan Mika yang sudah menatap tajam kearah Felix karena mulai terpengaruh dengan ucapan putrinya, karena sesungguh nya ia juga memikirkan hal yang sama.


"Seluruh dunia tahu kalau daddy mu yang tampan ini memiliki tiga orang anak yang sangat menyebalkan, kecuali ia buta dan tuli" sarkas Felix kesal. Ia heran putri satu-satunya selalu saja mencari masalah dengannya.


"Yang di katakan Feli benar. Dan mungkin saja ada dari beberapa wanita di luar sana yang sengaja pura-pura buta dan tuli demi mendekatimu" ucap Mika dengan ketus. Felicia tersenyum penuh kemenangan karena berhasil menghasut mommy nya.


Felix menahan tawanya melihat raut wajah istri nya yang sedang cemburu itu. Felix menarik istrinya ke dalam pelukannya.


"Kau tahu sayang, harusnya aku yang takut kau di ambil oleh pria lain. Kau masih terlihat muda dan semakin cantik. Bahkan setelah melahirkan kau masih terlihat seperti gadis perawan."


Darren dan Felicia saling menatap


"Jangan katakan kau mau meminta kantongan plastik Feli. Jika kau ingin muntah kau bisa mengeluarkannya" Darren


mengacak rambut Feli lalu pergi meninggalkan Felix dan Mika yang masih berpelukan. Felicia menghentakkan kakinya dengan kesal lalu menarik tangan Mike agar segera pergi dari sana.


"Kau tahu sayang, dulu saat pertama kali bertemu dengan mu, kau membuat ku jatuh cinta. Dan sekarang aku sadari bahkan setelah bersama selama bertahun-tahun aku selalu jatuh cinta padamu setiap saat dan memberikan rasa rindu yang tiada habisnya. Tidak ada tempat untuk wanita lain. Hatiku sudah dipenuhi olehmu dan Felicia" ucap Felix tulus dan tentu saja Mika bisa merasakan ketulusan dan kejujuran dalam ucapan Felix.


"Bilangan tahun yang kita lalui bersama, mengajari ku satu hal. Bahwa tidak ada yang lebih baik dan tulus selain dirimu. Kau hadir memberi cinta dan membawa bahagia di hidupku. Aku sungguh bangga menjadi istri mu Felix" Mika mengecup bibir suaminya itu yang di sambut Felix dengan ciuman yang lebih intim.


Mika sangat bersyukur atas karunia yang di berikan Tuhan kepada nya. Kebahagian dan cinta yang berlimpah dari suami dan anak-anaknya. Tapi nama nya hidup tidak selama nya berjalan dengan mulus. Hingga hari itu pun tiba. Hari dimana Felicia putri kesayangan mereka masuk ke kamarnya dan mengatakan sesuatu yang memang sudah mereka duga.


"Mom, Dad, aku mencintai Darren. Maksudku aku mencintainya sebagai seorang wanita terhadap seorang pria."


END


Akhirnya cerita ini tamat juga. Sekali lagi buat teman-teman yang sudah mendukung You Are Special aku ucapin banyak terimakasih🙏🙏Dukungan kalian sungguh sangat berarti. Dukungan kalian membuat aku semangat menyelesaikan cerita ini🤗🥰. Aku menyayangi kalian pembaca setiaku😍🥰🤗😘🤩


You are Special akan ada Squelnya. Ditunggu ya sayang² kuh.... Sebagai bonus aku kasih visual Darren dan Felicia. Sumber dari pinterest. Sampai jumpa di karya ku selanjutnya😘😍



Cerita Darren dan Felicia judul nya bukan cinta terlarang dan sudah tamat juga ya guys..silahkan mampir👍🙏🙏❤


ATAU Atau bisa juga mampir ke karya saya yang lain🙏🙏👇👇👇


😆 Mine (End)


😉Menikahi Pria Tidak Sempurna (End)


😅 Kemelut Cinta (On Goin)