
Setelah mengatakan itu ken melangkah menjauh.
Tuan hermawan yang berdiri tak jauh dari sana mendengus kesal melihat tuan white.
"kau merusak suasana hari ini, ingat lah usia dan jangan terlalu mementingkan emosi dan gengsimu tak malu kah kamu dengan Bos yang masih begitu muda tapi dapat mengontrol emosinya?" ucap tuan hermawan
Tuan white hanya diam dan menunduk.
Benny menghampiri ken
namun saat setelah dekat ia bingung mau memanggil apa? bagaimana?
ken merasa ada yang menghampirinya ia pun menoleh ke belakang.
ken mengamati sahabatnya itu.
Ken paham apa yang sedang di pikirkan sahabatnya itu.
"Sini lah kawan aku tetap sahabatmu jangan bingung begitu" ucap ken seraya merangkul benny.
"Ken kenapa kamu melepas paul yang telah 2x ingin membunuhmu." tanya benny
perkataan itu mengejutkan semua orang termasuk kakek paul.
"Ya itu dulu ben, biarlah yang berlalu itu berlalu yang kita pikirkan adalah hari ini dan hari hari berikutnya" ucap ken sambil merangkul sahabatnya dan mengajaknya berjalan kaki keliling proyek.
Para pemuda tadi yang di bawa oleh jack pun sudah menuju ke tenda ruang ganti pekerja dan bersiap untuk bekerja
Setelah Ken dan Benny mengobrol panjang lebar, ken pun berpamitan dengan benny.
"Sob, ku tinggal dulu.. Bekerja lah dengan giat dan tolong rahasiakan ini" ucap ken
"Siap tenang saja Bos.." ucap Benny sambil senyum lebar memperlihatkan giginya
Ken sudah membujuk benny untuk ikut kerja di perusahaan nya namun benny menolak nya.
Ken pun tak dapat memaksanya.
setelah semua urusan ken di sana ia dan angel keluar dari area proyek hari sudah mulai gelap.
Tuan Hermawan yang melihat Ken sudah pergi pun menghampiri Benny.
"Hei... Siapa namamu?" ucap Tuan Hermawan
Benny pun menoleh ke sumber suara di ikuti ketiga temannya yang berada di sebelahnya mereka bingung siapa yang di tanya oleh Kepala Proyek.
namun mata pak hermawan tertuju pada Benny.
"Saya.. Pak?" ucap benny seraya menunjuk dirinya sendiri
Tuan Hermawan mengangguk
"Saya Benny.." ucap Benny
" Apakah kamu sahabat Bos itu tadi?" tanya Tuan Hermawan
"Iya Benar" ucap benny seraya mengangguk
"Hmm... Apa kamu tau sesuatu tentangnya?" Tanya Tuan Hermawan
"Gag banyak Pak dia tipe orang g banyak bicara dan tidak pernah cerita sesuatu" ucap Benny menutupi sahabatnya.
Tuan Hermawan hanya mengangguk lalu pergi.
di dalam mobil.
Ken telah duduk ia pun menghembuskan nafas dengan kasar.
" lelah sekali hari ini.. Sudah lama aku tidak kerja kasar seperti itu.." ucap ken lirih
Angel yang duduk di sebelahnya pun menatap bosnya.
"Jack membawa pasukan yang tangguh hari ini mereka pekerja keras dan stamina juga bagus, mungkin tak lama proyek ku akan selesai" ucap ken
"benar Bos.. Mungkin karena mereka terbiasa kerja keras di perkampungan mereka tinggal bos" jawab angel
Ken hanya mengangguk.
Lalu ia menatap angel.
"angel besok hari libur ada agenda apa?" ucap ken
"gag ada bos mungkin hanya ke kantor memeriksa hasil kerja karyawan" ucap angel
angel memang sosok gadis tangguh yang tak pernah mikir neko neko.
"haduh angel jangan membuat dirimu seperti robot, aku g pernah menyuruh mu lembur." ucap ken
"kelihatanya menarik aku akan coba datang" ucap ken
"baik bos saya akan mengaturnya dan menghubungi tuan weeks." ucap angel
Tak lama setelah beberapa puluh menit menempuh perjalanan saat mobil ken tiba di kantor dan terparkir ken turun dan di susul angel, saat ken melangkah menuju gedung ken melihat Ichi dan Uchi bermain di kolam ikan dan memberi makan ikan.
ken tersenyum ia merasa memiliki keluarga baru.
"angel jika besok tidak ada agenda yuk kita jalan jalan" ucap ken seraya keluar dari mobil
wajah angel pun memerah dan menunduk.
ken pun meninggalkan angel yang sedang menghampiri Ichi dan Uchi adik dari jack.
ken pergi ke ruang kerjanya ia merasa lelah.
ken pun rebahan di sofanya ia begitu lelah sudah lama ia tidak kerja menggunakan otot..
'huh aku rindu kenangan waktu pertama kali memperoleh gaji pertama dengan keringatku' gumam ken
ken pun melepas pakaian lalu ia taruh di kamar pribadinya dan ia ingin berendam air hangat.
Ken melangkah ke kamar mandi dan masuk ke bathtub dan menanggalkan handuknya.
' oh ya aku belum cek hari ini' gumam ken
'Sistem??' ucap ken
[Ding!!! Ya Tuan]
'Kenapa seharian kamu diam saja? Aku kira kamu pergi?!!' ucap ken
[Tidak Tuan, Tuan saja tidak mengajak ngobrol Sistem]
Ken mendengar itu pun mengangkat satu alisnya.
ken menyesali telah bertanya, ia menyalahkan dirinya siapa yang memberi ide pada nya untuk bertanya hal yang malah membuatnya malu.
Ken pun menyuruh sistem membuka profil.
Saat ken melihat hologram di depannya ia melihat ada Misteri Box yang belum di buka hari ini.
[Apakah Tuan Ingin membukanya?]
'Ya Buka saja'
[Selamat Tuan Mendapatkan 15 poin sistem]
[ Skill Meringan kan Tubuh]
'Hmm sangat berguna skill ini.. Orang biasa kalo latihan ini butuh waktu lama' gumam ken seraya matanya berbinar
'what..!! 15 Poin Sistem mengapa sedikit sekali namun aku belum tau apa saja isi di Toko Sistem' gumam ken lagi
[ Nanti Tuan akan tau saat sudah mengupgrade sistem dan dapat mengetahui isi dan harga barang di toko sistem]
Ken tak menjawab ia memejamkan matanya sambil menikmati air hangat yang membalut kulitnya.
-------------------
Jack yang tengah mengantar paul ke kantor polisi untuk menyerahkan diri.
"Uh.. Maaf apakah benar ken seorang bos besar?" tanya paul
Jack melirik Paul dari spion tengah.
"Kenapa memang?" tanya Jack
"Uh tidak... Hanya saja aku sedikit tidak percaya jika bos besar bisa sesederhana itu!!" ucap paul yang merasa tertipu karena menilai orang dari sampulnya saja.
"Huh... Jangan terlalu banyak berpikir yang macam macam.. Asal kamu tau Bos Jika ingin menghancurkan dan membalas dendam kepada mu itu sangat mudah dia bisa menghapus semua keluarga white tidak sampai 1 hari. Jangan pernah dekati atau menyinggung Bos tanpa komando darinya aku sendiri akan melenyapkan mu" ucap jack
Paul hanya gemetar badanya mendengar itu ia tak memiliki keberanian apa lagi sosok yang di segani dan di takuti oleh banyak orang CEO Golden Hill saja di bawah tangan Ken.
Mobil jack pun tiba ia membawa paul masuk dan menyerahkan ke pihak berwajib jack menyuruh paul untuk bicara dan terus terang.
Setelah semua selesai jack kembali ke Markas Utama.
Saat beberapa menit jack tiba di Markas ia pun turun dan menghampiri Tejo.
"Abang, abang liat adik adik ku?" tanya jack
"halo jack.. Yah aku tadi beberapa jam lalu mereka bermain dengan Nona Luis di kolam ikan namun setelah itu mereka masuk ke Dalam" ucap Tejo
"Jack Kopi ku habis... Jack " ucap Tejo sambil senyum lebar