White Mask

White Mask
BAB 23



Setelah jarak hanya sekitar 200 meter ken pun berjalan pelan san sambil mengamati sekitar,


ken melihat ada 2 mobil jeep dan salah satunya menabrak kan ke rumah sederhana itu. ken terus berjalan ia mengikuti garis petunjuk sistem.


angel yang di belakang melihat Bosnya mulai berjalan perlahan pun ia memasukkan tangannya ke balik kancing bajunya ia mengambil sebuah pistol jenis glock meyer beserta peredamnya.


angel memiliki ijin resmi untuk itu. karena selama ia sendiri ia selalu mendapat teror dan masalah jika tidak fatal dia tidak akan menggunakan pistolnya.


Ken masih belum tau soal Angel yang memiliki senjata api pribadi dan ken juga tidak tau bahwa di bawah mejanya kerja terdapat pistol dan Katana yang di tempa khusus.


ken pun mengendap endap dan bersembunyi di balik mobil jeep sambil mengamati.


"bos yang mana teman anda?" tanya Angel


ken mengikuti garis itu ia melihat pria yang sedang di pegang kedua tangannya dan berlutut, lalu mata ken melihat di seberang melihat 2 gadis kecil di sekap.


" pria yang sedang di pegang kedua tangannya dan mungkin kedua gadis kecil itu adiknya.. " ucap ken lirih


' apa sebenarnya masalah yang terjadi mengapa aku harus menolongnya aku sendiri tidak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah..' gumam ken


namun saat melihat 12 orang dengan memegang senjata tajam ken berpikir keras.


'" haduh bagai mana ini aku tidak memiliki apa pun sebagai persiapan, dan mereka semua menggunakan senjata tajam dan anak kecil sebagai sandra nya, di medan yang terbuka ini" ucap ken lirih


angel mendengar itu, angel sudah membidik pria yang menyandera,


'setidaknya harus membunuh 2 dari ke empat pria itu kalau beruntung harus semua ke empat nya' gumam angel


"serahkan pada ku bos" ucap angel


"dah aku akan maju ku negoisasi dulu, kepalaku sudah buntu.." ucap ken tampa menoleh ke angel


angel hanya diam dia berpikir apa kah ini berhasil ini seperti memancing atau hanya menyerah krena keadaan


ken pun berjalan dengan santai menghampiri mereka, ken sedikit mendengar perdebatan mereka.


" hei hei hei.... ada apa ini kok main keroyok? jika gentle one by one dong," ucap ken yang sambil jalan mendekat


mereka semua pun menoleh ke sumber suara.


" woi anak muda jangan ikut ikut urusan orang lain, ini bukan sedang bermain, jika tidak ingin kedua tangan mu putus menjauh dari tempat ini." ucap onix yang sebagai pemimpin kelompok itu


ken tetap melangkah menuju ke 8 orang, ia melangkah dengan santai.


" pergilah... ini bukan urusanmu aku tak ingin ada korban yang tak bersalah karena urusanku" ucap jack yang melihat seorang pemuda melangkah mengarah padanya


di balik mobil jeep angel terkejut dengan bosnya.


"Bos ini apa tidak memiliki rasa takut apa? maut di depan mata ia masih jalan dengan santainya malah menghampiri maut?" ucap angel lirih


angel masih membidik ke empat pria itu.


"hei apa kah kau tuli? sudah di bilang menjauh malah kau mendekat?" ucap salah satu dari kedelapan pria itu sambil menghampiri ken


" ya tadi musik di dalam mobilku terlalu kencang sehingga membuat telingaku sakit" ucap ken seadanya


" banyak bicara juga kau" ucap pria itu lalu melangkah sedikit cepat ke arah ken


"bunuh aja anak muda itu, bahaya jika ada orang lain melihat ini" ucap onix


pria itu pun berlari dan mengayunkan pedangnya ke arah ken, ken menghindari dengan santai ke kanan dan ke kiri sambil berjalan mundur.


ken melepas jaketnya ia pun membentang jaketnya dan mengibaskan ke arah pedang yang menuju ke dirinya, setelah jaket itu masuk, ken pun dengan cepat membungkus pedang itu hingga ke ganggangnya lalu menariknya berlawanan arah.


dan pedang itu pun jatuh dari genggaman pria tersebut.


mereka pun terkejut dengan gerakan pemuda itu begitu santai namun skillnya sungguh luar biasa.


ken pun dengan cepat mengambil pedang itu dari jaketnya lalu melompat ke depan dan menebas kepala pria itu.


slash.. celepuk


kepala pria itu berguling


" ternyata aku meremehkan mu anak muda, namun apakah kau masih berbangga diri jika akhir hidupmu berakhir di tempat ini" ucap onix


"kau terlalu banyak bicara.." ucap ken


onix hanya tersenyum kecut


" kalian berempat habisi anak itu.." teriak onix menyuruh 7 anak buahnya yang sedang mengeliling Jack


ken memposisikan dirinya


ke empat pria itu pun menghampiri ken dengan penuh amarah.


" kau berani membunuh temanku, kau harus mati di tanganku" ucap aalah satu dari ke empat pria itu


"aku akan membuatmu menyusul temanmu di neraka" ucap ken


pria itu pun terpancing emosinya lalu berlari ke arah ken.


saat pria itu mengayunkan pedangnya ke arah ken dengan kekuatan penuh. ken pun dengan cepat berlari ke arahnya lalu beberapa detik kemudian saat jarak beberapa inc ia berseluncur ke bawah pedangnya ia arahkan ke perut pria itu dengan cepat setelah menebas perut pria itu ken lalu berdiri di belakang pria itu dan menancapkan pedangnya ke belakang dengan sekuat tenaga.


pedang ken pun tembus punggung ke perut yang ken sobek, pria itu pun tumbang.


kejadian yang begitu cepat membuat mata semua orang membelalak.


angel pun yang masih diam ia berkeringat melihat BOS nya yang begitu ganas dan sangat hebat.


'tak ku sangka BOS ku akan sehebat itu.' gumam angel.


" wow wow wow cukup berbakat juga kau anak muda... mau kah kau juga bergabung dengan kelompok ku di bawah kepemimpinan Tuan Hans?" ucap onix


ken pun terkejut dengan ucapan pria itu.


' begitu sempitnya kah dunia ini kok dimana mana Hans lagi Hans lagi..: gumam ken


onix pun tersenyum lalu melanjutkan ucapannya.


" jika kau bersedia aku akan mengampuni nyawamu, jika tidak aku akan membunuh kedua bocah ini dan membunuh kalian semua.. hahahaha" ucap onix


tiba tiba


Wus.... sleb bug


wus.... sleb bug


dua orang yang memegangi kedua anak kecil itu pun terjatuh dengan lubang di kepalanya.


onix dan teman nya yang tersisa pun terkejut.


jack melihat itu ia pun berteriak ke adik adiknya..


"uchi.. Ichi.. lari" teriak jack


kedua adik jack pun seketika lari saat mendengar perintah sang kakak.


namun saat lari salah satu anak buah onix yang berada di sebelah onix pun sadar dari lamunan lalu menangkap Uchi,,


Ichi Pun berhenti saat melihat Uchi tertangkap.


"Ichi... lari.. " ucap Uchi


Wus.. sleb bug


pria yang menangkap Uchi pun terjatuh..


ken yang melihat itu pun terkejut lalu ia menoleh ke sumber arah peluru.


ia menemukan Angel yang sedang sembunyi membidik dengan sebuah pistol.


ken pun membelalakkan matanya.


' tak kusangka kau begitu profesional dalam menggunakan senjata api Angel.' gumam ken


Onix pun seketika marah melihat situasi yang tidak menguntungkan tersebut


" keluar kau.... jangan bersembunyi... ayo lawan aku pengecut" teriak onix


Uchi yang terlepas pun seketika menghampiri Ichi dan mereka berlari menjauh.


jack pun berusaha melepaskan diri. dengan mudah jack melepaskan cengkraman musuh pada kedua tangannya.


Bug bug krak


bug bag krak


aaaah aaaaaah


jeritan menyedihkan kedua pria yang memegang i tangan jack, yang sekarang tangan mereka patah dan mereka jatuh.


jack pun tak tinggal diam ia menghajar dengan brutal wajah pria yang tersungkur jatuh itu.


ken pun mengambil pedang pria yang tadi ken tusuk sekarang ken menggunakan 2 pedang melawan tiga pria.


tiga pria itu pun dengan bringas menghampiri ken mereka menyerang dari segala sisi.


ken pun menyesuaikan posisinya dan kedua pedang nya


mereka pun akhirnya memulai serangan dan saling tukar serangan pedang.


ken memutar putar tubuhnya sehingga kedua pedang itu pun mengikuti tarian tubuh ken.


sambil menangkis dan menyerang ken menumbangkan satu orang. ken pun menurunkan badanya lalu ia berputar di bawah dengan kedua pedangnya salah seorang pun terjatuh saat kakinya terkena.


pria yang terjatuh hendak memegang pundak ken dan melayangkan pedangnya ke leher ken namun tangan nya hanya mengenai kaos ken.


kaos ken pun tertarik dan sobek. ken yang sedang menghindar pun melompat sedikit berdiri lalu melayangkan pedang ya ke kedua pria itu.


pedang ken pun menembus tubuh kedua pria tersebut