
Semua keluarga datang dalam pertemuan pembahasan itu termasuk Alice ia juga peduli dengan usah keluarganya yang telah lama di rintis oleh sang kakek. ia juga ikut menyumbang untuk membantu pembuatan pabrik baru.
Sang Kakek Alice menghela nafas berat.
"ya aku sudah memikirkan itu dan jauh hari aku rela tak rela harus menjual tanah di bukit tinggi lahan bukit itu peninggalan leluhur namun sampai sekarang belum ada yang meminangnya " ucap sang kakek Alice
"Ayah bukanya lahan itu dulu pernah di tawar oleh pemimpin kota waja karena lokasi bukit yang membelah jalan persimpangan itu membuat jalan terbelah dan akan di beli untuk di bangun minimarket dan pom sebagai rest area" Ucap adik ayah alice
"Ya kau benar namun harga nya ayah tidak cocok pemerintahan berani hanya 500 juta dollar untuk lahan luas itu." ucap sang kakek Alice
mereka pun saling berdiskusi.
Di Pusat Kota Waja Di Markas Besar Golden Hill Grup
Angel yang sedang duduk di kursi kerjanya. ia memutar putar ponselnya.
' apa ebih baik aku langsung menghubungi bos?' gumam angel
angel pun melakukan panggilan terhadap ken.
ken yang tengah asik mengobrol dengan sang ibu tiba tiba ponselnya berdering.
saat melihat siapa yang melakukan panggilan ken merasa heran, ia pun mengangkat panggilan itu.
"Halo.." ucap ken
"Halo Bos... anda sedang dimana? kami telah menemukan pemilik lahan itu pemilik tersebut ialah dari keluarga weeks dan mereka menjualnya dengan harga 800 juta dolar." jelas angel
"ok tak masalah.. dimana lokasi mereka!!?" tanya ken
angel terkejut dengan jawaban bos nya
'tidak masalah' gumam angel.
angel mendengar isu pemerintah pernah ingin membeli nun harganya 500 juta dolar namun hingga sekarang tak kunjung di serahkan.
"lokasi ada di waja selatan" ucap angel
"ok aku akan ke sana... kau pergi kesana bawa Jack bersama mu aku akan menyusul.. !!" ucap ken
panggilan pun berakhir
lalu angel menelepon pos keamanan karena jack berada di sana.
telpon Pos pun berdering jack mengangkatnya.
"Halo Disini Jack apa yang bisa saya bantu?" ucap jack
"Halo Jack... siapkan mobil kita akan ke waja selatan ke keluarga weeks,, nanti bos menyusul kesana!" ucap angel
"siap nona luis" ucap jack
jack pun ke parkiran untuk menyiapkan mobil Nona Angel
Angel mempersiapkan semua yang perlu ia bawa, angel tak lupa membawa pistolnya untuk berjaga jaga.
tak berselang lama Angel melangkah keluar gedung dan menemui jack di dalam mobil.
Ken yang telah menerima berita itu pun berbicara pada sang ibu.
"Ibu ken pamit ijin kembali ada yang akan ken urus.!!" ucap
ken
"loh kok buru buru nak g nunggu ayahmu kembali dari proyek..?" tanya ibu ken
"tidak bu, sekarang ken juga bekerja bu..!! tadi bos ken menelepon ken.." ucap ken memberi alasan
"jika ada waktu longgar lagi ken akan datang kembali" lanjut ken
"syukurlah jika sudah mendapat kerja di kota.. jaga dirimu baik baik.. oh ya apa uang jajan mu masih nak?" ucap sang ibu
"masih bu.. oh ya ini bu sedikit buat beli sayur ini gaji pertama ken.." ucap ken memberi 5000 dollar
sang ibu terkejut melihat nominal yang di berikan oleh sang anak..
"ini.. ini terlalu banyak nak simpan lah buat dirimu..!" ucap sang ibu
" tidak bu ini untuk ibu nanti ken mencari lagi bisa" ucap ken
ken pun memeluk sang ibu dan ia pamit pergi.
ken berjalan kaki kembali dan mencari angkot arah ke penginapan tempat ken parkir motornya.
sang ibu hanya dapat menatap punggung anaknya hingga punggung itu menghilang dari pandangan matanya.
setelah menaiki angkot dan sampai di tempat penginapan yang ken titipkan motor nya.
ken pun tak tau arah hanya ia melajukan motornya menuju arah selatan
saat motor ken memasuki tengah kota dan melewati jalan kosnya ken tak menyadari bahwa ada sekelompok pria menunggu kemunculannya di dalam mobil jeep hitam.
saat ken melintasi jalan itu.
"pak itu bocah yang kita cari.....!!!" ucap salah satu bawahan preman
"ayo ikuti dia dan segera kita menyelesaikan misi ini dan mendapatkan bonus." ucap kapten preman itu dengan tato serigala di lengannya
2 mobil jeep hitam itu langsung mengikuti ken dengan jarak aman, sambil menunggu peluang.
ketua preman itu mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
"Halo Bos kami telah menemukan bocah itu namun kelihatanya ia pergi mengarah ke selatan kami masih mengikutinya." ucap sang preman saat panggilan terhubung
"Ya ikuti dia jika ada kesempatan tabrak dia bawa dia kemari hidup hidup walau cacat." ucap sang eksekutif keluarga Hans
"Siap laksanakan Bos.." ucap ketua preman
panggilan pun berakhir.
pria dengan badan besar dan memiliki wajah garang itu pun tersenyum puas.
Angel dan jack sudah tiba di lokasi namun hanya sebatas di gang masuk ke arah mansion keluarga weeks.
"Jack berhenti di sini aku akan mengirimkan lokasi kita pada Bos" ucap angel.
"baik nona Luis" jawab jack
angel oun mengirimkan lokasi nya dan jack pada ken.
tak lama notifikasi ponsel ken berbunyi ia mengambil ponselnya dengan tetap mengendarai motornya. ken menurunkan kecepatan motornya.
saat ken mengetahui lokasi angel dan jack ken pun melaju menambah kecepatan motornya.
kedua mobil jeep hitam yang mengikuti ken pun juga ikut menambah kecepatannya agar tidak kehilangan jejak.
---------------------------------
Di dalam kediaman weeks.
Setelah mereka semua berdiskusi dan masih belum menemukan titik terang, Kakek Alice mengajak para anak anaknya, menantunya dan cucunya untuk makan makan.
"Moni.... cepat bawa ke meja hidangannya... " ucap sang kakek
"baik tuan" jawab sang pelayan
walau hati dan pikiran sang kepala keluarga weeks sedang di landa kebingungan namun ia tak ingin melewatkan momen bahagia ini, ia yang sedang duduk di kursi tengah meja persegi panjang itu menikmati suasana ia melihat cucu cucu kecilnya sedang bermain dan ke keakraban ke empat anaknya.
tak lama hidangan pun di bawa moni beserta pelayan yang lain kemeja tersebut.
"hahahaha.... mari mari makan semoga keberuntungan akan selalu bermacam keluarga kita." ucap sang kakek Alice
mereka semua pun memakan hidangan yang tersaji.
-------------------
setelah melakukan perjalanan beberapa menit len akhirnya menemukan mobil angel yang berada di tepi jalan ken pun mendatangi mobil itu.
setelah motornya berada di samping mobil jack yang di dalam mobil melihat ada motor bosnya pun membuka kaca mobil.
"Halo Bos.. " sapa jack
ken hanya mengangguk dan tersenyum ia memandang ke kursi belakang. angel pun keluar dari mobil dan menuju ken