White Mask

White Mask
BAB 22



Setelah mereka berdua turun. dan melangkah menuju sebrang jalan.


ke empat petugas gerbang pun melihat itu.


"apakah bos ingin jalan kaki,, ?" ucap salah satu pengawal


"mungkin si bos ingin melihat lihat sekitar lingkungan, dan jalan kaki lebih bagus dari pada mengendarai kendaraan" ucap satunya


ken melirik angel, itu pun tanpa sepengetahuan angel.


ia tersenyum.


'aku sangat bersyukur memiliki partner kerja yang begitu mengagumkan di usianya yang begitu muda..' gumam ken


[ Ding Misi Rahasia ]


[ Bantu seseorang ahli beladiri ]


[ Dan Mendapatkan kesempatan merekrut dia dengan sparing melawannya ]


[ Hadiah membantu Skill Taekwondo Master ]


[Hukuman Tubuh Tuan akan Lumpuh ]


Ken terkejut dengan misi yang secara tiba tiba.


' ah yang benar saja baru sampai sini dan belum masuk sudah di suruh pergi' gumam ken


seketika garis petunjuk lokasi yang seperti GPS muncul dari bawah kaki ken dan mengarah ke lokasi beserta jarak tempuh.


"what.. 8 km dari pusat kota apa itu di hutan atau pinggiran kota" ucap ken lirih


angel mendengar lalu menoleh ke depan dimana ken berada


" ada apa Bos " tanya Angel


" tidak ada apa apa tiba tiba aku teringat tadi pagi dapat telpon untuk membantu seseorang yang dalam bahaya, dan aku lupa aku sedikit terlambat sekarang.." ucap ken


" Bos nyawa anda juga penting jika semua orang tau anda BOS besar GoldenHill Grup anda akan menjadi incaran musuh musuh perusahaan." jelas Angel


Ken pun juga terkejut.


' aku jadi incaran musuh musuh, musuh siapa aku baru memijak kan kaki di pusat kota? dan aku tidak pernah melakukan tindakan buruk atau menyakiti siapa pun kecuali dia seorang penjahat. apakah yang di maksud angel ini musuh pesaing perusahaan?' gumam ken


" musuh? siapa angel? " tanya ken


" pesaing pesaing bisnis kita tuan dan mereka yang ingin menjatuhkan kita dan mengambil alih posisi di peringkat dunia, Golden Hill Grup berada di peringkat 12 itu karena nilai pasar dan omset perusahaan tuan." ucap Angel


"ya udah aku tinggal sekarang aku tak memiliki banyak waktu aku tak ingin dia mengalami sesuatu.." ucap ken


angel pun terkejut dengan pilihan Bosnya, Bosnya yang lebih mengutamakan dan mementingkan keselamatan orang lain dari pada dirinya.


" saya di tinggal disini Bos? tidak tidak saya harus ikut..!!" ucap Angel


ken pun menghela nafas panjang dan menurunkan pundaknya.


'Haaaaah begitu merepotkan..!!' gumam ken


" aku tak ingin kau kenapa kenapa, jadi lebih baik kau di aini dulu dan menungguku kembali " ucap ken


angel menunduk dan wajahnya memerah.


"aku janji tak akan merepotkan mu dan tidak akan merepotkan anda BOS " ujar Angel dengan posisi siap


ken yang melihat gadis dingin itu berperilaku sedemikian membuat perut ken kaku ia ingin ketawa lepas.


wanita muda dengan penampilan elegan, dingin, judes, cerdas sedang bertingkah lucu.


" hahahaha..haaaahaha.. ya ya sudah lah ayok ikut" ucap ken lalu mereka kembali ke mobil dan ken pun bergegas menyalakan mesin.


deru mobil sport ken meramaikan jalan utama yang sepi.


ken pun melaju sedikit cepat.


saat di belokan pertigaan ken belok ke sisi kiri, walau jalan itu cukup lebar untuk 2 mobil namun jalanan tersebut masih ber aspal namun kualitas yang tak begitu baik.


ken pun melambatkan tempo mengemudinya.


ia memasuki pemukiman dan as saat ken melihat sekitar hati ken terenyuh.


'masih banyak orang yang lebih susah dari aku saat waktu itu. aku harus lebih banyak bersyukur,, dan sekarang aku di beri kelebihan oleh sang pencipta aku harus membantu sesama.' gumam ken


sambil tangannya meremas stir mobil.


garis arah masih menunjukan jalan lurus.


'garis ini melewati pemukiman penduduk apa kah kejadian berada di hutan?' gumam ken


setelah mobil ken melewati pemukiman ken melihat jalan di depan merupakan jalan penuh lumpur dan becek. tak memungkinkan mobilnya kesana.


ken pun memarkirkan mobilnya di bangunan seperti balai desa.


 


di sebuah pemukiman desa terdapat rumah sederhana berdiri dekat dengan perkebunan dan sawah.


Di sebuah rumah yang seperti gubuk di tepi sawah terparkir 2 mobil jeep berhenti di depan rumah itu dan salah satu jeep menabrak sebagian rumah itu.


berdiri di tengah kebun 8 orang dengan memegang samurai dan golok mengepung seorang pria dan memegang kedua tangannya dan membentangkan nya dan posisinya sedang berlutut kepalanya menghadap ke kedua perempuan adik kecilnya yang sedang di sandra oleh ke 4 pria lainya dan juga memegang senjata tajam.


"Kaaaakak... tolong aku.."


"Kaa.... kakak aku takut"


" Hentikan jangan sakiti adik ku.. " teriak pria yg berlutut matanya sudah merah san berlinang air mata


" hahahaha.... sekuat apa pun kau jack kau tak beda dengan sampah.. jika bukan karena Bos besar menyuruh menurutmu menjadi ank buahnya aku tak ingin berbelas kasih seperti ini padamu.." ucap salah satu dari ke empat pria itu


" oh.. jack Bush sungguh malang dirimu lihat dirimu ini.. kau bisa berbuat apa? dan mengapa kau sedemikian keras kepala tidak ingin bergabung dengan Bos ku, dia sebentar lagi akan menjadi penguasa Waja dan seluruh dataran.." ucap pria itu lagi


Cui


"sampai kapan pun ku tak sudi menjadi bawahan pria kejam sepertinya, jika aku mengikutinya sama halnya aku mengikuti iblis yang tak memiliki hati nurani" ucap Jack


" wow wow wow sombong sekali kau jack... Bos Hans sudah berbaik hati merekrut mu. jika tidak aku akan memenggal kepala kedua adikmu ini di depan matamu.. haha hahaha.... pasti seru bukan jack" ucap onix


" bedebah kau onix... sang master akan murka jika mengetahui anak didiknya mengikuti iblis dan ikut memiliki hati iblis.." ucap jack


" hahahaha... itu pun kalau dia tahu jika tidak? dan sebentar lagi aku akan menghancurkan perguruan tersembunyi itu dan mengajak semua adik seperguruan untuk mengikuti ku hahahaha...." ucap onix


 


saat mobil ken berhenti ken dan angel turun.


para warga dan pengurus desa pun keluar untuk melihat.


seorang pemuda turun dari mobil dengan celana levis dan kaus hitam polos di balit jaket, kulit putih wajah tampan dan memiliki aura wibawa.


dan satunya wanita muda dengan rambut panjang terurai menggunakan kaca mata coklat dengan wajah cantik, kulit putih, menggunakan stel pakaian kerja dan celana panjang. turun dari mobil.


"maaf bapak dan ibu semua saya sedikit merepotkan saya ingin numpang parkir nanti saya akan memberikan sedikit untuk kas desa" ucap ken sambil sedikit membungkuk kepada orang orang yang lebih tua.


" ahh si silahkan anak muda.. dan mau ada perlu apa..!" ucap salah satu pegawai pengurus desa.


"saya ingin menemui sahabat lama saya pak.. dan saya sedikit terburu buru.." ucap ken lalu pamit pergi


begitu pula angel.


"mari pak kami pergi dulu jika urusan selesai nanti kami akan berbincang" ucap angel


ken pun melangkah melanjutkan perjalanannya di ikuti oleh angel.


jalan ken sedikit cepat.. angel pun mau tak mau juga mengikutinya


"mereka kenapa mengarah ke sana, setau aku tadi 2 jam yang lalu ada 2 mobil jeep kesana bisikan 6 orang di setiap mobilnya namun kelihatanya 12 orang itu tidak ramah.. beda sama pemuda dan gadis barusan" ucap kepala desa melihat arah pergi ken