
Ken pun menghindari serangan para preman itu, ia menunggu kesempatan.
"Cui..h"
"hei bocah nakal mengapa kau hanya menghindar saja.." ucap sang preman.
wus... pedang itu melaju lurus ke ken.
ken pun melompat kecil ke sisi kiri lalu menyilangkan kakinya ke lengan preman yang menyerangnya.
tangan itu pun terkunci ken pun meninju pergelangan tangan preman yang ia kunci.
bug
prang
aaa ahk....
golok preman itu pun jatuh.
ken melepaskan kuncian kakinya ia dengan lincah meluncur ke bawah mengambil golok itu lalu menebas kaki preman itu.
slash
aaa.....ahk
kaki preman itu pun lepas dari tempatnya tepatnya kaki di bagian atas mata kaki.
bugh
preman itu jatuh ken pun lalu mengangkat golok itu dan mengayunkan pas posisi pria itu jatuh dan ayunan itu tepat pada leher pria itu.
slash
clepuk
teman teman preman itu yang berada di sekitar pun terpesona dengan gerak cepat dan mematikan pemuda di depannya.
kedua pemimpin preman yang sedang berdiri berhadapan dengan jack pun juga melihat itu, begitu pula jack.
'wah bos kejam juga.. ah bukan kejam itu sadis' gumam jack
"sakiiiiit lepaskan tangan kotor mu dari rambutku" ucap alice sambil air matanya terus mengalir
"jika kau menurut semua tidak akan sakit malah kau akan minta lagi hahahaha.... hahaha... " ucap preman yang menjambak rambut alice
"hahahaha.... kau benar men.. iya nona tenang lah dan menurut saja" ucap preman satunya sambil meraih tangan alice
alice pun meronta ia menendang ************ pria yang menjambaknya.
bug
"aduh mak telur inyong mak..." ucap preman itu sambil menghimpit kedua kakinya dan kedua tangannya memegangi area yang di tendang alice.
"woi gadis kurang ajar.. " ucap teman preman tadi
alice pun segera berusaha melepaskan pegangan pada lengannya dan sambil berusaha lari
"Jack katakan pada ku dimana Onix atau kau menyanderanya? " tanya salah satu ketua preman
"hahaha... untuk apa aku menyandra dia, itu akan menghabiskan banyak makanan" ucap jack
ketua preman satunya pun mulai geram.
"oh apa kau tak kembali ke kampung halamanmu yang telah jadi abu dan penduduknya sudah kami cincang ha.......?" ucap ketua preman satunya dengan nada lantang
jack pun membelalakkan matanya kampung itu sudah jack anggap keluarga nya sendiri.
jack merasa badanya panas dan kedua tangannya mengepal.
ia ingat saat waktu berjaga ia melihat kepulan asap hitam dan banyak mobil pemadam ambulan dan mobil polisi mengarah ke asap itu, tak di sangka itu kampung jack.
angel membidik para preman di barisan belakang dan sisi kanan.. karena ia juga akan ke mobilnya untuk mengambil katana Bos nya dan mobilnya terparkir di sebelah kanan beserta motor Bos nya.
wus
Hleb...
bug
wus
hleb...
bug
dua tembakan angel tidak ada yang meleset semua mengenai target dan seluruh tembakan bersarang di kepala target .
angel menghentikan aksinya agar tidak membuat kekacauan jika aksinya di ketahui otomatis musuh akan bergerak kesana kemari.
angel mengendap endap keluar melalui jendela lalu menggelinding menuju mobilnya saat membuka bagasi belakang dan mengambil 2 buah katana namun sayangnya aksi nya di lihat oleh salah satu preman.
"Woi aku melihat nona Luis berada di mobil" ucap preman itu
"tangkap dia jangan lukai dia" ucap sang kapten
baru saja kapten berucap terdengar suara
bom
duar
mata kedua kapten membelalak tidak percaya begitu pula jack, ken yang agak jauh mendengar ledakan pun menoleh.
"Angel.." ucap ken lirih
mata ken pun memerah
ia mengayunkan goloknya ke kerumunan preman yang mengelilinginya.
"bodoh siapa yang melempar peledak.. ha ku bunuh kau.." ucap sang kapten
angel yang sensitif dan peka dengan situasi pun saat itu melompat dan berguling mundur namun daya ledak membuatnya terhempas dan membentur dinding sambil tangannya memegang erat 2 katana.
jack pun bergegas ke angel ia mengesampingkan emosionalnya terhadap ucapan kedua ketua preman tadi, ia ingin menyelamatkan Nona Luis.
jack menghampiri angel dan membopong nya menuju dalam pedang yang di bawa angel beralih ke jack.
wus
aaa ahk
bug
wus
bug
setelah tiba di lorong sebelah kanan halaman angel meminta berhenti.
"jack turunkan aku disini aku akan lewat jendela dan pergi ke sisi kiri untuk memberikan kedua katana ini untuk Bos..." ucap angel
jack pun menurunkan angel.
"Baik Nona Luis namun bagaimana kondisimu" tanya jack
namun tiba tiba di pintu lorong halaman kanan ada segerombolan preman yang menunggu dan di depan berdiri kedua ketua preman itu.
"hei serahkan nona luis itu pada kami.." ucap salah satu ketua
namun tiba tiba
wus
bug
mata ketua satunya membelalak begitu juga para ank buahnya.
mereka melihat ketua kedua jatuh ke tanah dengan lubang di dahinya.
"jack kau bisa mengatasinya?" tanya angel
jack hanya mengangguk ia mengepalkan kedua tangannya dan melangkah maju.
"Nona cepat pergilah ke bos" ucap jack
saat berusaha melepaskan pegangan pada lengannya dan sambil berusaha lari.
krek....
suara robek pakaian pun terdengar
preman yang melihat itu pun tersenyum lalu ia menarik sekuat tenaga
krak
krek
seketika mata alice membelalak dan ia menjerit menutupi dadanya dengan tangan satunya dan ia terjatuh
baju kemeja kerja nya sobek setengah dan memperlihatkan setengah tubuh alice bagian dalam yang nampak putih mulus.
aaa..... aaa... teriak alice
preman itu membuang potongan kin baju kemeja alice yang setengah sobek
ia menatap Alice sambil membasahi bibirnya dengan lidahnya..
"tubuh mu ternyata indah sekali nona mungkin kita semua akan berpesta" ucap preman itu
alice merangkak mundur sambil menutupi tubuhnya
ken yang mendengar teriakan alice pun menoleh ke sumber suara.
"alice.." ucap ken
ken pun tak tinggal diam ia dengan segala tekniknya melawan para preman dan mendorong mereka mendekat ke lokasi alice
slash
ting.... ting.... slash
ken pun melempar goloknya ke arah preman yang berada di depan alice.
dengan teknik dan penuh kekuatan golok yang di lempar ken mengenai targetnya, golok itu menancap di punggung dan menembus ke tulang rusuk preman itu.
alice pun menjerit dengan kengerian yang terjadi di depan matanya.
aaa.....aaa....
ken yang saat melempar senjatanya membuat ia tak fokus tubuhnya di tendang i oleh para preman itu karena mereka tak ingin membuat kesalahan seperti teman mereka yang hampir membunuh nona luis jika tidak mereka lah yang akan di siksa oleh Bos besar.
bag.....
bug...
bug...
uhuk...
seorang pria berbadan besar pun menghampiri ken yang tak berdaya di tendang i dan di pukuli secara beruntun.
pria besar nan kekar itu mengangkat ken lalu melemparnya sehingga tubuh ken terhempas dan terbanting.
uhuk ugh....
"ken.............." teriak alice
angel yang berlari di dalam ruangan pun menuju ke ken
saat angel melihat Bos nya di pukuli dan di lempar tubuhnya ke tanah hati angel terasa teriris ingatannya bersama sang Bos menemani bosnya seharian membuatnya sedih dan marah.
"Ken..... " teriak angel keluar dari bangunan
angel pun mengarahkan pistolnya pada pria yang membanting ken ia memberondong pria itu
dor.. dor... dor.. dor...
dor... dor...
tembakan itu mutlak angel arahkan ke wajah pria itu sehingga membuat wajah pria itu hancur dan pria itu pun tumbang.
teman preman itu melihat kejadian dengan penuh kengerian.