White Mask

White Mask
BAB 44



Mobil alice di tabrak dari depan oleh salah satu mobil jeep preman itu.


Alice terkejut mobilnya melaju mundur dengan sedikit cepat dan hentakan kepalanya membentur stir mobil.


ahk....


teriak Alice


ia mencoba menahan sakit dan memijak pedal gas dan memundurkan mobilnya


dua mobil jeep lain sudah berhenti dan para anak buah pun turun mereka ada yang melempari peledak ke lantai dua dan atap.


bom


bom


prak


4 pengawal yang berada di halaman belakang pun lewat samping halaman mereka berlari ke halaman depan untuk melihat kondisi ada keributan apa namun saat melihat mereka pun merasa merinding dan keringat dingin.


preman itu pun tak tinggal diam mereka lari menghampiri ke empat petugas keamanan tersebut, namun naas nya 4 petugas keamanan itu bukan lawan para preman yang sudah sering bertarung dan menghadapi situasi genting.


bag..


bug...


agh....ah


slash.... slash..slash ..


jleb.... slash


4pengawal tadi dengan mudah di bantai dan di penggal.


sebuh mobil jeep masih maju dan berhenti di dekat pintu masuk sang kedua ketua itu turun di susul anak buahnya.


"habisi siapa pun yang kalian temuai kecuali Pemuda itu dan Nona Luis, namun ada satu gadis dari keluarga ini juga jangan di bunuh." ucap sang ketua preman


"Baik.."


teriak para preman


Alice terpojok dan ia pun membelok belokan mobilnya yang sedang melaju mundur dan di ikuti mobil jeep satunya.


dan mobil alice membentur dinding lalu jeep yang mengejarnya menghantam bagian depan mobil alice.


alice pun wajah nya memucat, ia bingung ia tak pernah mengalami hal seperti ini


kaca kaca mansion keluarga weeks di lempari peledak yang di lapisi sehingga kaca itu pecah dan bola peledak masuk.


bom.. bom


priang..


prak..


jack pun keluar saat di depan pintu mata jack membelalak


'apa apa an ini? apa yang terjadi? dari mana mereka semua' gumam jack


melihat 30 orang lebih berada menyebar di halaman depan.


ken yang berlari ke depan pun bertemu jack.


jack melihat ke belakang ada Bosnya.


"Bos entah apa yang terjadi namun di luar bahaya." ucap jack ingin melindungi bosnya


"Jack mereka datang karena menginginkan ku dan berhubung aku bersama nona luis mereka mengincar kami berdua" ucap ken menganalisis secara meraba raba kejadian yang terjadi


ken mengingat pesan angel saat mereka makan di Golden hill Commercial dan pesan tejo padanya waktu malam harinya dan ken pun mengambil kesimpulan juga dari sistem yang mengatakan masalah terjadi di kelurga weeks karena keberadaanya, dan sekaligus musuh ingin melenyapkan nama keluarga weeks dari daftar orang kaya di waja.


angel menyuruh anggota keluarga weeks berlindung ia tau keluarga itu tidak dapat melakukan apa apa dan akan menjadi santapan empuk bagi para penjahat.


"kalian semua sembunyi di tempat aman, dan aku mohon untuk kebaikan kalian semua jangan ada yang menghubungi polisi, percayakan pada kami" ucap angel membuat keluarga weeks terkejut


"jangan panggil polisi jika kalian memanggil ini tidak akan cepat selesai dan mereka pun akan membalas dendam percayalah pada ucapanku" ucap angel seraya mengunci pintu dari luar dan mengambil ponsel semua orang dan memutus kabel telpon


angel juga menyuruh para pelayan naik ke lantai dua, lalu angel mengamati situasi di luar dari kaca dalam sambil mengambil pistolnya dan menyiapkannya.


Jack mendengar ucapan bosnya pun terkejut.


saat kedua ketua preman itu melihat jack mereka pun heran.


"wow wow wow tak kusangka ku bertemu dengan seorang jack bush di tempat ini,, namun ngomong ngomong dimana onix jack?" ucap salah satu ketua preman


jack menyipitkan matanya sekarang pikirannya tertuju pada sesuatu.


'oh mereka ini antek antek nya keluarga Hans.' gumam jack


jack melirik Bos nya.


"Bos mereka sama seperti onix, jadi mereka di bah kendali keluarga hans." ucap jack


ken pun mengangguk


ken melirik ke pojok kiri di dinding tembok pagar sebuah mobil yang di himpit mobil jeep dan di dalam nya ken melihat ada alice.


ken pun mengambil nafas dalam dalam dan menghembuskannya ia ingin menenangkan hati dan pikirannya.


alice yang berada di dalam mobil pun berusaha untuk keluar dan lari, ia membuka pintu mobil dengan cepat lalu ia berlari mengarah ke halaman samping rumahnya.


sang preman yang berada di jeep pun mengurus temanya yang di belakang mengejar alice.


"woi kejar gadis itu tidak apa apa kita semua tidak mendapatkan nona luis karena untuk bos kita akan mendapatkan gadis itu untuk kita" ucap kawan preman


"hahahaha pintar juga kau.." ucap salah satu kawannya seraya berlari mengejar alice yang berlari mengarah halaman samping kiri.


"jangan lari kau nona manis.." ucap preman itu


alice menangis karena ketakutan ia tetap berlari.


ken membelalakkan matanya melihat itu ia pun melompat ke bawah lalu berlari menolong alice.


"jack tahan mereka di tengah sebentar" teriak ken


jack pun melangkah maju untuk menghadapi 10 orang lebih.


ia memang tak gentar namun ia tak ingin mati dengan mudah dan terlihat konyol


otak jack berpikir keras.


angel yang di balik lubang jendela yang sedang membidik dengan pistol redam nya pun bingung mau mengarahkan kemana namun angel tak tergesa gesa untuk menembak.


angel mengingat sesuatu ia juga membawa katana yang ia beli khusus untuk bosnya yang ia letakan di bawah meja kerja bosnya.


angel menyiapkan semua di bawah meja kerja angel pun ada satu buah katana dan pistolnya dan di bawah meja Bosnya ada 2 katana dan 1 pistol desert eagle


angel memesannya khusus kepada pengerajin yang berada di negeri samurai di tempa dengan bahan material yang berkualitas.


namun tak di sangka oleh angle sang bos sangat ahli dalam menggunakan pedang.


alice yang sedang berlari pun rambutnya di tarik oleh sang preman, sehingga membuat alice berhenti berlari.


"aduh sakit lepasin...!!" teriak alice sambil memegang rambutnya alice yang cantik dan sedang menangis membuat para preman semakin semangat.


ken yang masih di belakang preman pun menghabisi satu persatu preman yang menghadangnya.


"woi bocah tak kusangka kau jago beladiri juga kami mencari mu sudah cukup lama dan bosan akan ku buat kau menangis dan menyesali tindakanmu yang sok jagoan itu" ucap sang preman


"jangan banyak bicara kamu ayo maju, akan ku bantu kau menyusul kawan kawanmu di alam baka" ucap ken


"kurang ajar kau bocah.. hiyaaa" teriak sang preman seraya maju mengayunkan goloknya


ken pun menghindar ke kanan dan ke kiri


Maaf Bab 43 dari kemarin pagi masih revisi hingga hari ini. bukanya author telat update 1 hari hanya pihak Noveltoon sedang libur sehingga lama untuk revisi


...Maaf Bab 43 dari kemarin pagi masih revisi hingga hari ini. bukanya author telat update 1 hari hanya pihak Noveltoon sedang libur sehingga lama untuk revisi...