White Mask

White Mask
BAB 18



temanya itu pun langsung menghubungi melalui telpon pos keamanan.. telpon pun terhubung ke bagian resepsionis lalu di lanjutkan ke Manajer Utama.


sambil menunggu ken kembali ke motornya dan duduk di atas motornya.


tak lama ponsel ken berdering.


kedua keamanan itu menatap ken saat mendengar ponsel ken berdering.


"Tuan Cambler apakah anda berada di depan? mengapa anda tidak menghubungi saya langsung secara pribadi.?" ucap Angel sambil melangkah turun menggunakan lift


"iya nih aku di depan hehehe... tolong ya maaf merepotkan " ucap ken


"tidak tuan anda tidak merepotkan saya mohon tunggu sebentar " jawab angel dengan sedikit bingung plus bimbang dengan perkataan Ken


tak lama ken dan kedua pengawal melihat buggy car menghampiri mereka, Angel yang duduk di belakang sedikit was was.


'mudah mudahan pengawal yang aku rekrut tidak searogan pengawal yang dulu.


ken pun turun dari motornya dan berdiri di tempat semula.


ia melihat seorang wanita remaja di belakang supir buggy car, mungkin usianya terpaut 5 tahun dengan Ken.


'Sungguh talenta luar biasa begitu muda menjadi manajer utama perusahaan besar' gumam Ken sambil sedikit geleng geleng


setelah sampai di gerbang Angel dengan anggun dan penuh jiwa kepemimpinan dia menuju gerbang.


"buka gerbang..." ucap Angel


setelah gerbang terbuka Angel melangkah menuju ke ken jarak 5 meter Angel berhenti dan menunduk sedikit membungkuk sambil berkata.


"Selamat Datang Bos Golden Hill...." ucap Angel dengan santai namun jelas dan tegas sehingga terdengar jelas


kedua pengawal dan supir buggy pun terkejut bukan main.


secara otomatis mereka pun ikut membungkuk.


ken pun juga terkejut namun ia tahan, ia harus tenang.


"Baik... aku baik baik saja bisa antar aku.. Nona Luis?" ucap Ken


Angel pun mengangkat kepalanya menatap Ken.


"Silahkan Tuan Cambler saya akan menemani anda berkeliling dan mengenalkan anda situasi saat ini." ucap angel setelah membaca situasi dan keinginan Ken


Ken pun mengangguk.


"Kunci motor ada di motor minta tolong kamu parkirkan ya saya akan ikut dengan Nona Luis." ucap ken kepada pengawal yang di dekatnya


Pengawal pun mundur sambil mengangguk.


Ken pun naik buggy car di belakang bersama Angel Luis.


Angel Luis Mengajak Ken Keliling halaman terlebih dahulu dengan kecepatan pelan sebelum mengajak Bos nya masuk kantor.


Ken sedikit tertegun dengan cara Angel.


"anda begitu cerdas nyonya luis dalam menilai situasi , membalikan situasi dan membaca kondisi." puji ken


"ah Tuan Cambler anda terlalu memuji saya," ucap Angel


Setelah selesai mengenalkan dan memperlihatkan bagian luar Angel mengajak Ken masuk kantor dan memberitahu lokasi bidang bidang tiap kantor dan memperkenalkan Tim eksekutif dan Manajer umum pada ken.


ken hanya mengikuti di sebelah Angel dan mengangguk setiap Angel menjelaskan.


Lalu ken di bawa ke ruangannya, mereka pun menaiki lift ke lantai 8


"ini ruangan tuan, jika tuan saat ke kantor ini menjadi ruang pribadi tuan terdapat CCTV di setiap lorong masuk dan sudut pintu dan dalam ruangan tuan juga. di sebrang ruangan ini ruangan saya dan beberapa eksekutif di bawah saya." jelas Angel


"lalu dimana berkas yang akan saya kerjakan.." tanya Ken


"oh ya tuan tunggu sebentar akan saya ambilkan.." ucap Angel


sambil menunggu ken melangkah menuju dinding kaca di belakang kursinya.


alex menyentuh kaca itu ia dapat merasakan ketebalan kaca itu.


'kaca anti peluru..' gumam ken


ken belum sadar bahwa di dunia bisnis pun juga sangat kejam dan banyak bahaya yang sedang menanti.


tak lama angel mengetuk pintu..


tok.... tok... tok....


pintu pun terbuka angel melihat ken sedang berdiri di dinding kaca anti peluru.


Ken menoleh ke belakang melihat Angel masuk dan meletakan sebuah berkas di meja, ken pun menghampiri angel untuk mengkoreksi semua berkasnya, setelah mengkoreksi ken pun menandatangani semua.


"Angel ajak aku melihat Golden Hill Komersial City aku ingin melihat situasi di sana." ucap ken


"apakah tuan juga membutuhkan pengawalan?" tanya Angel memastikan


"tidak perlu" ucap ken singkat


"apakah yang mendasar dalam problem di Golden Hill Grup?" tanya Ken walau ken paham dia hanya ingin memastikan


"Golden Hill sedikit kesulitan dengan suntikan dana, dan melebarkan sayap memang kita bekerja dalam bidang property namun itu pun masih kurang, bukanya kurang sih tuan hanya saja saya ingin membuat Golden Hill ini paling tidak di urutan ke 5 besar" ucap Angel serius dan penuh tekat


Ken merenung ke dirinya sendiri.


'aku juga belum memiliki apa apa kecuali sistem dan modal awal yang sistem berikan untukku' gumam ken


"apa kah kita memiliki sebuah kekuatan seperti pasukan pengawal?" ucap ken


Angel pun menunduk ia tau maksud BOS nya namun apa juga tujuan memiliki pasukan pengawal banyak itu akan menghabiskan dana untuk merawat mereka.uk


"itu sebelumnya merupakan ide dari manajer umum kepada saya namun saya masih menampungnya Bos, karena itu juga memerlukan pertimbangan yang sangat banyak." jelas Angel.


ken berdiri lalu mengambil laptop di meja kerjanya. dan duduk kembali di kursi sofa tamu bersama Angel ia menyalakan laptopnya ken membuka denah peta daratan waja.


"sesungguhnya perusahaan memiliki 50 pengawal elit dan 100 pengawal biasa. mereka di bagi menjadi 2, di perusahaan induk 30 elit di perusahaan 50 pengawal biasa, sedangkan di Golden Hill Commersial City 20 elit 50 pengawal biasa " lanjut Angel.


Ken mengangguk namun matanya juga fokus pada peta ia menyalin denah itu dan mencoba membuat sketsanya.


"ok masalah pasukan keamanan kita akan nomer duakan besok temani saya belanja.. apakah kamu keberatan Nona Luis?" tanya Ken


"oh tidak Bos dengan senang hati saya juga akan menyiapkan bodyguard elit 2 orang untuk menemani!!?" ucap Angel


"tidak perlu saya hanya ingin berdua saja jika terlalu banyak akan menarik perhatian." ucap ken


wajah Angel tersipu malu wajahnya me merah, bagaimana pun ia hanya gadis remaja. namun karena kemampuan nya ia di sibukkan oleh dunia bisnis.


setelah selesai ken dan Angel keluar ruang pribadi namun Ken pulang terlebih dahulu.


ia berencana menambah modalnya.


ken ke parkiran dimana parkiran itu di basement dan ken memiliki tempat parkir khusus dirinya.


ia mengendarai motornya lalu pergi. ia pergi ke taman ingin mencari info mengenai tanah. ia ingin membeli tanah dan membangun rumahnya sendiri setidaknya ukuran tanah itu 10 Ha setara 100.000 meter persegi.