
Melisa pun bergegas masuk mobil.
2 pengawal gerbang bingung dengan keributan salah satu penghuni villa namun mereka tidak berani berbuat apa apa.
tiba tiba Cahaya Putih dari gelapnya langit pun tiba tiba melesat jauh d tempat ken terjatuh.
mobil pun segera melaju ke lokasi yang tak jauh dari villa nya.
.
betapa terkejutnya melisa saat melihat garis lurus di aspal jalan yang mengarah ke pagar pembatas yang jebol dan ia juga melihat ada sepeda ken yang remuk..
"Ken.... cepat cari pelakunya tangkap ia hidup hidup.." ucap melisa kepada pengawalnya
"baik nona " ucap kedua pengawal itu pun bergegas mencari ke lokasi dengan melihat rekam kejadian di lokasi..
Melisa pun menghubungi RS terdekat tak lama ambulan datang dan beberapa polisi setempat yang menerima panggilan dari Melisa.
"nona conner di mana lokasi terjadi.." ucap polisi tersebut
Melisa pun menunjukan beberapa bukti dan garis terseretnya korban hingga menabrak dinding pembatas.
evakuasi pun di lakukan.
'aku tak ingin mati, aku masih ingin membahagiakan kedua orang tua ku' gumam ken dalam hati
ia hanya dapat menatap luar permukaan air dengan kondisi tenggelam matanya mulai nanar dan dia melihat cahaya putih lembut menghantam tubuhnya.
seketika tubuhnya terselimuti cahaya putih transparan menyelimuti tubuh ken dan memulihkan segala kerusakan yang ken alami.
setelah setengah jam melakukan evakuasi ken pun di temukan dan di angkat.
lalu ken di bawa ke RS, sedangkan melisa yang sebagai saksi dan penanggung jawab pun menunggu di lokasi bersama beberapa polisi keamanan menunggu dua pengawalnya kembali.
tak berselang lama kedua pengawal kembali dengan membawa pria kekar dan barang bukti, mereka membawanya ke melisa.
"ini kah pelakunya..?" tanya melisa
"iya nyonya kami juga menggeledah dan menemukan bukti melalui telpon tersangka karena saat kami menangkapnya dia sedang menelepon orang di balik semua ini." ucap salah satu pengawal melisa..
melisa pun berjalan dengan anggun ke pria kekar yang di bawa oleh pengawalnya.
"kata kan padaku siapa yang menyuruhmu... berani sekali kalian ingin membunuh penyelamat keluargaku..?" tanya melisa dengan tegas
"hei gadis cantik,,, kau begitu cantik jangan lah berbicara keras dan membentak begitu??" ucap pria itu sambil menatap melisa dari bawah ke atas
melisa pun memutar badanya dan melayangkan tendangan cukup keras mengarah ke kepala pria kekar itu dan membuatnya pingsan seketika.
kedua polisi yang berada di belakang melisa pun tertegun dan mereka menelan ludah beberapa kali.
"tak kusangka nona conner begitu kuat dan tangguh di balik ke anggunnya bukan hanya rumor saja ternyata.." ucap polisi itu lirih kepada temanya
temanya hanya mengangguk..
kedua pengawal melisa tidak terkejut mereka tau bahwa nona mereka tangguh dan dapat melawan 3-5 musuh sendirian dan di pastikan musuhnya akan K.O
"pak polisi kalian penjarakan saja dia jika tidak biar bodyguard ku melemparnya ke laut untuk makan malam ikan.." ucap melisa dingin
" kami akan membawanya nona conner sesuai permintaan anda dan dia juga melakukan pelanggaran." ucap salah satu polisi
"baguslah kalau begitu,,, saya akan pergi ke RS melihat kondisi korban.." ucap melisa lalu masuk ke mobilnya
'semoga kau baik baik saja,,, jasa mu sangat berharga ken bagi keluargaku dan aku..' gumam melisa
tak lama mobil melisa pun tiba di rumah sakit. dan melisa menuju ke bagian adminitrasi mengurus semua sebelum menjenguk ken di UGD
Setelah Melisa menyelesaikan semua adminitrasi Ken ia lalu menyusul ke tempat ken berada.
Melisa menunggu di luar kamar sambil melihat dalam ruangan dari jendela kaca kotak besar.
"apakah kalian tau identitas ken dan di mana rumahnya dan no telpon kedua orang tuanya?" tanya melisa kepada kedua pengawalnya.
"saya tidak tau nona namun kami akan menghubungi orang rumah agar segera mencari info identitasnya di tempat kerjanya." ucap salah satu pengawal itu
melisa masih menatap ke dalam ruangan.
'semoga kau bisa tertolong dan baik baik saja.' gumam melisa cemas melisa pada ken
" dok korban tidak mengalami luka serius namun dia masih belum sadarkan diri.. " ucap salah satu asisten dokter tersebut
sang dokter hanya membasuh keringat di dahinya. karena berdasarkan informasi Kejadian perkara begitu tragis. seorang pemuda menaiki sepeda lalu di tabrak dengan kencang hingga terseret sampai ke pagar pembatas hingga terjebur ke laut beserta mobil, dan menurut info sepeda yang terseret sudah tidak berbentuk.
namun ini korban tidak mengalami luka parah dan hanya tidak sadarkan diri. bagi manusia normal itu sangat menakutkan.
"kita infus saja agar kondisinya lebih membaik.." ucap sang dokter
sang assisten pun mengangguk ia pun segera memasang infus dan menyeka tubuh korban agar bersih.
Ayah Ken yang menunggu kedatangan ken seperti biasa di depan rumah pun sempat bingung sampai jam segini ken belum pulang.
"kemana kau bocah sialan kenapa tidak memberi kabar? kenapa hp mu tidak dapat di hubungi? kenapa kau membikin cemas pria tua ini?" ucap lirih ayah ken sambil menghisap rokoknya.
pintu rumah terbuka dan ibu ken pun keluar.
"ayah kenapa ken belum pulang juga ya yah? apa ayah sudah menghubunginya?" tanya ibu ken
"sudah sayang sudah aku hubungi namun hp nya tidak dapat di hubungi." ucap sang ayah
Ibu ken pun menemani ayah ken di halaman rumah sambil menunggu kedatangan putra mereka.
tak lama ada 2 mobil bmw parkir di rumah Ken.
kedua orang tua ken pun terkejut dan bingung mengapa tengah malam ada orang parkir dengan mobil di depan rumah mereka.?
" apa mereka mencari kamu yah? mengapa tengah malam begini " tanya ibu
"entah ayah tidak tau dan ayah tidak mengenali mobil itu " ujar ayah
dalam mobil turun lah dua pria berbadan tegap.
mobil satunya turun lah pria tua dan gendut seorang diri setelah turun ia melangkah menuju kedua orang tua ken yang sedang duduk di teras rumah di ikuti dua pria tegap di belakang.
dua orang tegap kekar itu adalah pengawal keluarga conner dan sedangkan pria gendut itu adalah manajer ken.
"Permisi apa kah benar ini rumah dari anak muda yang bernama Ken Cambler?" ucap pria gendut yang merupakan manajer ken.
'aku harus jaga tutur bahasaku ke keluarga bocah ini. entah apa hubungan bocah ini dengan sekte Tapak Matahari dari keluarga Conner sungguh perbedaan yang jauh keluarga ken di pemukiman padat nan kumuh sedangkan keluarga conner di pusat kota dan sekte di pegunungan?' gumam sang manajer itu