White Mask

White Mask
BAB 24



Pedang ken pun menembus tubuh kedua pria tersebut.


Kedua pria itu pun langsung ambruk, ken pun menghela nafas panjang .


dan sedangkan jack telah menghancurkan kedua wajah pria yang menjadi lawannya hingga tewas, Angel pun keluar dari balik mobil jeep sambil mengarahkan pistol ke onix.


onix melihat sang penembak pun memiringkan alisnya.


" hahahaha.. tak ku sangka akan bertemu sang Dewi Golden Hill disini" ucap onix


" Hem.. dan tak ku sangka ku bertemu sampah Hans di tempat ini.." ucap angel ia berjalan menuju Bos nya dan sudah tidak membidik onix


jack pun menghampiri adik adiknya.


"hei jack mau kemana kau? urusan kita belum selesai karena kau pula aku mengalami kerugian besar." teriak onix


jack pun berhenti melangkah lalu ia menatap onix.


angel melihat kedua gadis itu pun ia lalu menyembunyikan pistolnya ke asalnya.


"adik adik cantik sini sama kakak.. kalian akan aman kakak bukan orang jahat." ucap angel sambil tersenyum manis


Ichi dan Uchi pun saling pandang lalu mereka bersua memandang angel.


Jack melirik ke belakang melihat angel, lalu melihat kedua adiknya


"jangan kalian tunggu disitu sampai kakak selesai * ucap jack pada kedua adiknya.


Onix pun merenggangkan ototnya lalu ia berjalan ke arah jack.


"setidaknya aku dapat membunuhmu jack" ucap onix


"lakukan jika kau bisa" ucap jack pada onix


mereka berdua pun berlari saling mendekat dan melancarkan serangan.


ken membuang kedua pedang itu lalu ia mundur dan mengamati pertarungan pria yang d sebut jack.


Ken melirik Angel


"bisa minta tolong beli makanan atau apa buat kedua gadis kecil itu." ucap ken pada angel


angel pun mengangguk


"bisa Bos" jawab angel


angel pun melangkah pergi menuju pemukiman.


ken mengamati laju pertarungan yang sengit.


'Hem tak kusangka sistem dapat memilih seorang pengawal pribadi yang begitu tangguh aku dapat mengendalikannya menjadi tangan kiriku' gumam ken


karena yang berada di tangan kanan ken ialah angel.


angel memang seorang gadis muda tapi dia memiliki talenta berbisnis, menindas, welas asih dan jago menembak.


onix pun di kirim terbang oleh pukulan jack..


walau jack sudah lama tidak mengasah kemampuan nya dan berlatih namun hasil tempaan bertahun tahun tidak mengkhianati hasil.


-------------


angel yang berada di pemukiman pun mencari pinjaman motor ia mencari seseorang yang mau menyewakan kendaraannya.


setelah mendapatkan angel memberi 500 dollar pada sang pemilik, angel pun menyalakan mesin motor lalu melaju menuju ke minimarket terdekat.


setelah beberapa menit


angel sampai pada sebuah mini market ia pun masuk dan membeli beberapa roti, jajan dan minuman anak anak.


setelah selesai angel pun bergegas kembali.


cara angel mengemudi dan style angel menjadi sorotan orang sekita pakaian yang mewah namun menggunakan motor tua.dan mengemudi dengan cepat.


angel tak peduli tentang itu semua apa yang di lihat orang lain dan apa yang di pikirkan oleh orang lain.


karena angel sudah terbiasa hidup sendiri dan berjuang sendiri. namun kini ia tak sendiri karena ada Bosnya.


--------------


setelah menunggu beberapa menit angel kembali dengan membawa 2 kresek yang ia beli saat di mini market.


dan angel lalu menghampiri kedua gadis kembar itu.


"adik adik ini kakak bawakan makanan dan minuman untuk kalian. yuk di makan.." ucap angel


angel menaikan kaca matanya ke atas kepala agar adik adik itu dapat melihat ketulusan yang ada di mata nya dan membuang jauh jauh rasa keraguan mereka pada angel.


lalu mengangguk.


"kakak aku boleh ambil minuman ini aku haus..!" ucap Ichi


ange pun tersenyum.


"silahkan ambil dik, kakak membelikan semua buat kalian." ucap angel


Ichi dan Uchi pun mengambil minuman terlebih dahulu setelah minum mereka mengambil roti dan memakannya.


" terima kasih kakak.." ucap Uchi


" kakak terlihat cantik saat kaca matanya di lepas.. mata kakak lebar dan indah seperti di kartun kartun." ucap Ichi yang sambil memakan roti mereka.


ken yang sedang duduk melihat pertarungan jack.


' bagai mana caraku mengajaknya ikut dengan ku?' gumam ken


Jack melirik ke arah adik adiknya ia begitu tak suka sat adik adik nya dengan orang asing.


jack pun buru buru menuntaskan semua.


onix yang di hajar tanpa belas kasihan dan di serang di beberapa titik fital membuat onix tewas seketika.


jack pun berlari ke arah adik adiknya dan menarik tubuh angel.


" menjauh kau dari adik adik ku" bentak jack


"kakak.. jangan sakiti kakak angel.. dia baik kak..!!" ucap kedua adik jack


angel yang duduk jongkok di depan kedua gadis itu di tarik mundur oleh jack membuat angel jatuh dan sedikit tersungkur karena tak siap.


ken terkejut oleh sikap keras kepala jack.


ken pun langsung berdiri dan berlari ke arah jack lalu melayangkan pukulan ke jack.


bam....


jack pun kaget dengan gerak cepat ken. dan ia di kirim mundur beberapa meter.


ken pun membantu angel berdiri.


"kau tak apa apa..." tanya ken pada angel.


angel pun mengangguk.


Ichi dan Uchi pun berdiri di depan ken.


"kakak jangan sakiti kakak ku.." ucap mereka pada ken


ken menyentuh dan mengusap usap kepala kedua gadis itu.


" kakak tidak menyakiti kakak kalian, kakak hanya memberi sesuatu kepada kakak kalian agar tau cara berterima kasih dan dapat membedakan mana orang jahat dan mana orang baik. kalian berdua lanjutin makan kalian ya bersama kakak angel." ucap ken


" terima kasih kakak.." ucap mereka berdua


ken hanya tersenyum


lalu pandangannya tertuju pada jack.


" apa tujuan mu kesini? " tanya jack yang sedang berusaha bangun


"aku ingin mengajakmu ikut denganku... aka tau kau orang baik dan berbakat maka dari itu aku kesini karena aku mencari orang baik yang kuat dan agar bisa membantu sesama dan saat aku kesini ada kejadian seperti ini jadi aku membantumu." ucap ken pada jack


"namun tak di sangka kau begitu keras kepala dan pikiranmu di selimuti rasa curiga sehingga membuat hatimu gelap tidak dapat menilai mana baik dan buruk." lanjut ken


"aku tidak mau mengikuti siapa pun" ucap jack


"aku tau kau akan menjaga adik adik mu ini, namun apa begini caranya? kau membuat mereka susah? gini jika kau ikut dengan ku akan aku sekolahkan adik adikmu dan merawat mereka berasama.ikut lah dengan ku dan tinggal lah bersamaku* ucap ken


" dan kau tau sendiri menjadi orang baik dan memberikan ke baikan begitu sulit sekarang , karena lebih banyak terdapat orang orang jahat dari pada orang baik." lanjut ken


" contoh seperti tadi yang merupakan kenyataan dan bukan omong kosong, satu kebaikan melawan 12 kejahatan dengan satu titik kelemahan di pegang bisa berbuat apa kebaikan itu jika tidak ada support?" tanya ken menyadarkan jack


jack sedikit bimbang dengan semua penjelasan yang ken jelaskan padanya


" tidak aku tidak akan ikut dengan mu, aku akan merawat adik adik ku" ucap jack keras kepala


ken memiringkan alisnya


"menjaga? merawat? seperti ini caramu? jika memang tadi aku tidak datang jadi apa kamu sama adik adikmu? bisa kah kau bayangkan.?" tanya ken


"begini saja aku tau kau berbakat dan tangguh, lawan aku one by one jika kau menang aku tak akan memaksamu namun jika kau kalah ikut lah denganku." ucap ken


"itu yang kau mau.. ayo jangan kau pikir bisa menang" ucap jack