
.
.
Mereka berempat naik ke atas bukit dengan sangat hati hati , karena mereka meyakini Siluman Ular Sisik Ungu tadi pasti memiliki pasangan yang mempunyai kekuatan yang juga sama .
Mereka jika menemukan ranting ranting kayu langsung di masukan ke dalam cincin penyimpanan mereka masing masing , agar nanti jika membutuhkannya tinggal membakarnya , karena mereka yakin di atas puncak bukit ini pasti nanti akan kesulitan untuk mecari kayu bakar.
Setelah sampai di puncak bukit tiba tiba langit langsung mendung tanda akan turun hujan .
Kemudian mereka sepakat untuk beristirahat di bawah sebuah pohon yang sangat besar di puncak bukit ini untuk berteduh di sana.
Karena di puncak bukit ini hanya ada 1 pohon saja dan beberapa gundukan bebatuan .
'' Master , sepertinya aku merasakan ada aura siluman Ular Sisik Ungu di atas pohon itu , master dan yang lainnya jangan ke sana...'' Ucap Mao Li mengingatkan.
'' Terima kasih Mao Li...''
****
'' Sepertinya kita berhenti di sini saja dulu , karena Mao Li mengatakan kalau di pohon itu ada Siluman Ular Sisik Ungu yang sedang bersembunyi...''
Kemudian mereka semua langsung menghentikan langkahnya ketika mendengar di pohon yang akan mereka tempati untuk berteduh ada seekor siluman Ular Sisik Ungu lagi.
'' Terus sekarang kita harus berteduh di mana kakak Yue, karena hanya pohon itu saja tempat paling aman untuk berteduh, apa kita gabungkan saja kekuatan kita untuk menyerang Siluman Ular Sisik Ungu ini...'' ucap nona Xia Junsu.
'' Kita cari tempat lain saja untuk bersembunyi , kita lebih baik menjauh dari pohon ini dan mencari tempat persembunyian Siluman Serigala Guntur, karena kita sekarang harus fokus untuk mendapatkan mustika siluman Serigala Guntur...''
'' Kalau begitu kita bersembunyi di bebatuan itu saja kakak Yue , karena dari bebatuan itu nanti kita bisa melihat seluruh area puncak bukit ini...'' ucap Yuan Jiang sambil menunjukan ke gundukan bebatuan paling tinggi.
Mereka bertiga langsung menyetujui nya karena memang bebatuan ini adalah tempat yang paling tinggi di sana sehingga nanti bisa melihat seluruh area di puncak bukit ini , kemudian mereka langsung berjalan menuju ke sana .
Tapi tiba tiba ada suara mendesis .
Sssstt... Sssstt...
Mereka berempat langsung berbalik badan dan mengeluarkan senjata mereka masing masing.
Ternyata siluman Ular Sisik Ungu sudah mendekat dan ingin melahap putri Xia Yue, karena putri Xia Yue ada di belakang sendiri.
Kemudian putri Xia Yue langsung menebaskan pedangnya berkali kali ke arah mulut siluman Ular ini , sehingga siluman Ular ini langsung menghindari tebasan pedang putri Xia Yue dan berpindah untuk menyerang nona Xia Junsu yang ada di samping putri Xia Yue .
Kemudian nona Xia Junsu langsung melompat untuk menghindari terkaman siluman Ular ini sambil menusukan tombaknya ke arah mata siluman Ular ini.
Siluman Ular ini tidak menghindari tusukan tombak nona Xia Junsu, karena melihat tombak itu hanya tombak biasa dan sangat pendek tidak mungkin bisa menusuk matanya .
Tapi tiba tiba tombak ini langsung memajang sehingga langsung menusuk mata bagian kanan siluman Ular ini .
Melihat nona Xia Junsu berhasil menusuk mata kanan siluman Ular ini kemudian nona Yuan Liyie langsung ikut melompat lalu menebaskan pedangnya hingga berkali kali ke arah ekor nya , dari tebasan pedang nona Yuan Liyie ini keluar siluet busur panah elemen Es yang sangat banyak langsung menusuk ekor siluman Ular ini dan langsung membeku .
Melihat kedua temanya sudah bergerak tuan muda Yuan Jiang tidak tinggal diam , dia langsung melompat sangat tinggi lalu menancapkan tombaknya di kepala siluman Ular dengan sekuat tenaga .
Tombak tuan muda Yuan Jiang menancap dengan telak , membuat siluman Ular ini meronta ronta dan mengibaskan ekornya untuk menyerang tuan muda Yuan Jiang yang telah melukai kepalanya .
Tubuh tuan muda Yuan Jiang langsung terpental dan berguling guling di atas rumputan.
Setelah mengibaskan ekornya , siluman Ular Sisik Ungu ini langsung lemas dan mati seketika karena tusukan tombak tuan muda Yuan Jiang tadi menembus hingga kerongkongan nya.
Kemudian putri Xia Yue langsung menghampiri tubuh tuan muda Yuan Jiang yang masih terkapar di atas rumput , lalu memberinya pil pemulihan untuk memulihkan energinya.
Putri Xia Yue sangat senang melihat kerja sama rekan rekannya ini , karena ini adalah kemajuan yang sangat luar biasa , karena mereka bertiga bisa mengalahkan siluman Ular Sisik Ungu ini mekipun tuan muda Yuan Jiang terkena serangan Siluman Ular ini .
Setelah memberikan pil Pemulihan kemudian putri Xia Yue berjalan mendekati tubuh Siluman Ular Sisik Ungu untuk menarik tombak tuan muda Yuan Jiang dan mengambil mustikanya.
Putri Xia Yue melihat wajah nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie sangat senang .
'' Selamat kalian bertiga sudah bisa mengalahkan siluman Ular Sisik Ungu ini, tapi ini adalah hari pertama , aku yakin kedepannya pasti akan lebih sulit lagi yang akan kita hadapi....''
'' Iya kakak Yue kami mengerti...''
Kemudian putri Xia Yue langsung mengeluarkan botol kosong untuk mengambil bisa siluman Ular ini , putri Xia Yue berencana ingin membuat bubuk racun juga dengan bisa ular ini , karena itu nanti sangat di butuhkan di saat posisi terdesak.
Setelah selesai mengambil mustika ini kemudian putri Xia Yue langsung mencabut tombak milik tuan muda Yuan Jiang , lalu mengambil mustikanya .
'' Maaf , aku akan menyimpan mustika siluman Ular ini lagi , karena aku sangat membutuhkan mustika siluman racun seperti ini...''
'' Iya tidak apa apa kakak Yue , nanti kita pasti akan mendapat lagi yang lainnya...'' ucap nona Xia Junsu.
Kemudian putri Xia Yue menyimpan tubuh siluman Ular ini ke dalam cincinya , lalu mereka bertiga menunggu tuan muda Yuan Jiang yang sedang memulihkan diri.
'' Setelah ini kita berteduh saja di bawah pohon itu , karena di sana sekarang sudah aman...''
'' Iya kakak Yue , aku sangat penasaran dengan siluman Serigala Guntur ini , apakah kakak Yue tahu seperti apa bentuk siluman Serigala Guntur ini...?''
'' Aku tidak pernah melihatnya ~ bersambung ~ adik Junsu , karena siluman ini hanya hidup di gunung Tian Zhong saja , aku yakin bentuk tubuhnya sama persis dengan patung yang ada di halaman akademi Tian Zhong tadi , nanti kita tidak boleh membunuhnya jika bertemu dengan mereka , karena kita hanya boleh mengambil mustikanya yang selalu mengambang di atas kepalanya ...''
'' Jadi seperti itu , aku kira mustika siluman Serigala Guntur ini sama dengan Siluman lain yang ada di dalam kepalanya....'' ucap nona Yuan Liyie.
'' Tidak adik Liyie, serigala Guntur ini adalah spesies siluman langka yang memiliki mustika di luar kepalanya , jika mustika mereka sudah di ambil , maka mereka akan langsung pingsan lalu membentuk mustika baru lagi , makanya akedemi Tian Zhong mengunakan mustika siluman Serigala Guntur ini menjadi salah satu syarat masuk akademi ini , karena mereka tidak akan bisa punah meskipun di buru secara terus menerus...''
'' Terima kasih atas infomasinya kakak Yue , kami baru tahu kalau tidak boleh membunuh siluman Serigala Guntur ini , tapi bagaimana jika nanti kita tidak sengaja membunuhnya ketika mereka menyerang kita...''
'' Tidak ada alasan untuk itu adik Junsu , makanya tergantung kita saja bagaimana cara mendapatkannya...''
Setelah beberapa saat tuan muda Yuan Jiang langsung berdiri lalu mengajak mereka bertiga untuk berteduh di bawah pohon , karena sebentar lagi akan turun hujan .
.
.
...~ bersambung ~...