Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 129 : Membunuh Siluman Ular Sisik Ungu.



.


.


Putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua langsung berlari untuk menyelamatkan nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie yang terkena kibasan ekor siluman Ular Sisik Ungu ini , mereka berdua berjalan ke sana sambil terus menghindari serangan kibasan Ekor siluman Ular ini, tapi mereka berdua bisa menghindarinya dengan mudah , karena kibasan ekor siluman Ular ini tidak tentu arah , karena kedua Siluman Ular tidak bisa melihat .


Setelah sampai di sana kemudian putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua langsung membawa tubuh nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie ke tempat nona Luo Xue , agar segera menyerap racun di sekujur tubuh nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie , karena melihat racun ini membuat kulit mereka berdua tiba tiba mengelupas secara perlahan lahan .


Nona Lou Xue langsung menghentikan penyerapan racun di sekujur tubuhnya ketika mendapat perintah dari Diaken Lian Hua dan putri Xia Yue, nona Luo Xue langsung menyerap racun yang ada di tubuh nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie mengunakan kedua tangannya .


'' Kamu jagalah kedua temanmu ini dan pastikan racun di tubuh kedua temanmu ini menghilang , karena kami berdua akan membunuh kedua siluman Ular ini...'' Ucap Diaken Lian Hua


'' Iya Diaken Lian Hua aku mengerti....''


Kemudian putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua langsung mengeluarkan pedang mereka masing masing , lalu langsung melompat untuk menyerang kedua siluman Ular ini yang masih terus menyerang secara membabi buta.


Kadang mereka berdua juga harus menghindari tembakkan bola racun dari mulut siluman Ular Sisik Ungu ini .


Diaken Lian Hua dan putri Xia Yue melancarkan tebasan pedang mereka masing , ke satu titik saja di tubuh siluman Ular ini , karena siluman Ular Sisik Ungu ini memiliki sisik yang sangat keras sehingga pertahanan tubuhnya sangat kuat , maka dari itu mereka harus menyerang satu titik saja untuk melemahkan pertahanan siluman Ular ini , mereka menebaskan pedang mereka sambil tetap menghindari kibasan ekor siluman Ular ini .


Kadang putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua juga sempat terkena kibasan ekor siluman Ular ini , tapi mereka berdua masih sempat menghalaunya dengan pedang mereka masing masing , sehingga racun yang menyelimuti tubuh Ular Sisik Ungu ini langsung terkena pakaian mereka berdua , setelah berhasil menahan kibasan Ekor ini kemudian mereka langsung menyerang bagian kepala siluman Ular ini dengan cara menembakkan bola energi , untuk mengecoh gerakan siluman Ular Sisik Ungu ini sehingga mereka berdua bisa fokus melukai tubuh siluman Ular ini .


Sayatan demi sayatan membuat luka di tubuh siluman Ular ini semakin dalam , sehingga darah siluman Ular ini langsung mengalir keluar .


Setelah 15 menit berlalu kedua siluman Ular ini akhirnya bisa di kalahkan , karena telah kehabisan darah , kemudian putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua langsung berganti pakaian , karena pakaiannya banyak terkena cipratan racun siluman Ular tadi .


Setelah berganti pakaian kemudian putri Xia Yue menghampiri kedua siluman Ular Sisik Ungu ini , lalu mengeluarkan beberapa botol kosong untuk mengambil racun yang ada di rahangnya , sedangkan Diaken Lian Hua langsung berjalan menghampiri nona Luo Xue yang sedang menyerap racun di tubuh kedua temannya .


Setelah sampai di sana Diaken Lian Hua melihat racun di tubuh nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie sudah berhasil di serap semuanya.


'' Sekarang kalian berdua berganti lah pakaian dulu , karena pakaian kalian berdua sangat kotor...''


'' Iya Diaken Lian Hua...''


Kemudian nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie langsung berjalan ke semak semak pepohonan untuk berganti di sana , sedangkan nona Luo Xue langsung berpamitan untuk menyerap lelehan racun yang telah bercampur dengan sumber air , karena tadi siluman Ular ini berkali kali menembakkan Bola racunnya ke sungai , sedangkan bola racun yang tekena permukaan tanah langsung meresap ke dalam tanah .


Diaken Lian Hua sangat lega karena sudah berhasil membunuh kedua siluman Ular ini, dia sekarang tinggal memikirkan kelompok bandit Lembah Gunung Tianwu saja , karena Diaken Lian Hua yakin mereka akan datang ke desa Jiuli ini ketika menyadari anggota mereka ada yang tidak kembali ke markas .


Diaken Lian Hua sangat berharap Guru putri Xia Yue mau menolong desa ini untuk memberantas kelompok Bandit ini agar tidak meresahkan para warga yang hidup di sekitar Gunung Tianwu ini .


Sedangkan nona Luo Xue masih belum selesai menyerap racun yang telah bercampur dengan sumber air.


'' Diaken Lian Hua , kedua mustika siluman Ular Sisik Ungu itu aku simpan sendiri , karena aku membutuhkan nya untuk membuat pil penawar racun...''


'' Iya tidak apa apa Yue'er, itu jauh lebih baik karena kelompok kalian sangat membutuhkan pil penawar racun ketika menjalankan misi seperti ini...''


'' Terima kasih Diaken Lian Hua sudah mengerti , terus bagaimana dengan kedua tubuh siluman Ular itu , apakah kita akan memberikannya kepada para warga desa ini...''


'' Kalau masalah itu terserah kalian saja , kalau kalian membutuhkannya maka kita bawa pulang saja ke akademi Tian Zhong, tapi jika kalian tidak membutuhkannya maka kita berikan saja kepada para warga desa Jiuli ini...''


'' Bagaimana teman teman , apakah kalian masih membutuhkan poin transfer , karena kedua siluman Ular Sisik Ungu ini nanti bisa di tukarkan poin transfer, tapi jika kalian masih tidak membutuhkan poin transfer maka akan kita berikan kepada warga desa Jiuli ini...?''


'' Kita berikan kepada para warga desa saja kakak Yue , kita nanti bisa menjalankan misi lagi jika ingin mendapatkan poin transfer lagi...'' ucap nona Yuan Liyie.


'' Baiklah kalau begitu kalian berdua silahkan memangil kepala desa Jiu Lang ke sini ,karena dia harus lihat sendiri kalau kita sudah berhasil membunuh kedua siluman Ular Sisik Ungu ini...''


'' Iya kakak Yue...''


Kemudian nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie langsung berjalan ke tempat kepala desa Jiu Lang.


'' Yue'er misi kita di desa ini telah selesai , tapi kita tidak mungkin bisa meninggalkan desa Jiuli ini begitu saja , karena desa ini pasti akan di datangi oleh kelompok Bandit Lembah Gunung Tianwu ketika mereka merasakan anggotanya ada yang tidak kembali ke markas mereka...''


'' Iya Diaken Lian Hua , aku sebelumnya juga berfikir seperti itu , nanti aku akan memanggil Shen Long ke sini untuk membicarakan masalah ini , aku yakin nanti Shen Long pasti mau membantu desa ini , tapi jika dia tidak mau membantu nya karena ini adalah masalah kerajaan , maka aku akan meminta bantuan dari kakek Xin Feng ...''


'' Semoga saja dia mau membantu desa ini , apakah kamu ini masih memiliki hubungan darah dengan kerajaan Xin Dong...? karena setahuku kakek Xin Feng adalah leluhur dari kerajaan Xin Dong yang sering berkunjung ke akademi Tian Zhong....''


Kemudian putri Xia Yue langsung menceritakan siapa sebenarnya kedua orang tuanya dan mengenai hubungannya dengan Leluhur Xin Feng yang sudah dia anggap seperti kakek sendiri .


Diaken Lian Hua sangat terkejut mendengar putri Xia Yue ini adalah anak jendral Xia Han, pemimpin pasukan Penguasa Malam dari kerajaan Xin Dong, karena latar belakang putri Xia Yue ini sangatlah kuat.


.


.


...~ bersambung ~...