Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 65 : Aula klan Xia .



.


.


Setelah sampai di depan aula klan Xia kemudian leluhur Xin Feng langsung di persilahkan masuk oleh penjaga yang ada di depan aula .


Kemudian leluhur Xin Feng langsung berjalan masuk ke dalam aula , setelah masuk ke dalam aula pandangan leluhur Xin Feng langsung tertuju kepada Patriak Xia Cheng dan istrinya Xia Meilin .


Patriak Xia Cheng dan istrinya langsung menundukkan kepalanya ketika di tatap oleh leluhur Xin Feng, jantung mereka langsung berdegup kencang karena mereka berdua yakin leluhur Xin Feng pasti akan menanyakan soal menghilangnya putri Xia Yue.


Sedangkan para tetua klan Xia langsung memberi hormat kepada leluhur Xin Feng, karena mereka tidak memiliki masalah dengan leluhur Xin Feng.


'' Salam leluhur Xin Feng, silahkan duduk dulu...'' ucap salah satu tetua .


'' Salam juga...'' ucap leluhur Xin Feng sambil duduk di kursi kosong .


'' Apakah kalian tahu kemana di mana putri Xia Yue sekarang , karena tadi aku sudah berkeliling klan ini untuk mencarinya , tapi aku tidak menemukan keberadaanya...? tanya leluhur Xin Feng berpura pura tidak tahu.


'' Senior tidak akan menemukan putri Xia Yue di sini , karena 1 tahun yang lalu dia sudah pergi dari klan ini...'' ucap tetua Xia


Yaoyan.


'' Kalau boleh tahu ke mana perginya , karena aku akan mencari keberadaanya...''


'' Dia sekarang ada di klan cabang yang ada di kota Fengluo , menurut kabar berita tapi dia sudah memutuskan untuk keluar klan Xia dan menjadi seorang wanita penghibur di salah satu rumah bordil di kota Fengluo...'' ucap tetua Xia Yaoyan.


'' Kenapa kalian tidak mencarinya untuk menjemputnya , bagaimana pun juga dia adalah anggota klan kalian...?


'' Maaf sebelumnya senior Xin Feng, karena kami memiliki tugas yang sangat banyak di klan ini , jadi kami tidak ada waktu untuk mencarinya...'' ucap tetua Xia Yaoyan.


Kemudian leluhur Xin Feng langsung mengalihkan pandangannya ke arah Patriak Xia Cheng, karena ingin mendengar alasan dari Patriak Xia Cheng sebagai pemimpin klan Xia ini .


'' Bagaimana denganmu Patriak Xia Cheng, apakah kamu sudah mencari keberadaan putri Xia Yue...?


Patriak Xia Cheng sedikit bingung harus berkata jujur atau tidak , kalau berkata jujur maka kebusukannya di klan ini akan terbongkar , tapi jika dia berbohong maka nyawa adalah taruhannya , karena selama ini sudah mengelabuhi para anggota organisasi Pasukan Penguasa Malam yang mengantarkan jatah bulanan untuk putri Xia Yue.


Setelah di pikir pikir Patriak Xia Cheng memilih untuk menutupi perbuatannya , dari pada berkata jujur maka reputasinya akan tercoreng , karena para tetua yang ada di klan ini sudah mempercayakan klan ini kepadanya .


'' Iya senior Xin Feng , aku sudah mencarinya ke berbagai tempat di kota Fengluo dan kota sekitarnya , karena mata mata ku sudah tersebar di sana , tapi sampai saat ini kami masih belum menemukannya...''


'' Jadi seperti itu , berarti sekarang kau harus menyelesaikan masalahmu dengan para anggota pasukan Penguasa Malam , aku tidak mau ikut campur dengan masalah ini , kau harus menyesaikan masalahmu sendiri dengan mereka , karena selama ini kau telah membohongi mereka kalau putri Xia Yue masih ada di klan ini , seharunya kau berkata jujur kepada anggota organisasi Pasukan Penguasa Malam agar mereka yang mencari keberadaan putri Xia Yue ...'' ucap leluhur Xin Feng sambil berdiri lalu pergi dari sana .


Deggh... akhirnya yang Patriak Xia Cheng takutkan terjadi , berarti leluhur Xin Feng tadi hanya memancing mancing saja , sedangkan para tetua klan Xia yang ada di sana sangat terkejut mendengar berita ini , berarti Patriak Xia Cheng ada sangkut pautnya dengan kepergian putri Xia Yue dari klan ini .


Kemudian tetua Xia Yaoyan langsung membuka suara untuk mencairkan suasana .


'' Saudara Xia Cheng , sekarang katakan kepada kami dengan sejujur-jujurnya , apa sebenarnya yang kau ketahui tentang putri Xia Yue, karena ini adalah masalah yang sangat serius , kita tidak mungkin bisa menghadapi kekuatan tempur organisasi Pasukan Penguasa Malam jika kita memang terbukti bersalah , aku yakin saudara Xia Cheng memiliki alasan tersendiri sehingga menutup-nutupi kejadian ini dari anggota organisasi pasukan Penguasa Malam....? ucap tetua Xia Yaoyan.


'' Maaf saudara Yaoyan , aku sengaja menutupi kejadian ini karena aku tidak ingin kita terkena amukan anggota pasukan Penguasa Malam karena telah lalai menjaga putri Xia Yue , tapi selama ini aku sudah berusaha untuk mencari keberadaanya yang telah meninggalkan klan , maaf aku tidak melibatkan kalian dalam masalah ini agar kalian semua tetap fokus untuk melakukan pekerjaan kalian di klan ini , agar bisnis klan Xia bisa bersaing dengan 4 klan besar di kota Xiang ini , karena itu juga untuk kesejahteraan anggota klan ini...'' ucap Patriak Cheng mengelabuhi mereka yang ada di sana.


Istri Patriak Xia Cheng sangat kagum melihat suaminya berhasil mengelabuhi para tetua klan Xia , karena rencananya pasti akan berhasil menjadikan putri nya Xia Xue sebagai istri putra mahkota dari kerajaan Xin Dong , selama tidak ada orang yang mengungkap kejadian sebenarnya dengan putri Xia Yue.


'' Terus sekarang kita harus bagaimana , apakah perlu kita juga ikut mencarinya...?


'' Tidak perlu saudara Yaoyan , karena mata mataku sudah tersebar di kota Fengluo dan sekitarnya untuk mencari keberadaan putri Xia Yue, aku ingin kalian semua tetap fokus pada pekerjaan kalian masing masing , urusan dengan organisasi Pasukan Penguasa Malam nanti akan aku bicarakan dengan mereka lagi karena aku menjalin hubungan baik dengan mereka ....''


'' Baiklah kalau begitu kami semua akan percayakan masalah ini kepada saudara Xia Cheng...''


'' Terima kasih kalian sudah mempercayakan masalah ini kepadaku , apakah di antara kalian sudah tidak ada yang ingin bertanya lagi atau masih ada kendala di dalam bisnis kita ...''


Kemudian semua tetua klan Xia satu persatu mengelengkan kepalanya , karena mereka tidak mendapat masalah sama sekali dalam bisnis klan ini .


'' Baiklah , kalau begitu aku akhiri acara rapat kita hari ini , kalian semua kembalilah ke tempat kalian masing , jika mendapat masalah sedikit saja jangan sungkan sungkan untuk melaporkannya kepadaku...'' ucap Patriak Xia Cheng meyakinkan mereka .


Kemudian para tetua yang ada di sana langsung membubarkan diri untuk kembali ke tempatnya masing masing .


Setelah semua tetua klan Xia telah keluar kemudian patriak Xia Cheng dan istrinya langsung berdiskusi di sana membahas masalah tentang putri Xia Yue.


.


****


.


Di sebuah kedai makanan yang ada di kota Xiang.


Leluhur Xin Feng memutuskan untuk bersantai di sana dan tinggal di kota Xiang untuk mencari informasi tentang putri Xia Yue, karena bagaimana pun caranya dia harus menemukan keberadaan putri Xia Yue, karena dia adalah amanah dari jendral Xia Han orang kepercayaan nya dulu .


.


.


...~ bersambung ~...