Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 51 : Pertarungan dengan tuan muda Jun Xiao.



.


.


Semua orang yang ada di sana langsung pergi ke tempat pelatihan , sehingga suasana di halaman klan Zhao menjadi sepi , hanya tinggal beberapa orang saja yang menjaga pelelangan di sana.


Setelah sampai di tempat pelatihan klan Zhao kemudian putri Xia Yue menurunkan Mao Li lalu berjalan ke tengah area pelatihan bersama tuan muda Jun Xiao.


Kemudian tuan muda Zhao Cheng juga ikut berjalan ke tengah tengah untuk mengumumkan kesepakatan dalam pertarungan ini .


'' Nona Xia Yue dan tuan muda Jun Xiao, aku ingin mendengar kesepakatan kalian dalam pertarungan , agar semua orang yang hadir di sini juga mengerti kesepakatan kalian di dalam pertarungan ini...''


'' Sebenarnya yang membuat tantangan ini adalah aku sendiri , karena tuan muda Jun Xiao tidak terima adiknya melakukan perjanjian tadi , padahal yang membuat taruhan tadi adalah adiknya sendiri , tapi dia justru menyalahkan aku karena menurutnya aku keterlaluan memperlakukan nona Jun Yunxue....''


'' Kamu memang keterlaluan nona Xia Yue, adikku adalah putri satu satunya dari klan Jun , tapi di sini kau justru memperlakukan adikku seperti pelayan...'' ucap tuan muda Jun Xiao membela diri .


'' Sudahlah jangan di teruskan , terus dalam pertarungan kalian kali ini , yang kalah terkena hukuman apa agar kalian berdua bisa puas....?


'' Aku ingin yang kalah harus di hapus kultivasinya , itu saja yang aku inginkan....'' ucap putri Xia Yue.


'' Terus bagaimana dengan tanggapanmu saudara Jun Xiao, apakah kamu menyetujui tantangan nona Xia Yue....''


'' Aku akan menyetujui tantangan nona Xia Yue , apapun hasilnya aku tidak akan menyesalinya...''


'' Baiklah , kalau begitu aku akan mengumumkan kepada semua orang yang ada di sini bahwa kalian akan bertarung dan yang kalah akan di hapus kultivasinya , setelah kejadian ini ku harap masalah kalian berdua telah selesai di sini , aku tidak ingin masalah kalian berdua menjadi masalah yang besar , terus siapa yang akan akan menghapus kultivasi kalian , karena kita harus memiliki orang yang sangat kuat untuk menghapus kultivasi seseorang...'' ucap tuan muda Zhao Cheng.


'' Nanti biar guruku yang akan menghapus kultivasi di antara kami berdua....'' ucap putri Xia Yue sambil menunjuk ke arah Shen Long .


'' Baiklah , setelah ini nona Xia Yue dan tuan muda Jun Xiao akan bertarung , kita semua akan menyaksikan pertarungan mereka berdua , nanti yang kalah dalam pertarungan ini , maka kultivasi akan di hapus....'' ucap tuan muda Zhao Cheng lantang , sehingga semua orang yang ada di sana bisa mendengarnya.


Sebagian mereka sangat menyangkan jika yang kalah akan di hapus kultivasinya , karena itu sangat merugikan padahal mereka mendapat kan kelautan mereka butuh waktu dan Sember daya yang sangat mahal , mereka meyakini yang membuat kesepakatan ini adalah tuan muda Yun Xiao karena tidak terima adiknya telah di permalukan oleh putri Xia Yue.


Setelah tuan muda Zhao Cheng pergi dari sana , suasana di sana langsung hening sesaat , kemudian putri Xia Yue langsung mengeluarkan pedangnya untuk segera memulai pertarungan , sedangkan tuan muda Jun Xiao mengeluarkan senjata pusaka nya berupa tombak.


Putri Xia Yue sedikit berhati hati melihat tuan muda Jun Xiao mengunakan tombak sebagai senjata nya , karena serangan tombak adalah serangan jarak jauh , sedangkan pedang miliknya adalah serangan jarak dekat , tapi putri Xia Yue bisa bersyukur karena dia sudah bisa menguasai tehnik berpedang dari jarak jauh .


'' Tuan muda Jun Xiao, kamu jangan segan kepadaku , meskipun aku adalah seorang wanita...'' ucap putri Xia Yue sambil meliuk liuk tubuh dan pedangnya , lalu menebaskan pedangnya ke arah tuan muda Jun Xiao hingga berkali .


'' Haiyatt...''


Dari tebasan pedang putri Xia Yue keluar siluet bulan sabit yang sangat benyak berputar putar ke arah tuan muda Jun Xiao.


Melihat ada serangan mendekat kemudian tuan muda Jun Xiao langsung menangkis semua siluet bintang sabit ini sangat mudah , karena dia sudah sering berlatih tanding seperti di akademi Tian Zhong.


Kemudian putri Xia Yue langsung menangkis tusukan tombak ini dengan pedangnya , lalu menyerang balik tuan muda Jun Xiao dengan tebasan pedangnya .


Mereka saling jual beli serangan tebasan pedang dan tusukan tombak , membuat semua orang yang ada di sana jadi tegang , karena berkali kali melihat putri Xia Yue hampir terkena tusukan tombak dari tuan muda Jun Xiao, nona Jun Yunxue sangat senang melihat putri Xia Yue berhasil di serang bertubi tubi oleh kakaknya , nona Jun Yunxue yakin kakaknya bisa mengalahkan putri Xia Yue .


'' Ayo kakak , kalahkan ****** ini , agar dia menjadi sampah dan tidak angkuh lagi....'' ucap nona Jun Yunxue memberi semangat .


Setelah 15 menit berlalu putri Xia Yue sedikit terpojok karena berkali kali terkena tusukan tombak tuan muda Jun Xiao, tapi tusukan tombak ini hanya luka luka ringan saja .


Putri Xia Yue sengaja tidak mengeluarkan pusaka bulan bintang miliknya dan serangan bola energi , karena menunggu tuan muda Jun Xiao lengah dulu , sambil bertarung putri Xia Yue menelan pil Pengumpul Energi agar energi di dalam tubuhnya tidak terkuras habis .


Setelah 10 menit berlalu tuan muda Jun Xiao semakin membabi buta dan semakin bersemangat menyerang putri Xia Yue dengan beberapa variasi serangan tombaknya , kadang tuan muda Jun Xiao juga melancarkan serangan menyelinap mengunakan tembakan bola energi , ketika putri Xia Yue lengah , membuat tuan muda Jun Xiao semakin berada di atas angin dan percaya diri bisa mengalahkan putri Xia Yue .


'' Matilah kau ******...'' ucap tuan muda Jun Xiao sambil menusukkan tombaknya dengan kekuatan penuh ke arah perut putri Xia Yue.


Putri Xia Yue langsung memutarkan tubuh nya sehingga tusukan tombak berhasil di hindarinya , kemudian putri Xia Yue langsung menggenggam ujung tombak dengan tangan kirinya , sehingga tuan muda Jun Xiao sangat murka karena tombaknya tidak bisa di gerakkan .


Setelah beberapa saat tuan muda Jun Xiao sangat terkejut melihat tiba tiba di kanan kiri tubuh putri Xia Yue muncul pusaka berbentuk bulan dan bintang yang terus berputar putar seperti pusaran angin yang langsung menerjang ke arah kepalanya .


Tuan muda Jun Xiao langsung menghindari serangan pusaka bulan bintang ini dengan menundukkan kepalanya agar kepala bisa selamat , karena sekarang dia juga harus mempertahankan tombaknya agar tidak terlepas dari genggamannya , melihat tuan muda Jun Xiao sedang menunduk kemudian putri Xia Yue langsung menembakkan bola energi hingga berkali kali dengan sangat cepat .


Duarrrrr.... duarrrrr....


Bola energi ini berhasil mengenai tubuh tuan muda Jun Xiao yang sedang membungkuk .


Tuan muda Jun Xiao masih bisa menguasai tubuhnya meskipun terkena tembakan bola energi , kemudian tuan Jun Xiao langsung menarik tombaknya dengan sekuat tenaga sehingga tombaknya berhasil terlepas dari genggaman tangan kiri putri Xia Yue .


Tuan muda Jun Xiao sedikit bernafas lega setelah tombaknya berhasil terlepas dari genggaman tangan putri Xia Yue , tapi tuan muda Jun Xiao melupakan pusaka bulan bintang di belakangnya yang sedang berputar putar menerjang ke arah punggungnya .


'' Awas di belakangmu...'' teriak nona Jun Yunxue lantang agar kakaknya tidak lengah .


Mendengar ada teriakan adiknya kemudian tuan muda Jun Xiao langsung berbalik Xia Yue dan rekan rekannya. Xia Yue dan rekan rekannya. badan untuk melihatnya , dengan sigap tuan muda Jun Xiao langsung menangkis serangan pusaka Bulan Bintang dengan tombaknya , melihat ada kesempatan kemudian putri Xia Yue langsung menusuk nya dari belakang .


Arghhhhh... arghhhhh....


Pedang putri Xia Yue berhasil menusuk dengan telak bagian punggung tuan muda Jun Xiao , karena tuan muda Jun Xiao masih berusaha menangkis pusaka bulan bintang.


.


.


...~ bersambung ~...