
.
.
Setelah keluar dari dalam goa kemudian mereka semua langsung duduk di bebatuan yang ada di depan goa .
Lalu mereka langsung berbincang bincang sambil menikmati suasana sore di sana .
'' Nona Xia Yue , bagaimana dengan misi pertama kalian . Apakah sudah berhasil...?''
'' Berhasil tuan muda Lin Shuya...''
Kemudian putri Xia Yue langsung menceritakan bagaimana cara mereka menyelesaikan misi yang mereka ambil kemarin , putri Xia Yue menceritakan dengan detail dan kejadian kejadian yang mereka alami ketika perjalanan menuju desa Jiuli dan bertemu dengan para bandit .
Tapi putri Xia Yue tidak menceritakan kejadian di desa Lianzhi , karena itu adalah rahasia mereka.
'' Kami berlima jadi ingin mencoba menjalankan misi juga , terus bagaimana caranya...?''
'' Apakah kalian tidak di jelaskan oleh diaken pembimbing kalian...?''
'' Tidak nona Xia Yue, karena dulu diaken kami hanya menjelaskan tentang poin transfer saja...''
'' Kalau begitu besok temui Diaken kalian dan mintalah untuk mendampingi kalian menjalankan misi , karena jika masih pertama kali kalian harus ada yang membimbingnya agar misi kalian bisa terselesaikan...''
'' Iya nona Xia Yue, kalau begitu besok kami akan menemui Diaken kami , karena kami juga masih pertama kali . Mungkin nanti setelah kami berhasil menyesaikan misi ini maka kami akan menjalan kan misi sendiri...''
'' Kamu benar tuan muda Lin Shuya, nanti setelah kalian telah berhasil menjalankan 1 misi maka kalian bisa mencoba menjalankan misi sendiri agar kalian mendapat poin transfer lebih banyak . Tapi usahakan mengambil misi yang mudah dulu agar tidak sampai gagal...''
'' Iya nona Xia Yue, terima kasih atas sarannya...''
Setelah hari sudah malam kemudian mereka semua langsung masuk ke dalam goa untuk melihat kondisi tuan muda Yuan Jiang.
Mereka semua sangat bersyukur melihat tubuh tuan muda Yuan Jiang sudah tidak mengeluarkan hawa dingin lagi .
Sehingga mereka semua memutuskan untuk beristirahat dulu , karena melihat tuan muda Yuan Jiang masih fokus menyerap sumber daya .
.
****
Keesokan harinya tuan muda Lin Shuya dan rekan rekannya berpamitan untuk menjalankan misi .
Kemudian mereka berlima langsung keluar dari goa , setelah mereka keluar kemudian nona Yuan Liyie dan nona Xia Junsu juga berpamitan untuk berlatih di dekat danau di pelataran murid luar .
Sehingga di dalam goa hanya tinggal putri Xia Yue dan nona Luo Xue saja.
'' Adik Xue'er, kamu tetap di sini saja bersama ku . Aku sekarang akan membuat pil dulu sedangkan kamu bisa mempelajari kitab cara mengunakan Pusaka Kipas waktu itu...''
'' Iya kakak Yue...''
'' Nanti jika ada yang ingin kamu tanyakan maka langsung tanyakan saja kepadaku saat aku telah selesai menyempurnakan pil , karena setiap 45 menit aku akan beristirahat sebentar...''
'' Tapi tunggu sebentar , karena aku baru pertama ini membaca sebuah kitab...''
'' Iya tidak apa apa , sekarang keluarkan lah kitab dan pusaka kipas itu dulu...''
Kemudian nona Luo Xue langsung mengeluarkan pusaka kipas dan kitabnya .
Putri Xia Yue yakin pusaka Kipas ini adalah pusaka yang sangat luar biasa , karena ini dulunya adalah pusaka milik seorang Patriak sekte pil.
'' Sekarang tolong teteskan darah mu ke permukaan pusaka kipas itu dulu , karena setiap pusaka harus di kontrak dulu agar pusaka itu mengenalimu...''
Nona Luo Xue langsung melukai tanganya untuk mengeluarkan darahnya , setelah darahnya sudah keluar kemudian nona Luo Xue langsung meneteskan darah nya tepat di ganggang pusaka kipas .
Setelah beberapa saat pusaka kipas itu tiba tiba langsung bergetar-getar sehingga nona Luo Xue langsung melepaskan pegangannya .
Pusaka kipas ini langsung mengeluarkan asap putih yang langsung berubah menjadi tubuh seorang wanita yang sangat cantik .
Kemudian putri Xia Yue langsung memberi isyarat kepada nona Luo Xue untuk menyapanya .
'' Salam senior , namaku adalah Luo Xue dan ini adalah kakakku Xia Yue....''
'' Salam kenal kalian berdua namaku adalah Nuyan Ling , aku adalah roh penjaga pusaka Angin Kehampaan . Kalau boleh tahu kenapa pusaka ini bisa berada di tangan kalian , karena kalian bukanlah keturunan dari klan Nuyan ...?''
'' Maaf senior Nuyan Ling , aku yang menemukan pusaka ini di dalam makan alkemis Nuyan Tian yang ada di desa Lianzhi . Dia yang mengijinkan aku membawa pusaka ini...''
'' Jadi seperti itu , berarti pusaka ini memang telah memilih kalian . Apakah kalian sudah bisa mengunakan pusaka ini...''
'' Belum senior , karena baru hari ini adikku ingin mempelajari kitab dan cara mengunakan pusaka ini...''
'' Baiklah kalau begitu , aku akan menjelaskan secara singkat saja mengenai pusaka ini . Sebenarnya pusaka kipas ini hampir sama dengan pusaka kipas pada umunya yang bisa mengeluarkan angin , tapi berbeda dengan pusaka kipas ini karena pusaka ini justru menyerap angin yang terkena kibasan kipas ini . Jadi jika seseorang yang terkena kibasan kipas ini tidak akan bisa bernafas selama kurang lebih 1 menit , saat itulah waktu yang tepat untuk menyerang musuh kalian . Hanya itu yang bisa aku jelaskan kepada kalian tentang pusaka Angin Kehampaan ini ...''
'' Iya senior terima kasih , secara garis besarnya aku sudah mengerti . Nanti kami akan membaca kitab ini jika ada yang tidak kami fahami...''
'' Ya benar , semua cara mengunakan pusaka ini ada di dalam kitab itu termasuk pengabungan dengan serangan lain . Tapi jika kalian ada yang tidak mengerti maka kalian bisa memanggilku kapan saja , hanya saja aku tidak bisa berlama lama berada di luar seperti ini karena waktu ku hanya 5 menit saja dalam waktu satu hari...''
'' Iya senior terima kasih...''
Kemudian tubuh roh penjaga Nuyan Ling langsung berubah menjadi asap lagi , lalu masuk ke dalam pusaka Kipas .
'' Adik Xue'er, kamu sunguh sangat beruntung memiliki pusaka Kipas ini , karena pusaka ini bisa melemahkan musuhmu ketika berhadapan denganmu . Kamu harus bisa memiliki serangan lain ketika musuhmu sedang kehabisan nafas , jadi sekarang kau belajarlah untuk menciptakan serangan lain yang bisa kau gunakan untuk menyerang musuhmu...'' ucap putri Xia Yue menjelaskan.
'' Menurut kakak Yue serangan apa yang cocok di gunakan untuk menyerang musuh saat mereka kehabisan nafas...'' ucap nona Luo Xue meminta saran.
Kemudian putri Xia Yue langsung mencoba berfikir mengenai serangan yang cocok untuk nona Luo Xue ini .
'' Adik Xue'er, apakah kamu bisa memanipulasi udara di sekitarmu dengan racunmu , karena menurutku itu adalah serangan yang cocok agar musuhmu justru menghirup racunmu ketika mereka kehabisan nafas ...''
'' Bisa kakak Yue , karena aku sekarang juga mempelajari cara mengendalikan racun agar bisa menyebar di sekitar tubuhku . Apalagi sekarang kekuatanku sudah menerobos satu tingkat , jadi aku sekarang memiliki energi racun yang lebih banyak lagi ...''
'' Baiklah kalau begitu sekarang belajarlah tehnik itu dulu , karena aku akan membuat pil....''
'' Silahkan kakak Yue...''
Kemudian putri Xia Yue langsung berjalan ke tempat biasanya memurnikan pil , sedangkan nona Luo Xue tetap di dekat mulut goa untuk berjaga dan mempelajari tehnik manipulasi racun.
.
.
...~ bersambung ~...