Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 142 : Memberi penjelasan.



.


.


Hanya butuh lima menit saja mereka bisa mengalahkan ketiga bawahan kepala desa Liu Wang dengan sangat mudah , ini semua berkat bantuan dari Diaken Lian Hua dan nona Luo Xue .


'' Sekarang kalian berdua segeralah pulang ke rumah untuk menjemput mereka bertiga , karena setelah ini para warga pasti akan segera berkumpul...''


'' Iya Diaken Lian Hua , tapi aku akan meminumkan pil ini agar mereka tutup mulut mengenai ruang bawah tanah yang ada di bawah balai desa ...''


'' Iya silahkan Yue'er...''


Kemudian putri Xia Yue menghampiri mereka satu persatu yang masih tersadar , hanya saja energi dan tubuh mereka penuh dengan luka .


Setelah meminumkan pil penjerat hati putri Xia Yue langsung memperingatkan mereka agar tidak membuka rahasia ruang bawah tanah yang ada di bawah balai desa .


Putri Xia Yue kemudian menjelaskan kalau pil yang telah mereka telan adalah pil Penjerat hati , jadi jika mereka tidak menuruti perintahnya atau melanggar larangannya maka jiwanya akan langsung terbakar .


'' Aku tidak sudi menjadi budakmu , aku akan mengatakan kepada warga bahwa kalian telah menemukan harta itu...'' Ucap wanita yang ada di hadapan putri Xia Yue.


Setelah beberapa saat tubuh wanita ini langsung menggeliat liat sambil berteriak .


'' Arghhh....panas....panas...''


Tubuh wanita ini menggeliat-liat hampir satu menit , lalu langsung mati dengan kondisi kulit nya mengelupas seperti terbakar sesuatu yang sangat panas .


Kedua pria yang tersisa sangat ketakutan melihat istri kepala desa Liu Wang telah mati , kemudian mereka berdua langsung menganguk kan kepalanya karena mereka tidak ingin mati jika tidak mau menuruti perkataan gadis ini .


Diaken Lian Hua baru kali ini melihat orang yang jiwanya terbakar , dia sangat kagum kepada putri Xia Yue yang telah berhasil menciptakan pil ini .


Sebelum pergi putri Xia Yue memberikan satu butil pil kepada Diaken Lian Hua agar di berikan kepada kepala desa Liu Wang yang terikat di balai desa .


Kemudian putri Xia Yue dan nona Xia Junsu langsung pergi dari sana , sedangkan diaken Lian Hua dan nona Luo Xie langsung mengurusi ketiga bawahan kepala desa Liu Wang yang baru saja mereka kalahkan .


****


Setelah sampai di halaman rumah Diaken Lian Hua Mao Li langsung berlari lalu melompat di bahu putri Xia Yue.


'' Bagaimana keadaan di sini tadi malam , apakah tidak ada masalah...?''


'' Ada Master, tadi ada 3 orang ke sini 2 pria dan 1 wanita , tapi aku berhasil mengusir mereka dengan menyerang mereka mengunakan cakar ku...''


'' Bagus lah kalau begitu , aku baru saja bertemu dengan mereka bertiga di depan balai desa ketika aku akan pulang ke sini . Tapi aku sudah mengalahkan mereka...''


Kemudian nona Xia Junsu langsung mengetuk pintu rumah diaken Lian hua.


Setelah beberapa saat nona Lian Xielin keluar dari rumahnya .


'' Ternyata kamu kakak Xia Yue dan kakak Xia Junsu , terus di mana kakak Lian Hua'er...?''


'' Diaken Lian Hua sekarang masih baik saja di balai desa Lianzhi bersama kedua temanku...''


'' Syukurlah , kalau boleh tahu kakak Xia Yue dan kakak Xia Junsu ada perlu apa datang ke sini . Apakah ingin mengambil sesuatu...?''


'' Diaken Lian Hua memintaku untuk mengajakmu dan mengajak ibu Lian Xhie ke balai desa sekarang juga , untuk menjelaskan kepada para warga mengenai kejahatan yang di lakukan oleh kepala desa Liu Wang. Apakah ibu Lian Xhie sekarang sudah bisa berjalan...?''


'' Sudah kakak Xia Yue...''


'' Baiklah kalau begitu , nanti aku akan menunggumu di sini . Karena sekarang aku akan membebaskan alkemis Liu Cong juga...''


Sedangkan putri Xia Yue dan nona Xia Junsu berjalan ke gudang tempat menyekap alkemis Liu Cong.


Alkemis Liu Cong sedikit takut melihat putri Xia Yue datang ke sana , karena dia tidak tahu kedepannya nasib nya akan seperti apa.


'' Alkemis Liu Cong , hari ini aku akan membebaskan mu . Tapi dengan satu syarat...''


'' Iya nona , katakan saja apa syaratnya . Nanti aku pasti akan melakukannya...''


'' Kamu harus bersaksi tentang kejahatan kepala desa Liu Wang di depan warga desa Lianzhi ini , apakah kamu bersedia...?''


'' Aku bersedia nona , tapi nona harus menjamin keselamatan keluargaku jika aku ingin membuat pernyataan ini....''


'' Aku tadi malam sudah menangkap kepala desa Liu Wang dan 2 penjaga balai desa , tadi pagi aku juga telah menangkap 2 pria lagi bersama seorang wanita yang memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 4 tahap awal. Apakah masih ada lagi bawahan kepala desa Liu Wang yang harus aku tangkap....?''


'' Tidak ada nona , karena semua bawahan tetua Liu Wang telah nona tangkap . Sedangkan yang wanita itu adalah istrinya . Jadi sekarang sudah tidak ada lagi yang akan mengancam keselamatan keluargaku...?''


Kemudian putri Xia Yue mengintrusikan nona Xia Junsu untuk melepaskan ikatan alkemis Liu Cong.


Setelah alkemis Liu Cong telah terbebas kemudian mereka bertiga langsung keluar dari sana lalu menunggu di teras rumah .


'' Akhirnya aku bisa bebas juga...'' batin alkemis Liu Cong sangat lega.


Setelah 5 menit belalu ibu Lian Xhie dan nona Lian Xielin keluar dari rumah , lalu nona Lian Xielin langsung menutup pintunya dengan rapat .


Putri Xia Yue melihat ibu Lian Xhie kesehatannya masih belum stabil , karena wajahnya masih sedikit pucat.


Setelah nona Lian Xielin menutup pintu rumah , kemudian mereka berlima langsung berjalan dengan santai menuju balai desa Lianzhi.


Alkemis Liu Cong berjalan di depan sendiri , sedangkan yang lainnya ada di belakangnya sambil berbincang bincang.


Putri Xia Yue langsung menceritakan kejadian tadi malam di balai desa Lianzhi termasuk ketika berada di dalam ruang bawah tanah tempat makan alkemis Nuyan Tian.


Ibu Lian Xhie akhirnya mengerti alasan tetua Liu Wang tega membunuh suaminya karena harta yang ada di ruang bawah tanah teryata sangat banyak dan sangat berharga.


Setelah sampai di balai desa Lianzhi ternyata di sana sudah banyak para warga yang berkumpul .


Para warga ini langsung menyapa ibu Lian Xhie dengan ramah .


Para penjaga gerbang juga ikut hadir di sana untuk meminta penjelasan dan berdiskusi mengenai pemimpin desa ini kedepannya .


Melihat ibunya dan alkemis Liu Cong telah datang kemudian Diaken Lian Hua langsung menyapa semua warga desa Lianzhi yang hadir di sana.


Lalu menceritakan semua kejadian yang menimpa ayah dan ibunya yang telah di racuni oleh kepala desa Liu Wang , sehingga dia dan muridnya langsung bergerak cepat untuk menangkap kepala desa Liu Wang.


Tapi Diaken Lian Hua tidak menceritakan soal ruang bawah tanah yang ada di bawah balai desa ini , diaken Lian Hua mengatakan kejadian ini adalah murni karena ingin perebutan kursi kepala desa .


Kemudian ibu Lian Xhie memberi penjelasan kepada para warga karena dirinya adalah korban yang di racuni secara terus menerus oleh alkemis Liu Cong ini .


Sedangkan alkemis Liu Cong mengatakan kalau dirinya terpaksa melakukan ini karena di ancam oleh kepala desa Liu Wang , jika tidak mau menurutinya maka dirinya dan keluarganya akan di bunuh .


Para warga warga desa Lianzhi bisa menerima alasan dari Diaken Lian Hua , karena kematian kematian ayahnya dulu ketika pemilihan kepala desa akan di mulai .


Diaken Lian Hua sangat lega mendengar para warga ini mau percaya kepadanya.


.


...~ bersambung ~...