
.
.
Setelah berhasil menusuk punggung tuan muda Jun Xiao, kemudian putri Xia Yue langsung menarik kembali pedangnya sehingga darah tuan muda Jun Xiao langsung menyembur dan berceceran di atas permukaan tanah.
Dengan tubuh terhuyung huyung kemudian tuan muda Jun Xiao langsung berbalik badan untuk menyerang putri Xia Yue dengan tusukan tombaknya , karena bagaimana pun caranya dia harus mengalahkan putri Xia Yue agar kultivasinya tidak menghilang , tapi ketika akan menusuk kan tombaknya , pusaka Bulan Bintang langsung menusuk dan menyayat punggung tuan muda Jun Xiao dari belakang.
Jlebb... crash....
Arghhhh... arghhhhh.....
Teriak tuan muda Jun Xiao kesakitan , tapi pusaka bulan bintang ini langsung terlepas dari punggung nya lalu menusuk dan menyayat nya hingga berkali kali.
Setelah 5 menit berlalu tuan muda Jun Xiao langsung tumbang ke tanah , karena kehabisan energi dan darah yang terus keluar dari punggungnya .
Kemudian putri Xia Yue langsung menarik pusaka bulan bintang lalu menyimpannya ke dalam kedua tangan tangannya , kemudian putri Xia Yue langsung melambaikan tangannya ke arah Shen Long.
Kemudian Shen Long langsung berjalan ke tempat putri Xia Yue bersama Mao Li di belakangnya , begitu juga dengan nona Jun Yunxue, dia langsung berlari ke tempat kakaknya ketika melihat kakaknya telah di kalahkan oleh putri Xia Yue.
Nona Jun Yunxue langsung memeluk tubuh kakaknya yang berbaring lemah di atas tanah .
'' Nona Xia Yue, kau sungguh kejam dan tidak punya hati , aku tidak akan melupakan kejadian ini , suatu hari nanti aku akan membalas berkali kali lipat kejadian ini...'' ucap nona Jun Yunxue sambil mengepalkan tanganya.
Putri Xia Yue hanya tersenyum saja mendengar ancaman Nona Jun Yunxue , kemudian putri Xia Yue langsung memalingkan wajahnya ke arah Shen Long .
'' Shen Long , sesuai kesepakatan tadi aku ingin kamu menghapus kultivasi pemuda tidak tahu diri itu...''
Shen Long yang mengerti kemudian mendekati tubuh tuan muda Jun Xiao yang sedang berbaring .
'' Jangan mendekat , jika kau masih punya hati kau jangan sampai melukai kakakku yang sudah terluka seperti ini , kakak ku Jun Liyao adalah murid dalam akademi Tian Zhong , dia pasti tidak akan tinggal diam jika kau menghapus kultivasi kakakku ini ...'' ucap nona Jun Yunxue sambil berdiri menghalangi Shen Long .
'' Yue'er, bagaimana dengan gadis ini , apakah boleh aku menghapus kultivasinya juga...''
'' Apa boleh buat , kalau dia memang ingin mengantikan kakaknya , aku lebih setuju karena masalah ini juga berawal dari dia....'' ucap putri Xia Yue.
'' Nona , apakah benar kau yang akan menggantikan hukuman ini...?
Nona Jun Yunxue langsung minggir mendengar apa yang di katakan oleh Shen Long , karena dia tidak mungkin mau mengantikan kakaknya .
Setelah nona Jun Yunxue telah minggir kemudian Shen Long langsung menghampiri tubuh tuan muda Jun Xiao lalu menciptakan pemadatan energi di tanganya , kemudian langsung menembakkan ke perut bagian bawah tepat di dantian nya .
Arghhhh....
Teriak tuan muda Jun Xiao sambil memuntahkan seteguk darah dan langsung pingsan .
Nona Jun Yunxue langsung memeluk tubuh kakaknya sambil menangis.
Semua orang yang ada di sana sedikit tercengang melihat nasib tuan muda Jun Xiao, mereka yang ada di sana langsung mencibir nona Jun Yunxue karena masalah ini berawal dari dia , seandainya nona Jun Yunxue tidak menggangu dan merendahkan nona Xia Yue pasti kejadian seperti ini tidak akan terjadi .
Tapi semua orang bisa mengerti karena kejadian seperti ini sudah sering terjadi , di karena kan persaingan setiap klan yang saling menunjukkan bakat mereka masing masing .
Setelah berhasil menghapus kultivasi tuan muda Jun Xiao , kemudian Shen Long berjalan kembali menghampiri putri Xia Yue .
'' Sebentar Shen Long , aku ingin berbicara dengan gadis ini dulu....'' kemudian putri Xia Yue mengalihkan pandangannya ke arah nona Jun Yunxue.
'' Nona Jun Yunxue yang terhormat , kalau kau tidak terima dengan kejadian ini , maka kau bisa mencariku di klan Xia di kota Xiang , aku akan menunggumu di sana...'' ucap putri Xia Yue agar membuat kepanikan di sana .
Karena putri Xia Yue yakin jika patriak Xia Cheng tahu kalau dirinya masih hidup pasti akan panik .
Kemudian putri Xia Yue mengulurkan kedua tangannya ke arah Mao Li yang ada di kakinya , sehingga Mao Li langsung melompat naik ke atas kedua tanganya .
Lalu mereka berdua langsung berjalan kembali ke tempat pelelangan batu roh meningalkan nona Jun Yunxue di sana meratapi nasib kakaknya.
Semua orang yang ada di kemudian langsung membubarkan diri untuk kembali ke tempat pelelangan karena pertarungan telah selesai.
Tuan muda Zhao Cheng kemudian menghampiri putri Xia Yue, karena dia ingin mengenal putri Xia Yue lebih dekat , mengingat bakat dan kejeniusan yang di miliki oleh putri Xia Yue.
'' Nona Xia Yue , apakah kau ada waktu sebentar , karena aku ingin mengajak mu ke kediaman klan Zhao untuk mengenalkan keluarga ku kepadamu...?
'' Maaf tuan muda Zhao Cheng, aku minta maaf sebesar besarnya karena aku masih banyak urusan yang harus aku selesaikan , aku titip salam kepada keluarga tuan muda Zhao Cheng, salam kenal dari ku...'' ucap putri Xia Yue berbohong , karena putri Xia Yue sebenarnya tahu kalau dari tadi tuan muda Zhao Cheng ini tertarik kepadanya .
'' Baiklah , kalau begitu nanti akan aku sampaikan kepada mereka , sekarang apakah nona Xia Yue akan langsung kembali ke klan Xia....?
'' Aku ingin membeli batu roh dulu untuk bekal nanti ketika memasuki akademi Tian Zhong , nanti setelah aku membeli batu roh langsung kembali ke klan Xia ...''
'' Baiklah kalau begitu aku akan mengantarkan nona Xia Yue memilih batu roh di pelelangan , apakah benar ini adalah guru nona Xia Yue...?
'' Benar , dia adalah guru sekaligus kekasihku , kalau begitu mari kita kembali ke pelalangan lagi...'' ucap putri Xia Yue berbohong agar tuan muda Zhao Cheng mundur dengan teratur jika tahu Shen Long adalah kekasihnya .
Tuan muda Zhao Cheng sangat terkejut kalau pemuda ini adalah guru sekaligus kekasih putri Xia Yue, sehingga pupus sudah harapannya untuk mendekati putri Xia Yue, karena kekasih putri Xia Yue ini sangat tampan dan memiliki kekuatan yang sangat tinggi karena sudah bisa menghancurkan dantian seseorang .
Kemudian mereka bertiga langsung berjalan menuju pelelangan lagi .
.
****
Berpindah di klan Xia kota Fengluo.
Nona Xia Wan telah kembali ke klan nya ketika mendapat surat dari ayahnya , dia pulang dengan calon suaminya dari klan Jun yang ada di ibukota kerajaan , dia bernama Jun Liyao kakak kandung tuan muda Jun Xiao dan nona Jun Yunxue yang telah di permalukan putri Xia Yue di pelelangan batu roh di klan Zhao .
Nona Xia Wan dan tuan muda Jun Liyao adalah murid dalam di akademi Tian Zhong, karena kekuatan mereka sudah berada di tingkat Spiritualis Level 4 tahap Awal .
Setelah sampai di klan nona Xia Wan sangat terkejut melihat ayahnya sedang pingsan dengan kondisi dantianya telah hancur .
'' Adik Xian'er, siapa yang telah melakukan semua ini kepada ayah kita...'' ucap nona Xia Wan sambil memeluk ayahnya yang masih dalam keadaan pingsan.
'' Kakak Wan'er, ini adalah perbuatan putri Xia Yue , kejadian ini berawal dari wajahku yang telah di rusak oleh putri Xia Yue mengunakan kucing peliharaannya , sehingga ayah tidak terima dan langsung menegur putri Xia Yue untuk menanyakan apa alasan menyerang ku , tapi justru ayah di kalahkan dengan mudah oleh putri Xia Yue dan dantianya langsung di hancurkan , aku ingin kakak Wan'er membalas semua perbuatan putri Xia Yue....'' ucap nona Xia Xian berbohong agar kakaknya membalaskan dendam nya kepada putri Xia Yue.
.
.
...~ bersambung ~...