
.
.
Keesokan harinya mereka bangun ketika matahari mulai bersinar , lalu mereka semua langsung melanjutkan perjalanan mereka lagi untuk pulang menuju akademi Tian Zhong.
Putri Xia Yue menawari teman temannya apakah ada yang ingin pulang dulu ke klan mereka atau tidak , tapi ternyata rekan rekannya tidak ada yang ingin pulang .
Karena sudah nyaman belajar di akademi Tian Zhong bersama putri Xia Yue .
Setelah 4 jam berlalu mereka melewati sebuah desa kecil , mereka langsung melanjutkan perjalan lagi tanpa mampir dulu karena melihat desa ini tidak ada hal yang menarik untuk mereka singgahi .
Perjalanan mereka kali ini tidak ada halangan sedikitpun sehingga perjalanan mereka lebih cepat sampai .
Karena hanya butuh waktu 7 jam saja mereka sudah sampai di akademi Tian Zhong .
'' Shen Long , aku dan teman teman ku mau masuk dulu ke dalam akademi Tian Zhong...''
'' Iya , kalian segeralah masuk . Apakah kamu tidak ingin meminta bantuan kepadaku...?''
'' Aku sebenarnya ingin meminta bantuan kepadamu untuk membelikan cairan racun apa saja untuk adik Xue'er ini...''
'' Iya kakak Long , apakah kakak Long mau membantuku...''
'' Kamu tenang saja aku pasti akan membantumu , tapi seminggu lagi aku baru bisa ke goa tempat kalian berada...''
'' Terima kasih kakak Long , ini koin emasnya untuk membeli racunnya...'' ucap nona Luo Xue sambil memberikan cincin penyimpanan berisi 1000 koin emas.
'' Baiklah kalau begitu aku akan menyimpannya , sekarang kalian semua silahkan masuk...''
'' Iya kakak Long...''
Kemudian Diaken Lian Hua langsung mengajak mereka masuk ke dalam akademi .
Melihat putri Xia Yue telah masuk ke dalam akademi kemudian Shen Long langsung melanjutkan perjalanan lagi untuk pulang ke rumah kakek Xin Feng .
Setelah masuk ke dalam akademi kemudian Diaken Lian Hua mengajak para muridnya untuk menjual kuda mereka kepada pihak akademi , karena sangat di sayang jika di berikan ke akademi Tian Zhong secara cuma cuma .
Nanti koin emasnya bisa di tukarkan dengan sumber daya yang mereka butuhkan.
Setelah menjual kuda kemudian Diaken Lian Hua langsung membagi koin emasnya dengan para muridnya , lalu mangajak mereka semua ke aula misi .
Karena mereka harus melaporkan bahwa misi mereka telah berhasil .
Sesampainya di depan aula misi kemudian diaken Lian Hua langsung menyerahkan kertas misi yang telah di tanda tangani oleh kepala desa Jiu Lang.
Tetua yang bertugas di sana langsung melihat kertas misi itu .
'' Terima kasih diaken Lian Hua telah menyelesaikan misi ini , apakah kamu dan muridmu tidak mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan siluman ular yang mendiami sumber air di desa Jiuli ini...?''
'' Semuanya berjalan lancar tetua , kami juga tidak ada yang terluka ataupun keracunan...''
'' Baguslah kalau begitu , sekarang serahkan token mu . Nanti bagilah poin transfer nya dengan para murid murid mu...''
Kemudian diaken Lian Hua langsung menyerahkan token miliknya kepada tetua ini .
Lalu tetua ini langsung mengisi token diaken Lian Hua dengan 1500 poin transfer , kemudian di serahkan lagi kepada diaken Lian Hua .
'' Terima kasih tetua...''
Kemudian diaken Lian Hua langsung menemui para muridnya lalu mengajak mereka berempat makan dulu di restoran yang ada di dalam akademi Tian Zhong.
Sesampainya di restoran kemudian mereka langsung masuk ke dalam , lalu duduk di kursi yang masih kosong .
Sedangkan diaken Lian yang memesankan mereka makanan dan minuman .
Di restoran ternyata juga ada putra mahkota Xin Chengmin dan nona Xiao Ling .
Tapi putri Xia Yue berpura pura tidak melihat keberadaan mereka , setelah beberapa saat diaken Lian Hua telah kembali lalu bergabung duduk dengan mereka.
'' Sekarang keluarkan lah token kalian , karena aku akan mentransferkan poin transfer hadiah dari misi yang telah kita jalani...''
Kemudian putri Xia Yue dan rekan rekannya langsung mengeluarkan token mereka masing sambil sambil mengalirkan energi mereka .
'' Terima kasih diaken Lian Hua, kalau boleh tahu kapan diaken Lian Hua akan kembali ke desa Lianzhi lagi...?'' tanya putri Xia Yue.
'' Secepatnya Yue'er, mungkin paling cepat 3 hari aku akan kembali ke desaku lagi . Setelah aku pergi kalian harus tetap kompak dan fokus untuk meningkatkan kekuatan kalian...''
'' Iya diaken Lian Hua , kami semua akan selalu mengingat nasihat dari diaken Lian Hua...''
'' Aku titip salam kepada tuan muda Yuan Jiang, katakan kepadanya kalau aku akan mengundurkan diri menjadi diaken pembimbing...''
'' Iya , nanti aku sampaikan kepdanya ...'' ucap nona Yuan Liyie.
Setelah beberapa saat makanan mereka akhirnya datang , kemudian pelayan restoran ini langsung meletakkan di atas meja.
'' Silahkan menikmati nona...''
'' Iya terima kasih...''
Kemudian diaken Lian Hua langsung mengajak mereka semua menikmati hidangan ini selagi masih hangat.
Mereka makan sambil berbincang bincang ringan, diaken Lian Hua langsung menasihati dan memberi semangat kepada para muridnya ini .
Karena mungkin hari ini adalah hari terakhir bisa bertemu dengan para muridnya ini .
Para diaken pembimbing yang ada di sana sedikit iri melihat keakraban diaken Lian Hua dengan para murid muridnya .
Mereka sangat heran kenapa bisa diaken Lian Hua bisa seakrab ini dengan para muridnya.
Setelah sore hari kemudian Diaken Lian Hua dan para muridnya saing berpelukan sebagai tanda perpisahan mereka .
Kemudian putri Xia Yue langsung mengajak rekan rekanya keluar dari restoran untuk segera kembali ke area pelataran murid luar, karena Diaken Lian Hua ingin berkumpul dengan teman teman nya sesama Diaken pembimbing .
Setelah sampai di depan goa putri Xia Yue dan rekan rekannya sangat terkejut melihat goa mereka mengeluarkan hawa dingin .
Mereka berlima langsung bergegas masuk ke dalam goa untuk melihat apa yang telah terjadi di dalam goa .
Sesampainya di dalam goa mereka melihat tuan muda Lin Shuya dan rekan rekannya ternyata sedang mentranferkan energi api mereka kepada tuan muda Yuan Jiang .
Lantai goa juga telah membeku terkena hawa dingin dari dalam tubuh tuan muda Yuan Jiang.
Tubuh tuan muda Yuan Jiang juga sudah membeku , tinggal bagian wajahnya saja yang masih belum membeku .
'' Kakak Yue , sebenarnya apa yang terjadi dengan tuan muda Yuan Jiang ini...?'' tanya nona Yuan Liyie .
'' Mungkin ini penyakit dinginnya sedang kambuh , tolong minumkan ini sekaligus...'' Ucap putri Xia Yue sambil memberikan 3 butir pil penghangat jantung kepada nona Yuan Liyie.
Nona Yuan Liyie langsung mendekati tubuh tuan muda Yuan Jiang , lalu memberi isyarat kepada teman temanya agar menghentikan transfer energi mereka dan mengisyaratkan tuan muda Lin Shuya untuk meminumkan 3 butir pil pemberian putri Xia Yue.
Kemudian tuan muda Lin Shuya langsung mengambil pil itu lalu meminumkan sekaligus .
Setelah meminum pil Penhangat Jantung ini hawa dingin yang keluar dari tubuh tuan muda Yuan Jiang berangsur-angsur menghilang .
Lantai goa yang membeku juga perlahan lahan mulai mencair .
Tuan muda Lin Shuya dan rekan rekannya langsung mendekati putri Xia Yue dan rekan rekannya.
'' Terima kasih kalian sudah membantu tuan muda Yuan Jiang mengatasi penyakit dingin di dalam tubuhnya...''
'' Sama sama nona Xia Yue , ini sudah menjadi tugas kami . Karena tuan muda Yuan Jiang adalah teman kami....''
'' Kalau boleh tahu sudah berapa lama tubuh tuan muda Yuan Jiang mengeluarkan hawa dingin seperti ini...''
'' 2 jam yang lalu , seandainya kalian tidak datang pasti goa ini di pastikan akan membeku....''
Kemudian putri Xia Yue mengajak mereka semua keluar dari dalam goa untuk menunggu tubuh tuan muda Yuan Jiang pulih kembali .
.
.
...~ bersambung ~ ...