
.
.
Melihat yang datang mendekat adalah siluman Buaya Rawa kemudian mereka berlima langsung berdiri , Diaken Lian Hua yakin para siluman Buaya Rawa ini pasti marah karena anggotanya ada yang keracunan terkena racun nona Luo Xue tadi.
Diaken Lian Hua melihat kekuatan siluman Buaya Rawa ini ada satu ekor yang berada di level 5 dan ada 5 ekor yang level 4 sedangkan sisanya adalah level 3 , sehingga Diaken Lian Hua langsung mengingatkan para muridnya agar lebih berhati hati .
Kemudian Mao Li langsung berinteraksi dengan para siluman Buaya Rawa ini , karena hanya Mao Li saja yang bisa berinteraksi dengan para siluman Buaya Rawa ini untuk mengetahui maksud kedatangannya ke sini .
Setelah berinteraksi kemudian Mao Li langsung melompat ke bahu putri Xia Yue.
'' Master , para siluman Buaya Rawa ini sedang marah , karena racun nona Luo Xue tadi telah membunuh anak dari raja Buaya Rawa ini , jadi mereka ingin salah satu dari kalian untuk menjadi gantinya...''
Putri Xia Yue sangat terkejut mendengar apa yang di ingin kan oleh para siluman Buaya Rawa ini .
'' Diaken Lian Hua, siluman Buaya Rawa ini ingin meminta kompensasi kepada kita , karena tadi yang di bunuh oleh nona Luo Xue adalah putra dari raja para siluman Buaya Rawa ini, terus menurut Diaken Lian Hua sekarang kita harus bagaimana...?''
'' Kamu tahu dari mana kalau tadi yang di bunuh oleh nona Luo Xue adalah anak raja siluman Buaya Rawa...?''
'' Aku bisa berinteraksi dengan kucing putihku ini...''
'' Kurang ajar... berani sekali mereka ingin meminta kompensasi kepada kita , sekarang kita harus melawannya , itu adalah salah mereka sendiri , seandainya nona Luo Xue tadi tidak menghindar dari terkaman siluman Buaya Rawa , maka nona Luo Xue yang akan di makan oleh siluman Buaya Rawa tadi , tapi kalian harus ingat kalau kita hanya bisa mengunakan serangan jarak jauh karena siluman Buaya Rawa yang level 4 dan level 5 sudah memiliki kesadaran sendiri , kalau bisa kita harus berada di atas pohon sambil melancarkan serangan kita...''
Kemudian putri Xia Yue langsung berbicara kepada Mao Li .
'' Mao Li , katakan kepada para siluman Buaya Rawa ini kalau kami tidak akan menuruti permintaan mereka , karena seandainya tadi nona Luo Xue tidak mengindari nya , maka tubuh nona Luo Xue yang akan di makan oleh siluman Buaya Rawa ini...''
'' Iya Master, kita memang harus melawannya , memangnya siapa mereka ini...''
Kemudian Mao Li langsung melompat dari atas bahu putri Xia Yue, kemudian langsung berbicara dengan para siluman Buaya Rawa ini.
Setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Mao Li , kemudian siluman Buaya Rawa ini langsung menyerang mereka berlima dengan menyemburkan Air yang sangat banyak.
Blurrrr..
Diaken Lian Hua dan ke empat muridnya langsung menghindari semburan ini dengan sigap , mereka berlima mengunakan tehnik meringankan tubuh melompat lompat di atas dahan pohon lalu berhenti di sana untuk menyerang kembali para siluman Buaya Rawa ini.
Diaken Lian Hua dan keempat muridnya langsung menutup hidung mereka , karena merasakan air yang di semburkan para siluman Buaya Rawa ini sangat bau .
Melihat para manusia ini berhasil menghindari semburan nya , kemudian siluman Buaya Rawa yang memiliki kekuatan level 4 dan level 5 langsung menciptakan pemadatan energi air di sekitar tubuhnya yang sangat bentak , lalu menembakkan ke arah para manusia ini.
Kemudian Diaken Lian Hua memperingatkan para muridnya agar lebih berhati hati , lalu mengajak mereka pergi sedikit menjauh dari sana karena pasti energi bola air ini memiliki kekuatan yang sangat kuat.
Duarrrrr... duarrrrr...
Setelah ledakan energi ini kemudian mereka semua langsung menyerang balik para siluman Buaya Rawa ini .
Diaken Lian Hua mengeluarkan pedangnya yang berwarna hitam , lalu menebaskan pedangnya ke arah para siluman Buaya Rawa ini.
Dari tebasan pedang Diaken Lian Hua keluar siluet bulan sabit yang sangat banyak langsung menghantam tubuh para siluman Buaya Rawa ini , sedangkan putri Xia Yue mengeluarkan pusaka bulan bintang miliknya untuk menyerang para siluman Buaya Rawa ini, begitu juga dengan nona Yuan Liyie dan nona Luo Xue, mereka mengeluarkan serangan mereka menggunakan senjata mereka masing masing , hanya nona Xia Junsu saja yang tidak mengeluarkan serangannya , karena dia tidak memiliki serangan jarak jauh .
Meskipun siluman Buaya Rawa ini terkena serangan bertubi tubi, mereka masih tidak terpengaruh sama sekali , karena siluman Buaya Rawa ini memiliki ketahanan tubuh yang sangat kuat , hampir 20 menit mereka saling jual beli serangan dengan sangat sengit .
Kemudian putri Xia Yue membagikan pil Pemulihan kepada rekan rekannya agar energi mereka segera pulih kembali , karena pertarungan jarak jauh seperti ini sangat menguras energi .
'' Sepertinya kita akan kesulitan untuk mengalahkan para siluman Buaya Rawa ini , karena siluman ini memiliki ketahanan tubuh yang sangat kuat , beruntungnya kita bertarung di malam hari sehingga para siluman buaya ini tidak bisa menyerang kita dengan tepat sasaran , karena mereka terkendala oleh pencahayaan...'' ucap Diaken Lian Hua.
'' Sepertinya memang begitu Diaken Lian Hua, pusaka bulan bintang milikku juga tidak bisa menembus pertahanan mereka , kalau kita bertarung seperti ini maka hutan ini pasti akan menjadi hutan gundul , karena siluman Buaya Rawa ini menyerang kita dengan membabi buta...''
'' Kalau begitu mari kita pergi dari sini...''
Kemudian Diaken Lian Hua langsung memimpin jalan kabur ke arah Utara .
Melihat para manusia ini ingin kabur dari sana , kemudian para siluman Buaya Rawa ini langsung meningkatkan intensitas serangan mereka .
Dalam sekali tembakan bola energi air ini langsung merobohkan pepohonan yang ada di belakang mereka berlima , membuat mereka berlima harus menghindari pepohonan yang roboh agar tidak menimpa mereka .
'' Nona Luo Xue, sepertinya hanya serangan racunmu saja yang bisa membunuh para siluman Buaya Rawa ini...''
'' Iya diaken Lian Hua, sekarang katakan lah apa yang harus lakukan...''
'' Aku dan yang lainnya akan memecah perhatian mereka dengan serangan kami , sedangkan kamu bertugas untuk menembakkan bola racun ketika para siluman Buaya Rawa ini membuka mulutnya...'' ucap Diaken Lian Hua.
'' Nanti biar Mao Li ini yang akan membantumu , karena Mao Li ini memiliki serangan yang mematikan untuk menyerang mata para siluman Buaya Rawa ini...''
'' Iya aku mengerti...''
Kemudian mereka berempat langsung melompat turun untuk menghadapi siluman Buaya Rawa ini dari jarak dekat.
Para siluman Buaya Rawa ini langsung mengendurkan serangannya ketika melihat para manusia tidak lagi kabur dari sana , karena siluman Buaya yakin pasti para manusia ini pasti mau menuruti permintaan mereka tadi .
.
.
...~ bersambung ~...