Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 70 : Membeli bahan untuk membuat pil .



.


.


Tuan muda Xiao Ding kemudian bersikukuh untuk membela diri , karena menurutnya dia tidak bersalah karena dia juga berniat baik kepada putri Xia Yue.


'' Tapi seharusnya putri Xia Yue menolak tawaranku , bukan malah menyerang ku sampai seperti ini... '' ucap tuan muda Xiao Ding masih bersikukuh membela diri.


'' Kamu masih belum memahami apa itu harga diri seorang wanita Ding'er , karena kamu sama saja telah merendahkan harga diri putri Xia Yue, dalam masalah ini aku tidak bisa membantumu sama sekali , karena kamu adalah orang yang bersalah...'' ucap Patriak Xiao Yanzhi sambil mengangkat kedua tanganya .


'' Ayah benar adik Ding'er , dalam hal ini kamu memang bersalah , karena sifat wanita itu sangat rapuh , lembut dan penyayang , tapi jika ada seseorang yang merendahkan harga dirinya maka wanita ini bisa menjadi lebih kuat dari seorang pria , buktinya adalah kejadian yang menimpamu ini , kamu telah di kalahkan oleh seorang wanita , aku peringatkan kepadamu , setelah kejadian ini kamu jangan sampai mengulangi perbuatanmu ini lagi , anggap saja ini sebagai pelajaran untukmu ...'' ucap Perdana Mentri Xiao Zhan menasihati adiknya .


'' Apakah ayah dan kakak tidak meminta kompensasi kepada klan Xia atas kejadian ini , karena sebelum pergi putri Xia Yue mengatakan akan menunggu ayah di klan Xia...''


'' Kamu ini memang memiliki otak yang tumpul , sudah pasti putri Xia Yue menunggu ayah di klannya , apakah kamu ingin mempermalukan ayah dan kakak mu ini , karena membela orang salah , jangan konyol...!!!'' ucap Patriak Xiao Yanzhi .


'' Para pengawal , sekarang bawalah adik Ding'er ini ke tempat para alkemis untuk segera di obati...'' ucap Perdana Menteri Xiao Zhan.


Kemudian para pengawal ini langsung mengajak tuan muda Xiao Ding ke tempat para alkemis sesuai perintah dari Perdana Mentri Xiao Zhan.


Setelah tuan muda Xiao Ding telah keluar dari sana kemudian Patriak Xiao Yanzhi dan Perdana Menteri Xiao Zhan melanjutkan diskusi mereka mengenai bisnis mereka yang ada di kota Xiang ini .


Karena semakin lama bisnis klan mereka terancam oleh klan Yuan yang gencar gencarnya mencari alkemis hebat untuk membuat pil yang lebih baik


.


****


Berpindah di rumah leluhur Xin Feng.


Sore itu putri Xia Yue menghabiskan waktu untuk berbincang bincang dengan kakek Xin Feng untuk membicarakan mengenai siapa orang yang telah membunuh ayah dan ibu putri Xia Yue.


Leluhur Xin Feng menceritakan yang membunuh kedua orang tua putri Xia Yue adalah organisasi dari kerajaan Yao Lang , kerajaan Yao Lang adalah kerajaan tetangga yang ada di wilayah gurun , tapi masih satu kekaisaran dengan kerajaan Xin Dong .


Setelah menjelang malam kemudian kakek Xin Feng membagi kamar yang kosong untuk mereka bertiga , setelah mendapatkan kamar Kemudian putri Xia Yue memutuskan untuk tidur dulu , karena dia sekarang kehabisan bahan untuk membuat pil .


Putri Xia Yue sedikit menyesal karena dulu ketika keluar dari goa tempat menemukan Shen Ling tidak sempat mengambil semua bahan obat yang ada di sana.


.


****


Keesokan harinya putri Xia Yue berpamitan kepada leluhur Xin Feng untuk membeli bahan obat di kota Xiang ini , tak lupa juga menanyakan letak toko obat yang ada di kota Xiang ini.


Ternyata toko obat yang paling dekat dari rumah ini adalah milik klan Yuan .


'' Shen Long , aku akan pergi sendiri ke toko obatnya , karena dari sini ternyata sangat dekat...''


'' Sepertinya tidak baik Yue'er membiarkanmu pergi ke kota Xiang sendirian , karena kamu memiliki beberapa klan yang sudah memusuhi mu , alangkah baiknya jika aku ikut dengan mu untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan....''


'' Baiklah kalau begitu...''


Kemudian putri Xia Yue dan Shen Long keluar rumah , lalu berjalan dengan santai menuju toko obat , hiruk pikuk suasana kota Xiang mulai terlihat , restoran restoran , kedai kedai makanan dan toko yang ada di pinggir jalan utama mulai membuka toko mereka masing masing.


Setelah 5 menit berlalu putri Xia Yue akhirnya sampai di toko obat yang di ceritakan kakek Xin Feng tadi , kemudian putri Xia Yue dan Shen Long langsung masuk ke dalam toko obat .


'' Aku pesan bahan obat sesuai dengan catatan ini tuan...'' ucap putri Xia Yue sambil memberikan catatan bahan obat yang sudah di catat tadi malam kepada pemilik toko obat .


'' Baiklah , silahkan di tunggu tuan putri , kalau boleh tahu tuan putri ini dari klan mana...? karena aku belum pernah melihatnya...''


'' Aku berasal dari klan Huang yang ada di desa kecil di dekat kota Fengluo , aku adalah pendatang baru di kota ini...'' ucap putri Xia Yue berbohong , karena tidak enak jika mengatakan diri nya dari klan Xia, sedangkan toko ini berasal dari klan Yuan.


'' Baiklah kalau begitu tolong di tunggu nona , karena aku akan mengambilkan semua bahan obat ini...''


Kemudian pemilik toko ini langsung mengambil kan semua bahan obat yang di pesan oleh putri Xia Yue .


'' Yue'er, kamu mau membeli bahan obat untuk membuat pil apa...?


'' Aku ingin membuat pil tingkat dasar dulu Shen Long , karena kedua pil ini sangat laris dan banyak peminatnya...''


'' Apakah kamu butuh koin emas , karena aku kemarin sempat mengambil kedua cincin penyimpanan milik 2 bandit yang kemarin telah kamu kalahkan....''


'' Apakah kamu sudah tidak membutuhkannya...?''


'' Tidak Yue'er, ini ambilah...'' ucap Shen Long sambil memberikan 2 cincin penyimpanan.


Kemudian putri Xia Yue langsung mengambil kedua cincin itu karena saat ini dia membutuhkan banyak koin emas untuk membeli bahan pil , lalu putri Xia Yue melihat isi di dalam cincin itu.


Putri Xia Yue langsung tersenyum karena salah satu cincin itu berisi koin 2000 koin emas , sedangkan cincin satunya lagi hanya berisi koin perak , pedang dan tombak .


'' Terima kasih Shen Long , aku memang sangat membutuhkan koin emas ini...''


'' Sama sama Yue'er, itu adalah kerja kerasmu karena kemarin kamu yang telah mengalahkan kedua bandit itu....''


Setelah beberapa saat pemilik toko kembali lagi ke meja kasir dengan membawa sebuah keranjang belanjaan dari rotan berisi bahan bahan untuk membuat pil .


'' Ini pesanannya nona...'' ucap pemilik toko sambil meletakan keranjang berisi bahan pil di atas meja .


'' Berapa total semuanya ini tuan....?''


'' Ini totalnya hanya 60 koin emas saja nona...''


'' Kalau begitu aku pesan 4 keranjang lagi tuan , agar aku bisa fokus untuk membuat pil dan tidak perlu keluar masuk lagi untuk membeli bahan ini lagi...''


'' Baiklah kalau begitu tolong di tunggu nona....''


Kemudian tuan pemilik toko ini langsung melambaikan tanganya kepada kedua bawahannya .


Mendapat lambaian tangan dari tuan pemilik toko, kemudian kedua bawahan ini langsung mendekat .


'' Tolong ambilkan pesanan nona ini , dia memesan empat keranjang sesuai dengan catatan ini....'' ucap tuan pemilik toko sambil memberikan kertas catatan putri Xia Yue kepada bawahanya .


Kemudian para bawahan pemilik toko ini langsung berjalan untuk mengambil bahan bahan obat .


'' Nona , kenalkan namaku adalah Yuan Jiang pengurus toko obat ini , kalau boleh siapa nama nona ini...''


'' Nama ku adalah Huang Jia tuan , sedangkan ini adalah temanku Shen Long...'' ucap putri Xia Yue mengunakan nama lamanya di benua Naga merah .


'' Salam kenal nona Huang Jia dan tuan muda Shen Long , aku dengar tadi nona yang ingin membuat pil ini , apakah nona adalah seorang alkemis...?''


'' Benar tuan , tapi aku hanyalah alkemis tingkat 4 saja yang bisa memurnikan pil dengan tingkat efektifitas 75% ...'' ucap putri Xia Yue berbohong .


'' Meskipun nona Huang Jia hanyalah alkemis tingkat 4 tapi itu sudah termasuk pencapaian yang sangat luar biasa , karena bakat seorang alkemis sangatlah istimewa , apakah nona mau bergabung dengan klan Yuan , karena klan Yuan akan mengajari nona agar suatu hari nanti bisa menjadi alkemis hebat....''


Pemilik toko ini sangat kagum melihat bakat nona Huang Jia ini , karena masih muda sudah sudah menjadi seorang alkemis , pasti masa depan gadis ini kedepannya akan cerah karena bakat seorang alkemis sangat langka .


Makanya dia menawarinya untuk bergabung dengan klan Yuan agar gadis ini tidak jatuh ke tangan klan klan lain di kota Xiang ini.


.


.


...~ bersambung ~...