Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 32 : Berlatih tehnik melapisi pedang.



.


.


Kemudian putri Xia Yue langsung mencobanya lagi agar benar benar bisa menguasai tehnik ini , putri Xia sekarang hanya fokus untuk membuat pemadatan energinya lebih besar dan bisa di kendalikan seperti yang di contohkan tadi.


Setelah percobaan yang ke 20 akhirnya putri Xia Yue bisa memadatkan energi di jari telunjuknya sebesar buah persik dan bola energinya ini tetap setabil tidak pecah seperti tadi.


'' Yue'er, sekarang kau sudah bisa menguasai tehnik dasar pemadatan energi ini , besok pagi kau bisa mengunakannya dan belajarlah untuk melapisi pedangmu seperti yang aku contohkan tadi , sekarang kau bisa beristirahat atau membuat pil yang bisa kau gunakan untuk membantu pertempuran nantinya , usahakan kau membuat pil penawar racun dulu karena itu sangat berguna untuk teman atau orang terdekat mu , tapi ingat lah mustika siluman Ular Panca Warna yang dulu jangan di buat untuk bahan pil semua , karena kamu juga harus menyerap nya agar tubuh mu kebal terhadap semua jenis racun ...''


'' Iya Shen Long aku mengerti..''


'' Malam ini aku tidak aku tidak kembali ke sini , karena aku akan berkunjung ke kota terdekat untuk menjual tubuh siluman yang kita dapatkan tadi , mungkin besok sore aku akan kembali ke sini lagi , jadi besok pagi kau berlatihlah sendiri , apakah kau tidak ingin pesan sesuatu...?


Kemudian putri Xia Yue menggelengkan kepala nya sambil melihat kakinya karena sepatu yang dia pakai sebenarnya sudah waktunya ganti , tapi putri Xia Yue tidak enak jika merepotkan Shen Long terus menerus , yang penting sepatu kulitnya ini masih bisa di pakai


Shen Long mengerti jika putri Xia Yue sebenarnya ingin meminta di belikan sepatu , tapi sepertinya putri Xia Yue tidak berani mengatakannya.


'' Baiklah kalau kamu tidak menginginkan sesuatu , aku akan pergi dulu ...''


Kemudian Shen Long langsung berjalan ke luar goa , sedangkan putri Xia Yue langsung mengeluarkan bahan bahan untuk membuat pil dan tungku alkemisnya.


Lalu putri Xia Yue langsung meracik untuk membual pil penawar racun , kemudian mulai meracik pil di sana , setelah larut malam kemudian putri Xia Yue mengakhiri pembuatan pil nya karena sudah berhasil membuat 30 pil penawar racun , lalu putri Xia Yue langsung memasukkan sisa sisa bahan dan tungku alkemisnya , kemudian langsung tidur bersama Mao Li di sampingnya.


****


Keesokan harinya putri Xia Yue bangun dari tidurnya ketika di rasa sudah pagi , lalu putri Xia Yue mengajak Mao Li keluar goa untuk berlatih di hutan dekat goa .


Setelah sampai di sana kemudian putri Xia Yue langsung mencoba tehnik pemadatan energi seperti yang dia pelajari tadi malam .


Lalu putri Xia Yue langsung menembakkan ke pohon persik yang ada di sana , tapi ternyata sangat sulit cara menembakan bola energi ini , karena hanya beberapa mater saja lalu terjatuh , kemudian putri Xia Yue mencobanya lagi untuk mempelajari cara menembakan bola energi , setelah di cobanya berkali kali akhirnya putri Xia Yue bisa melemparkan bola energi nya dengan tepat sasaran.


'' Mao Li , apakah kamu bisa menemaniku berlatih untuk menembakkan bola energi , karena aku ingin menembakkan ke objek yang bergerak...''


'' Iya Master, aku bersedia menemani Master berlatih...''


'' Mao Li sekarang gunakan kelincahan mu , agar kamu bisa menghindari serangan ku dsn menjadi hewan kontrakku yang sangat kuat ...''


Kemudian Mao Li langsung berjalan menjauh dari tempat putri Xia Yue agar dia lebih mudah menghindari tembakan bola api putri Xia Yue.


Setelah Mao Li sudah menjauh kemudian putri Xia Yue langsung mulai menembakkan bola energinya ke arah Mao Li, tapi Mao Li dengan mudah menghindari tembakan bola energi dari putri Xia Yue, karena Mao Li lebih lincah ketika dia dalam wujud kucing putih.


Kemudian putri Xia Yue langsung melompat lompat sambil menembakkan bola energi nya ke arah Mao Li , untuk membiasakan diri jika nanti di dalam pertarungan , tapi Mao Li tetap saja bisa menghindari tembakan bola energi dari putri Xia Yue, setelah 2 jam berlalu kemudian putri Xia Yue mengajak Mao Li beristirahat sebentar.


'' Mao Li , kita beristirahat saja dulu , energi di dalam tubuhku sedikit terkuras karena terus menerus memadatkan energi tadi...''


'' Iya Master, nanti Master tinggal bilang saja jika ingin berlatih lagi denganku...''


'' Mungkin setelah ini aku ingin mempelajari dulu tehnik melapisi pedangku mengunakan enegi , agar tehnik berpedang ku daya hancurnya lebih mematikan...''


Lalu putri Xia Yue mencoba mengunakan dengan tehnik berpedangnya.


Sebelum mengunakan tehnik berpedangnya putri Xia Yue melapisi pedangnya dulu dengan energinya , lalu putri Xia Yue mengerak gerakkan tubuhnya kemudian langsung menebaskan pedangnya .


'' Haiyatt...''


Dari tebasan pedang putri Xia keluar siluet bola api yang langsung menerjang ke batang pohon .


Duar...


Kemudian putri Xia Yue langsung mencobanya lagi , tapi setiap kali mencobanya pedang putri Xia Yue selalu mengeluarkan siluet bola api saja , padahal putri Xia Yue ingin seperti yang di ajarkan oleh Shen Long kemarin , yang bisa mengeluarkan siluet bulan sabit sehingga bisa memotong batang pohon dengan rapi.


Di saat putri Xia Yue berfikir bagaimana cara agar bisa mengeluarkan siluet bulan sabit , ternyata Shen Long datang ke sana lalu duduk di bawah pohon bersama Mao Li.


'' Yue'er, sepertinya kamu sangat kesal , apakah ada kesulitan dalam pelatihanmu kali ini...? ucap Shen Long .


'' Iya Shen Long , hari ini aku sudah bisa menguasai tehnik melapisi pedangku dengan energiku , tapi setiap aku menebaskan pedangku , yang keluar selalu siluet bola api saja , apakah ada tehnik khusus agar pedangku bisa mengeluarkan siluet bulan sabit seperti yang kau ajarkan kemarin...''


'' Benar Yue'er, kamu harus fokus dan memikirkan siluet apa yang ingin kau ciptakan , karena aliran energimu ini sudah terhubung dengan pikiranmu , jadi kamu harus punya gambaran dulu ketika akan menebaskan pedangmu...''


'' Pantas saja dari tadi hanya muncul siluet bola api saja, baiklah kalau begitu akan aku coba dulu....''


Kemudian putri Xia Yue langsung melapisi pedangnya dengan energinya , lalu putri Xia Yue mengerak gerakan tubuhnya sesuai dengan gerakan tehnik berpedangnya , kemudian putri Xia Jue langsung menebaskan pedangnya .


Haiyatt..


Dari tebasan pedang putri Xia Yue keluar siluet bulan sabit yang sangat tipis langsung menerjang ke batang pohon persik yang ada di hadapannya.


Slash...


Tapi Siluet bulan sabit ini hanya menggoresnya saja .


Kemudian putri Xia Yue langsung mencoba mengeluarkan tebasan hingga berkali kali , karena dia ingin siluet bulan sabit nya ini bisa memotong batang pohon seperti yang di lakukan oleh Shen Long kemarin .


Tapi siluet bulan sabitnya ini ternyata tidak mampu memotong batang pohon , karena hanya bisa mengoresnya saja .


'' Yue'er, kau sudah menguasai tehnik ini sepenuhnya , tapi dengan kekuatan mu saat ini kau masih belum bisa memotong batang pohon itu , sekarang mari kita kembali ke goa , besok kau bisa mulai menyerap semua mustika siluman yang telah kau kumpulkan selama ini , agar kekuatanmu meningkat sampai ke tingkat spiritualis Level 3 tahap awal , apakah kau tidak ingin kembali kembali ke kota Fengluo....?


'' Iya Shen Long , aku pasti akan kembali ke sana jika kekuatanku sudah mencapai spiritualis Level 3 tahap awal, agar bisa menandingi patriak Xia Leitian....''


Kemudian mereka langsung kembali ke goa karena sebentar lagi sudah menjelang malam.


.


.


...~ bersambung ~...