Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 122 : Siluman Buaya Rawa.



.


.


Mereka berlima mengunakan tehnik meringankan tubuh sambil mengedarkan kesadarannya , karena sekarang mereka melewati tengah hutan belantara , jadi tidak menutup kemungkinan mereka akan bertemu dengan siluman.


Setelah 6 jam berlalu mereka berlima langsung menghentikan langkahnya ketika melihat ada kawanan siluman Babi taring Iblis , kemudian Diaken Lian Hua mengintrusikan ke empat muridnya ini untuk membunuh para siluman ini , agar ketrampilan bertarung mereka berempat semakin meningkat .


Karena melihat itu hanyalah siluman level 3 saja , putri Xia Yue dan nona Xia Junsu bekerja sama menangkap siluman Babi taring Iblis ini , sedangkan nona Yuan Liyie berkerja sama dengan nona Luo Xue , mereka berempat sangat kompak untuk membunuh siluman Babi taring Iblis ini , satu persatu siluman Babi Taring Iblis ini berhasil di kalahkan , yang paling cepat mengalahkan Siluman Babi taring Iblis ini adalah nona Luo Xue, karena nona Luo Xue mengunakan tembakan bola racunnya yang langsung membuat tubuh siluman Babi taring Iblis ini melemah.


Setelah mereka berhasil membunuh 8 siluman Babi taring Iblis ini kemudian mereka langsung mengambil mustikanya lalu di bagi dengan rata.


Setelah mengambil semua mustikanya kemudian Diaken Lian Hua memasukan tubuh siluman Babi taring Iblis ini, karena itu nanti bisa di bakar dan di tukarkan dengan poin transfer.


'' Sekarang kita lanjutkan perjalanan kita lagi , nanti jika sudah sore hari kita harus beristirahat untuk berkemah di tengah hutan ini , besok pagi bisa pagi kita lanjutkan perjalanan kita lagi...''


'' Iya Diaken Lian Hua kami mengerti...''


Kemudian Diaken Lian Hua langsung mengunakan tehnik meringankan tubuh lagi di ikuti mereka berempat di belakangnya.


Putri Xia Yue juga mengintruksikan kepada teman temannya untuk mengambil ranting ranting yang mereka temukan , agar nanti jika bermalam bisa di gunakan untuk membuat api unggun dan membakar daging .


Setelah 3 jam berlalu mereka akhirnya menemukan sebuah Rawa-rawa kecil di tengah hutan , kemudian Diaken Lian Hua mengajak mereka berempat berhenti di sana , karena sebentar lagi sudah malam .


'' Malam ini kita berkemah di sini saja , karena tempat ini sangat cocok untuk berkemah , Yue'er dan nona Xia Junsu silahkan membuat Api Unggun , sedangkan nona Yuan Liyie dan nona Luo Xue silahkan membersihkan tubuh siluman Babi taring Iblis ini untuk di bakar...'' ucap Diaken Lian Hua sambil mengeluarkan satu tubuh siluman Babi taring Iblis di hadapannya.


'' Iya Diaken Lian Hua...''


Kemudian putri Xia Yue dan nona Xia Junsu langsung mencari tempat sedikit lapang untuk membuat api unggun , setelah menemukan tempatnya kemudian putri Xia Yue dan nona Xia Junsu mengeluarkan ranting ranting yang sudah dia mereka kumpulkan tadi , sedangkan nona Yuan Liyie dan nona Luo Xue langsung menggotong tubuh siluman Babi taring Iblis itu ke tepi Rawa-rawa , setelah sampai di tepi Rawa-rawa kemudian mereka berdua langsung meletakan tubuh siluman Babi Taring Iblis ini , lalu mereka berdua langsung mengeluarkan pisau kecil untuk mengambil dagingnya .


Kemudian nona Luo Xue langsung memotong kedua kaki bagian belakang , karena dirinya sangat suka daging bagian paha nya , sedangkan nona Yuan Liyie mengambil 4 potong daging tepat di perutnya .


Lalu mereka mencucinya di tepi danau dengan santai sambil menikmati pemandangan Rawa-rawa ini , tapi tiba tiba ada Siluman Buaya Rawa yang keluar dari dalam air yang langsung menyerang mereka berdua yang ingin membersihkan daging di sana .


Dengan sigap nona Yuan Liyie dan nona Luo Xue langsung menghindari terkaman siluman Buaya Rawa ini dengan cara melompat menjauh dari sana sambil memegang potongan daging .


Kemudian nona Luo Xue langsung melemparkan kedua kaki siluman Babi taring Iblis tadi ke atas tanah , lalu menembakkan bola racun ke arah mulut Siluman Buaya Rawa ini yang sedang terbuka lebar , sehingga racun milik nona Luo Xue ini langsung masuk ke dalam mulut siluman Buaya Rawa ini .


Tapi siluman Buaya Rawa ini tidak menyadari kalau dirinya sudah menelan bola racun itu , melihat kedua manusia ini berhasil menghindari terkaman nya kemudian siluman Buaya Rawa ini langsung mengigit tubuh siluman Babi Taring Iblis yang ada di tepi sungai , lalu langsung membawa masuk ke dalam danau .


Mereka bertiga sangat terkejut melihat nona Yuan Liyie dan nona Luo Xue di serang oleh siluman Buaya Rawa, tapi Diaken Lian Hua bersyukur karena melihat mereka berdua masih baik baik saja , karena Siluman Buaya Rawa ini telah masuk ke dalam danau lagi dengan membawa tubuh siluman Babi taring Iblis tadi.


Kemudian Diaken Lian Hua menghampiri nona Yuan Liyie dan nona Luo Xue , sedangkan putri Xia Yue dan nona Xia Junsu melanjutkan membuat api unggun lagi.


'' Apakah kalian berdua baik baik saja...?''


'' Tidak apa apa , karena kita masih memiliki daging utuh lagi...''


'' Tapi tadi aku berhasil menembakan bola racun ke dalam mulut buaya tadi , aku yakin siluman Buaya Rawa tadi pasti akan mati...'' ucap nona Luo Xue.


'' Semoga saja begitu , kalau begitu kalian lanjutkan lah lagi untuk mencuci daging itu ,karena aku merasakan sekarang keadaanya sudah aman...''


Kemudian nona Luo Xue langsung langsung mengambil kaki siluman Babi taring Iblis tadi yang telah di lemparkan di atas tanah , lalu mereka berdua langsung mencuci daging itu dengan sangat cepat , karena takut siluman Buaya Rawa tadi akan menganggu mereka lagi.


Sedangkan Diaken Lian Hua tetap berdiri di sana untuk mengawasi danau ini , karena ke empat murid ini adalah tanggung jawabnya , jadi jika ada apa apa dengan para muridnya ini maka dia juga yang akan kena saksi dari akademi Tian Zhong.


Setelah nona Yuan Liyie dan nona Luo Xue selesai membersihkan daging itu kemudian mereka bertiga langsung berjalan ke tempat putri Xia Yue membuat api unggun .


Lalu mereka berlima langsung membakar daging bersama sama sambil berbincang bincang.


'' Sepertinya kalian tadi di serang oleh siluman Buaya Rawa...?''


'' Iya kakak Yue , tapi aku tadi sempat melemparkan bola racun ke dalam mulut Siluman Buaya Rawa itu ketika mulutnya terbuka ingin melahap ku...'' ucap nona Luo Xue.


'' Benarkah , itu berarti sebentar lagi siluman Buaya Rawa itu pasti akan naik ke permukaan lagi karena keracunan...''


'' Tunggu..tunggu.... kalau sampai siluman Buaya Rawa tadi keracunan , berarti siluman Buaya Rawa yang ada di dalam danau akan keluar , karena rekan mereka keracunan....'' ucap Diaken Lian Hua bersepekulasi .


'' Terus kita harus bagaimana sekarang...?''


'' Kamu tenang saja , karena siluman Buaya Rawa tidak terlalu berbahaya ketika kita ada di atas pohon , jadi jika para siluman Buaya Rawa ini keluar kita tinggal bersembunyi saja di atas pohon...''


'' Baiklah kalau begitu...''


Setelah daging bakar sudah matang , kemudian mereka berlima langsung makan bersama sama .


Putri Xia Yue kemudian langsung mengeluarkan Mao Li dari dalam gelang penyimpannya untuk menawarinya makan daging bakar ini .


Kemudian putri Xia Yue langsung membagi daging bakar itu bersama Mao Li , lalu makan bersama .


Setelah selesai makan daging bakar kemudian mereka menikmati api unggun sambil berbincang bincang masalah tentang misi yang mereka jalankan ini , agar nanti jika telah sampai di desa Jiuli langsung bisa menanganinya, tapi tiba tiba Diaken Lian Hua merasakan banyak aura siluman mendekat .


Setelah di tunggu tunggu ternyata itu adalah aura para siluman Buaya Rawa yang keluar dari danau .


.


.


...~ bersambung ~...