
.
.
Putri Xia Yue kali ini melompat lompat dengan sangat hati hati , karena dia harus berkonsentrasi penuh agar tidak menabrak pohon atau ranting ranting yang tidak beraturan .
Dia juga harus memprediksi dengan tepat ranting yang akan dia injak , karena kadang kadang juga ada ranting yang mulai mengering , sehingga membuat tubuhnya langsung terjatuh kerena hilang keseimbangan .
Tapi Shen Long selalu menangkap tubuhnya ketika mendengar putri Xia Yue terjatuh ,karena setiap kali putri Xia Yue terjatuh dia langsung berteriak sehingga Shen Long dengan sigap langsung menolong putri Xia Yue.
Suara kicauan burung mengiringi pelatihan putri Xia Yue di dalam hutan sehingga membuat suasana berlatih jadi tidak terasa nyaman .
Setelah satu jam berlalu putri Xia Yue mulai terbiasa melompat lompat di atas pohon , dia sudah bisa melewati semua rintangan dengan mudah , karena semakin masuk ke dalam hutan pepohonan semakin lebat .
Melihat putri Xia Yue sudah bisa menguasai tehnik dasar meringankan tubuh , kemudian Shen Long mengajak istirahat sebentar .
Lalu mereka memilih pohon yang cukup besar untuk tempat berpijak .
'' Yue'er, sekarang kita kembali saja ke goa untuk beristirahat , besok kita lanjutkan pelatihannya....'' ucap Shen Long .
'' Iya Shen Long , kau pimpinlah jalan ke sana , karena aku tidak mengerti arah menuju goa...''
Kemudian Shen Long langsung melompat lompat lagi dari pohon satu ke pohon lainnya , lalu putri Xia Yue langsung mengikuti di belakangnya , sedangkan Mao Li berlari di bawah putri Xia Yue.
Setelah 3 jam berlalu akhirnya mereka sampai di goa , kemudian putri Xia Yue langsung masuk ke dalam untuk mandi dan segera tidur , karena sekarang sudah menjelang malam , sedangkan Shen Long menghabiskan waktu di depan goa .
****
Keesokan harinya setelah bangun tidur kemudian Shen Long mengajak putri Xia Yue keluar goa , karena Shen Long ingin mengajari putri Xia Yue di hutan yang ada di dekat goa ini .
'' Yue'er, hari ini kita berlatih di hutan itu , karena tempatnya di sana sedikit luas...''
'' Iya Shen Long ....''
Kemudian mereka langsung berjalan dengan cepat ke sana , kadang Shen Ling juga melompat lompat di atas batu agar cepat sampai di sana , kemudian putri Xia Yue juga ikut melompat lompat juga mengikuti Shen Long , sedangkan Mao Li mengikuti di belakangnya , setelah sampai di sana kemudian Shen Long membuka percakapan.
'' Yue'er, apakah sebelumya kamu sudah pernah belajar tehnik berpedang...?
'' Aku dulu selalu menghafalkan tehnik berpedang waktu di klan , hanya saja aku tidak pernah mempraktekannya, karena aku dulu belum bisa menyerap energi qi ...''
'' Baguslah kalau begitu , sekarang cobalah kau peragakan , nanti aku akan membimbing mu jika ada gerakan yang salah....''
Kemudian putri Xia Yue langsung mengeluarkan pedang putih pemberian Dewa kehidupan yang ada di dalam gelang nya.
'' Yue'er, dapat dari mana kamu pedang itu...?
'' Pedang ini sudah ada di dalam gelang yang aku pakai ini , mungkin ini adalah pedang yang sengaja di siapkan oleh ayahku ketika aku sudah memiliki kekuatan , sama seperti pusaka bulan bintang yang aku miliki ...'' ucap putri Xia Yue sedikit berbohong , karena tidak enak jika mengatakan ini adalah salah satu pemberian dari dari Dewa Kehidupan.
'' Baiklah kalau begitu sekarang peragakan tehnik berpedang mu yang pernah kau hafalkan dulu , karena semua tehnik berpedang sebenarnya sama saja , yang terpenting adalah caramu mengendalikan energimu ketika akan menebaskan pedang mu , jadi setiap kau akan menebaskan pedangmu maka kau harus langsung mengalirkan energimu saat pedang itu akan kamu ayunkan , agar daya hancur tebasan pedangmu lebih kuat , sekarang berlatihlah untuk menebas pohon pohon yang ada di sini dengan tehnik yang pernah kamu pelajari...'' ucap Shen Long panjang lebar.
Kemudian putri Xia Yue langsung memperagakan pedangnya dengan meliuk liuk dan mengerak gerakan pedangnya dengan pola sesuai yang pernah dia hafalkan , lalu putri Xia Yue langsung menebas salah satu pohon yang ada di sana .
Melihat putri Xia Yue sudah mempergakannya tehnik berpedangnya kemudian Shen Long langsung mengomentari putri Xia Yue.
'' Iya Shen Long aku mengerti...''
Kemudian putri Xia Yue langsung memperagakan tehnik berpedangnya lagi dan memperbaiki kesalahannya .
Putri Xia Yue mempergakannya tehnik nya berpedangnya ini hingga berkali kali , sedangkan Shen Long melihatnya dari jauh , ketika gerakan putri Xia Yue ada yang salah kemudian Shen Long langsung mengingatkannya dan memberi masukan cara berpedang yang benar .
Setelah siang hari putri Xia Yue akhirnya bisa menguasai tehnik berpedangnya tapi putri Xia Yue belum bisa menumbangkan satu pohon pun yang ada di sana .
Kemudian putri Xia Yue memilih untuk beristirahat dulu agar energi di dalam tubuhnya bisa pulih kembali .
Lalu putri Xia Yue duduk di samping Shen Long yang ada di bawah pohon , kemudian putri Xia Yue juga meminum pil pengumpul Energi agar energinya cepat pulih.
Melihat putri Xia Yue beristirahat kemudian Mao Li langsung menghampirinya lalu duduk di pangkuan putri Xia Yue.
'' Shen Long , aku sudah menguasai tehnik dan cara berpedang ini , hanya saja aku masih belum bisa menumbangkan salah satu pohon yang ada di sini, karena hanya bisa mengores nya saja ...''
'' Tidak apa apa Yue'er, nama nya juga baru berlatih untuk pertama kalinya , yang penting kamu rajin berlatih untuk membiasakan diri dan melatih fisikmu agar semakin kuat , nanti jika kekuatanmu sudah mencapai tingkat spritualitas level 3 tahap awal aku yakin kau bisa menebas pohon ini, setelah ini kamu akan berlatih secara langsung denganku , jadi kamu harus lebih berkonsentrasi karena aku akan menjadi lawanmu , jika kau lengah sedikit saja maka aku bisa dengan mudah menyerang mu...''
'' Iya Shen Long aku mengerti...''
Setelah 15 menit berlalu kemudian putri Xia Yue langsung mengajak Shen Long untuk berlatih lagi , karena energinya sudah pulih sepenuhnya .
Kemudian Shen Long mengeluarkan 2 pedang dari kayu yang biasanya di gunakan untuk berlatih .
'' Sekarang kita pakai pedang kayu ini saja dulu , jadi simpanlah pedang putih milikmu itu....''
Kemudian putri Xia Yue langsung menyimpan pedang putih miliknya lalu memakai pedang kayu yang di beri oleh Shen Long.
'' Sekarang serang lah aku mengunakan tehnik berpedang mu tadi , nanti saat kau menebas kan pedangmu usahakan kamu juga menyerangku dengan serangan menyelinap mengunakan pusaka bulan bintang milikmu....''
Kemudian putri Xia Yue langsung menyerang Shen Long mengunakan tehnik berpedangnya , setelah 1 jam berlalu putri Xia Yue merasa sedikit lebih sulit karena Shen Long terus bergerak menghindarinya , apalagi Shen Long tahu kelemahannya sehingga putri Xia Yue selalu di serang dengan telak oleh Shen long , karena pedang kayu milik Shen Long selalu berhasil menusuk dan menebas tubuhnya.
Sedangkan Shen Long selalu bisa menghindari tebasan putri Xia Yue dengan kelincahannya , bahkan pedang kayu milik putri Xia Yue tidak bisa mengenai tubuh Shen Long sama sekali karena selalu berhasil di hidari dan di tangkisnya .
Tapi putri Xia Yue tidak patah semangat karena dia bisa mengerti kelemahannya di mana , putri Xia Yue tidak mengunakan pusaka Bulan Bintangnya dulu karena dia ingin menguasai tehnik berpedangnya ini dulu dan setidaknya bisa menebas tubuh Shen long.
Setelah menjelang sore putri Xia Yue sudah bisa menghindari semua tebasan Shen Long, hanya saja pedang kayu putri Xia Yue masih belum bisa menyentuh tubuh Shen long .
Setelah menjelang malam kemudian Shen Long mengakhiri pelatihan nya untuk beristirahat dan tidur .
Keesokan harinya mereka berdua berlatih lagi di sana seperti kemarin , setelah satu bulan berlatih putri Xia Yue akhirnya bisa menyerang balik Shen Long dan sudah bisa mengunakan serangan menyelinap mengunakan pusaka Bulan Bintangnya.
'' Yue'er, aku sangat senang melihat perkembangan mu yang sudah bisa mengabungkan tehnik berpedang mu dengan pusaka Bulan Bintang milikmu , besok aku ingin kamu mulai berburu hewan roh yang ada di tengah hutan , jadi sekarang kita beristirahat saja dulu untuk memulihkan energi kita...''
Kemudian mereka kembali lagi ke goa untuk beristirahat dan tidur di sana .
.
.
...~ bersambung ~...