
.
.
Diaken Lian Hua tidak mempermasalahkan nona Luo Xue yang ikut dalam misi ini , karena semua murid boleh bergabung di dalam misi ini asal sudah memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 3 tahap menengah.
Kemudian mereka langsung memilih misi yang ada di papan misi , sedangkan Diaken Lian Hua memberi mereka penjelasan tentang level misi yang ada di sana ,misi tingkat A adalah misi yang sangat sulit yang biasanya di jalankan oleh para Diaken pembimbing , misi tingkat B biasanya dikerjakan oleh para murid area pelataran murid dalam , misi tingkat C dan D bisanya di kerjakan oleh murid area pelataran murid luar , hanya saja tingkat C ini lebih sulit dan sedikit beresiko.
Kemudian mereka berempat langsung melihat daftar misi tingkat C, karena putri Xia Yue yakin mereka bisa menjalankan misi ini dengan gabungan kekuatan mereka berempat .
Di daftar misi tingkat C ini ada bermacam macam misi , mulai dari misi untuk mengawal pejabat pemerintah , mengatasi masalah suatu desa atau kota , misi pembebasan sandera dan misi misi lainnya yang sangat menarik .
Hadiah yang akan mereka dapatkan juga bervariasi mulai dari mendapatkan 2000 poin transfer hingga paling terendah adalah 1000 poin transfer .
Kemudian mereka satu persatu memilih misi yang menurut mereka manarik lalu di diskusikan bersama Diaken Lian Hua, putri Xia Yue dan nona Luo Xue memilih misi yang sama yaitu mengatasi masalah di salah satu desa di wilayah Utara akademi Tian Zhong ini, desa ini mengalami krisis air bersih , karena sumber air di desa ini terkontaminasi oleh siluman beracun yang mendiami sumber air di desa mereka .
Putri Xia Yue memilih misi ini karena dirinya adalah seorang alkemis yang mengerti tentang racun , sedangkan nona Luo Xue memilih misi ini karena dirinya membutuhkan racun ini untuk meningkatkan kekuatannya.
Nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie langsung menyetujui pilihan mereka berdua , karena misi ini adalah sebuah misi kemanusiaan , meskipun nanti hadiahnya hanya 1500 poin transfer , tapi sebenarnya mereka membutuh kan pengalaman di dalam misi ini .
'' Baiklah aku akan membimbing kalian dalam misi pertama ini , kalian tenang saja karena aku tidak akan meminta bagian poin transfer dalam misi pertama kalian ini , agar kalian berempat lebih semangat...''
'' Tidak diaken Lian Hua, peraturannya masih sama seperti biasnya , Diaken Lian Hua silahkan mengambil setengahnya , karena aku tahu Diaken Lian Hua juga membutuhkan poin transfer ini untuk membeli bahan obat dan mengobati ibu Diaken Lian Hua , jadi aku akan sangat marah jika Diaken Lian Hua tidak mengambil jatahnya , karena itu adalah hak Diaken Lian Hua yang sudah mau menemani kami menjalankan misi ini...'' ucap putri Xia Yue.
'' Iya..iya... kalau begitu aku akan mengambil jatahku , sekarang tunggu lah di sini karena aku akan mengambil surat misinya dulu...''
Kemudian Diaken Lian Hua langsung menemui tetua yang memegang kertas misi ini .
Setelah 5 menit berlalu kemudian Diaken Lian Hua telah kembali ke sana , dengan membawa 2 gulungan kertas .
'' Yue'er, silahkan di baca misi ini , sedangkan gulungan peta ini aku yang akan membawanya...''
Kemudian putri Xia Yue langsung membuka kertas misi itu untuk membacanya .
Nama desa ini adalah desa Jiuli , sumber air di desa ini terkena racun dari siluman Ular yang tiba tiba mendiami sumber air di desa ini , sehingga sawah pertanian tidak bisa di tanami , membuat warga desa banyak yang kelaparan.
'' Kita harus segera bergegas , karena desa ini membutuhkan pertolongan kita , kalau boleh tahu di mana rumah diaken Lian Hua, karena setelah kita menyesaikan misi ini , maka kita akan mampir ke rumah diaken Lian Hua...?''
'' Rumahku kebetulan ada di wilayah Utara juga , tapi letaknya lebih jauh dari desa Jiuli ini , karena desa Jiuli ini membutuhkan 1 hari penuh untuk sampai di sana , sedangkan jika kalian ingin ke rumahku maka masih membutuhkan 3 jam lagi baru sampai di desaku...''
'' Iya tidak apa apa Diaken Lian Hua, itu sangatlah dekat , kalau begitu mari kita menjalankan misi ini...''
'' Apakah kalian semua sudah siap , barang kali ada barang kalian yang tertinggal di sini...?''
Kemudian mereka berlima langsung keluar dari sana , lalu berjalan menuju gerbang akademi Tian Zhong, setelah sampai di gerbang akademi Tian Zhong kemudian diaken Lian Hua langsung memberitahu kepada penjaga yang ada di sana kalau mereka berlima akan menjalankan misi dan menunjukan surat lampiran misi dari akademi Tian Zhong.
Setelah mendapat ijin kemudian mereka berlima langsung keluar dari sana lalu berjalan ke arah Utara menuju desa Jiuli.
Diaken Lin Hua sengaja tidak membawa kuda agar ke empat murid nya ini mahir dalam mengunakan tehnik meringankan tubuh ketika melewati hutan .
'' Kita lebih baik mengambil jalur hutan saja agar lebih cepat , apakah kalian semua sudah menguasai tehnik meringankan tubuh melompat lompat di dahan pepohonan...?''
'' Sudah Diaken Lian Hua...'' ucap putri Xia Yue, nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie serempak .
'' Bagaimana denganmu nona Luo Xue...?''
'' Aku masih belum terlalu menguasainya , bisakah Diaken Lian Hua mengajariku lagi karena aku sudah hampir lupa , maaf aku selalu merepotkan kalian bertiga...?''
'' Bisa , kamu tenang saja , aku akan mengajarimu...''
'' Adik Xue'er tenang saja , kita semua di sini juga sama sama belajar , jadi adik Xue'er tidak perlu merasa bersalah...'' ucap putri Xia Yue.
'' Sekarang alirkan energi mu ke dalam kedua telapak kakimu , lalu melompat lompat lah di atas bebatuan , intinya nona Luo Xue harus bisa mengatur energi di kedua telapak kaki secara bergantian ketika kita akan menginjak di atas tanah...''
'' Iya adik Xue'er, misalnya kaki kananmu yang akan menginjak tanah , maka energimu harus bertumpu di telapak kaki kananmu , begitu juga di kaki kirimu juga harus sama ketika akan menginjak ke tanah...'' ucap putri Xia Yue.
'' Sekarang cobalah sesuai intruksi dari putri Xia Yue tadi , karena aku akan memimpin jalan ...''
'' Iya terima kasih...''
Kemudian Diaken Lian Hua langsung berlari masuk ke dalam hutan , lalu nona Luo Xue langsung mengikuti di belakangnya dan di ikuti putri Xia Yue, nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie di belakang nya .
Nona Luo Xue langsung mencoba konsentrasi penuh untuk membagi energinya di kedua telapak kaki nya sesuai intruksi dari Diaken Lian Hua dan putri Xia Yue tadi.
Perlahan tapi pasti nona Luo Xue memahami tehnik meringankan tubuh ini , setelah 1 jam berlalu nona Luo Xue berhasil memahaminya , karena sudah bisa mengikuti Diaken Lian Hua yang melompat lompat di atas dahan dahan pohon.
Melihat nona Luo Xue sudah mulai terbiasa dengan tehnik meringankan tubuh ini , kemudian Diaken Lian Hua langsung menambah kecepatan nya agar lebih cepat sampai .
Setelah 3 jam berlalu kemudian mereka beristirahat dulu sejenak , lalu melanjutkan perjalanan mereka lagi .
.
.
...~ bersambung ~...