
.
.
Putri Xia Yue dan rekan rekanya berburu mustika ini di temani guyuran hujan yang sangat deras , mereka sangat hati hati karena pandangan mereka juga terbatas dan bebatuan yang menjadi pijakan mereka juga menjadi licin .
Dengan kerja keras dan saling bekerja sama akhirnya mereka bisa mendapatkan 5 mustika siluman Serigala Guntur level 3.
Setelah mendapat kelima mustika ini sudah tidak ada lagi siluman Serigala Guntur yang keluar karena hujan juga sudah reda.
Mereka berempat melihat kelompok para pemuda tadi sedang berhadapan dengan siluman Serigala Tanduk Guntur atau siluman Serigala Guntur level 4 yang sudah menerima sambaran petir.
'' Kakak Yue , apakah kita tidak membantu mereka , sepertinya mereka sedikit kwalaham karena Siluman Serigala Tanduk Guntur itu menyerang mereka berlima degan serangan petir...'' ucap nona Yuan Liyie memberi saran .
'' Tidak usah adik Liyie , nanti kita di kira merebut buruan mereka , lebih baik kita sekarang beristirahat saja dulu untuk memulihkan diri sambil membakar daging siluman Ular tadi , lagi pula sebentar lagi sudah menjelang malam , jadi kita tidur saja di Puncak bukit ini , tapi jika nanti mereka membutuhkan bantuan kita , maka kita harus membantunya , karena kalau mereka tidak memiliki trik seperti kita tadi aku yakin mereka tidak akan mampu untuk mengalahkan siluman Serigala Tanduk Guntur itu...''
'' Kalau begitu kita beristirahat di situ saja kakak Yue , agar bisa beristirahat sambil melihat pertarungan mereka....'' ucap tuan muda Yuan Jiang sambil menunjuk ke area yang sangat lapang tidak ada bebatuan sama sekali.
Setelah sampai di sana kemudian putri Xia Yue langsung mengeluarkan tubuh Siluman Ular Sisik Ungu tadi sambil melihat pertarungan kelima pemuda tadi , lalu mengintruksikan nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie untuk mengambil dagingnya , sedangkan tuan muda Yuan Jiang betugas untuk membuat Api Unggun.
Setelah nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie telah selesai mengiris daging Ular itu kemudian mereka berempat langsung membakarnya bersama sambil melihat pertarungan mereka berlima tadi .
.
****
Di tempat pertarungan kelima murid dengan siluman Serigala Tanduk Guntur .
Mereka bernama Lin Shuya , yang memiliki kekuatan Spiritualis Level 3 tahap Menengah, sedangkan sisanya memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 3 tahap awal , mereka bernama Lin Juan , Tang San , Fan Lao dan Xian Li.
Setelah 20 menit berlalu mereka terlihat sangat kelelahan karena terus menerus menghindari serangan petir Siluman Serigala Tanduk Guntur ini , serangan mereka tidak ada yang bisa mengenai siluman Serigala Tanduk Guntur ini , karena mereka harus menjaga jarak 5 meter dari Siluman Serigala Tanduk Guntur ini .
Karena serangan petir Serigala Tanduk Guntur ini berjarak 5 meter , lebih dari itu petir ini tidak bisa menjangkaunya.
Mereka berlima sedikit frustasi karena sudah tidak mampu menyerang siluman Serigala Tanduk Guntur ini sama sekali .
Seandainya tidak ada larangan untuk membunuh siluman Serigala Tanduk Guntur ini , mungkin mereka bisa mengalahkannya dengan cara melemparkan tombak mereka untuk membunuhnya .
Mereka berlima melihat ke tempat putri Xia Yue dan rekan rekanya ternyata sedang asyik menikmati Api Unggun membuat mereka bertambah frustasi .
Kemudian Lin Shuya memberi kode kepada rekan rekannya untuk kabur ke tempat putri Xia Yue berada dan meminta bantuan kepada mereka , karena menyadari mereka tidak akan mampu mengalahkan siluman Serigala Tanduk Guntur ini.
Mereka yakin putri Yue pasti bisa mengalahkan siluman Serigala Tanduk Guntur ini , karena memiliki pusaka Bulan Bintang yang di kendalikan dari jarak jauh .
Kemudian mereka satu persatu langsung berlari ke arah putri Xia Yue .
Sehingga siluman Serigala Tanduk Guntur ini langsung mengejar mereka berlima ke arah putri Xia Yue dan rekannya yang sedang menikmati api Unggun.
Putri Xia Yue dan rekan rekan nya langsung meletakan daging bakarnya di atas batu lalu langsung berdiri dan bersiap siaga , melihat kelompok tuan muda Lin Shuya dan rekan rekan nya berlari ke arah mereka .
Kemudian putri Xia Yue langsung mengeluarkan pusaka Bulan Bintang di atas kedua bahunya dan mengendong Mao Li di atas kedua tangannya .
'' Iya Master, nanti aku akan mengunakan cara yang sama seperti tadi untuk memecah konsentrasi siluman Serigala Tanduk Guntur ini ....''
'' Tapi kita lihat saja , kalau mereka meminta bantuan kepadaku , maka aku pasti akan membantu mereka dengan senang hati...''
Kemudian putri Xia Yue berjalan menjauh dari Api Unggun agar nanti tidak terkena imbas dari pertarungan yang akan terjadi .
****
Setelah mereka berlima sampai di dekat putri Xia Yue kemudian mereka berteriak meminta tolong .
'' Nona , bantulah kami untuk mengalahkan siluman Serigala Tanduk Guntur ini...'' ucap tuan muda Lin Shuya sambil menghindari serangan petir dari siluman Serigala Tanduk Guntur .
'' Bagaimana dengan mustikanya , apakah aku boleh mengambilnya...?''
'' Silahkan...''
Mendengar mustikanya boleh di ambil , kemudian putri Xia Yue langsung mengendalikan pusaka Bulan Bintang untuk menyerang siluman Serigala Tanduk Guntur yang berlari ke arahnya .
Mao Li juga langsung melompat lompat ke arah siluman Serigala Tanduk Guntur .
Melihat ada serangan mendekat siluman Serigala Tanduk Guntur ini langsung berhenti lalu menghindari serangan pusaka Bulan Bintang ini dengan cara menundukkan tubuhnya sambil mengeluarkan Petirnya untuk menyerang pusaka Bulan Bintang ini .
Tapi pusaka bulan bintang ini tidak terpengaruh sama sekali meskipun terkena sambaran petir yang keluar dari tanduk nya .
Tapi setelah menghindarinya pusaka bulan bintang ini ternyata berbalik arah kembali menerjang lagi mengincar kepala siluman Serigala Tanduk Guntur ini, sehingga siluman Serigala Tanduk Guntur ini langsung menundukkan tubuhnya lagi .
Siluman Serigala Tanduk Guntur ini sangat fokus melihat pusaka Bulan Bintang yang terus berputar putar ini sambil terus menerus mengeluarkan serangan petir miliknya.
Melihat ada kesempatan kemudian Mao Li langsung melompat di atas kepala siluman Serigala Tanduk Guntur ini sambil mengeluarkan air kencingnya , kedua mata siluman Serigala Tanduk Guntur ini langsung panas dan tidak bisa melihat lagi .
Sehingga membuat siluman Serigala Tanduk Guntur ini meraung raung dan mengeluarkan serangan petir yang tidak tentu arah.
Melihat Mao Li sudah berhasil mengeluarkan jurus pamungkasnya kemudian putri Xia Yue langsung mengunakan tehnik meringankan tubuh lalu dengan sigap mengambil mustika yang mengambang di atas kepala siluman Serigala Tanduk Guntur .
Tubuh putri Xia Yue sedikit gemetar karena mustika yang ada di tangannya mengeluarkan petir .
Siluman Serigala Tanduk Guntur ini langsung pingsan tergeletak di atas tanah .
Tuan muda Lin Shuya dan keempat rekan nya sangat senang melihat putri Xia Yue berhasil mengalahkan siluman Serigala Tanduk Guntur ini, mereka berlima sangat tertarik melihat kucing putih milik putri Xia Yue ternyata juga ikut membantunya .
Kemudian putri Xia Yue berjalan ketempat teman teman nya berada dengan perasaan yang sangat senang , karena sudah berhasil mendapatkan mustika siluman Serigala Guntur level 4 lagi.
.
.
...~ bersambung ~...