Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 135 : Mengumpulkan Informasi .



.


.


Ternyata kecurigaan mereka tadi benar kalau ada sesuatu yang di incar oleh kepala desa Liu Wang, Diaken Lian Hua yakin ruang bawah tanah ini pasti memiliki harta yang sangat berharga sehingga kepala desa Liu Wang tega membunuh ayahnya .


'' Ibu , apa sebenarnya yang ada di dalam ruang bawah tanah ini , apakah itu adalah barang berharga...''


'' Ya , itu adalah barang yang sangat berharga karena itu adalah makam peninggalan seorang alkemis level 6, hanya saja tidak ada orang yang bisa masuk ke sana jika tidak memiliki kuncinya...''


'' Apakah ibu memiliki kunci yang di gunakan untuk menuju ruang bawah tanah ini...?''


'' Ya aku yang memegangnya , karena dulu ayahmu menitipkan kunci itu kepadaku...''


'' Apakah aku boleh masuk ke sana...?''


'' Boleh Hua'er, tapi kamu harus menyingkirkan kepala desa Liu Wang dulu jika ingin masuk ke sana . Karena aku yakin dia selalu menjaga balai desa Lianzhi...''


'' Ibu benar juga...''


Kemudian ibu Lian Xhie langsung berdiri lalu berjalan ke sudut kamar , sesampainya di sudut kamar lalu mengangkat guci giok yang ada di sana . Lalu berjongkok sambil sambil memasukan jarinya ke dalam sebuah lubang .


Setelah menarik lantai ini ternyata di bawah lantai ini adalah tempat ibu Lian Xhie menyimpan harta nya , karena ada beberapa perhiasan emas , tumpukan koin emas dan ada dua batu permata berbentuk prisma berwarna jingga .


Kemudian ibu Lian Xhie langsung mengambil batu permata itu lalu berdiri lagi .


'' Kedua Batu prisma ini adalah kunci yang di gunakan untuk membuka ruang bawah tanah , nanti masukkan kedua batu prisma ini ke dalam mata patung yang ada di balai desa Lianzhi , tapi aku belum tahu harta apa yang ada di dalam ruang bawah tanah ini...''


Kemudian Diaken Lian Hua langsung menyimpan kedua batu permata itu.


'' Adik Xielin , apakah kamu masak hari ini...?''


'' Iya kak , tapi hanya sedikit saja , jika kakak mau makan maka aku akan memasak dulu untuk kakak dan nona nona semuanya ...''


'' Kakak dan teman kakak itu nanti saja karena kakak bisa masak sendiri , sekarang ambilkan makan untuk ibu agar kesehatan nya pulih kembali , karena kakak ingin menyuapi ibu , nanti biar teman kakak yang akan menginterogasi alkemis Liu Cong tentang kekuatan yang di miliki oleh Kepala desa Liu Wang...''


'' Iya kakak...''


Lalu nona Lian Xielin langsung keluar dari sana untuk mengambilkan makan ibunya , kemudian Diaken Lian Hua mengintruksikan putri Xia Yue dan nona Luo Xue untuk menginterogasi alkemis Liu Cong, karena alkemis Liu Cong tidak akan bisa berbohong kepada putri Xia Yue yang telah meminum pil penjerat hati milik putri Xia Yue.


Kemudian putri Xia Yue dan nona Luo Xue langsung keluar dari sana lalu berjalan menuju tempat mereka menyekap alkemis Liu Cong .


Setelah masuk ke dalam kamar tempat alkemis Liu Cong berada kemudian putri Xia Yue langsung menginterogasinya .


Alkemis Liu Cong tampak ketakutan melihat putri Xia Yue datang ke sana.


'' Apakah benar kamu masih ingin hidup...?''


'' Iya nona...''


'' Setelah kamu terbebas kalau boleh kamu akan jadi orang seperti apa , apakah akan terus menjadi alkemis gadungan yang membodohi banyak orang...?''


'' Aku berjanji tidak akan melakukan itu lagi nona , maaf aku selama ini melakukan pekerjaan ini karena terpaksa , jika aku tidak mau melakukan ini aku di ancam oleh tetua Liu Wang yang akan membunuhku dan semua keluargaku...''


'' Bagus..bagus.. alasanmu boleh juga , sekarang katakan kekutan kepala desa Liu Wang berada di tingkat apa dan juga para bawahanya sekalian...''


'' Tetua Liu Wang memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 4 tahap akhir dan ada 4 bawahanya yang memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 4 tahap awal, sedangkan para prajurit di desa ini kekuatannya hanyalah di tingkat Spiritualis Level 3 tahap awal saja...''


'' Terima kasih atas informasinya , nanti aku pasti akan membebaskan mu setelah urusanku dengan kepala desa Liu Wang telah selesai , menurutmu apakah tetua Liu Wang ini pantas menjadi kepala desa atau tidak , bagaimana perlakuan dia terhadap para warga desa ini...''


'' Apakah aku perlu membunuh nya agar kau terbebas dari ancamannya , kalau aku lihat sepertinya kamu ini berasal dari klan yang sama dengan kepala desa Liu Wang, apakah kamu ini masih saudara...?''


'' Dia memang satu klan denganku di ibukota kerajaan tapi dia bukan saudaraku , kalau aku terserah nona saja mau di apakan tetua Liu Wang itu...''


'' Baiklah kalau begitu...''


Kemudian putri Xia Yue langsung mengajak nona Luo Xue keluar dari sana , lalu berjalan menuju kamar ibu Lian Xhie kembali , setelah masuk ke sana putri Xia Yue melihat Diaken Lian Hua masih menyuapi ibunya .


Kemudian putri Xia Yue langsung mengatakan kekuatan yang di miliki oleh kepala desa Liu Wang dan para bawahanya.


Diaken Lian Hua yakin bisa mengatasi masalah ini bersama para muridnya ini tanpa bantuan dari guru Shen Long , karena kekuatan kepala desa Liu Wang sama dengan tingkat kekuatan nya.


Ibu Lian Xhie memperingatkan diaken Lian Hua agar lebih berhati hati dengan kepala desa Liu Wang kerena dia itu sangatlah licik .


'' Ibu tenang saja , kami nanti pasti berhati hati dengan mereka karena kami memiliki kelebihan tehnik bertarung , aku tidak akan tinggal diam ketika mengetahui orang yang telah mencelakakan ayah ku dan meracuni ibu karena mereka juga harus mendapatkan ganjaran atas apa yang telah mereka lakukan...'' Ucap Diaken Lian Hua meyakinkan ibunya agar tidak khawatir lagi .


Setelah selesai menyuapi ibunya makan kemudian Diaken Lian Hua mengajak para muridnya keluar kamar untuk berdiskusi lagi .


Mereka kali ini berdiskusi di tempat mereka menyekap alkemis Liu Cong agar mereka juga tahu kebiasaan kepala desa Liu Wang ketika malam hari .


Diaken Lian Hua juga bertanya kepada para muridnya apakah bersedia membantunya , karena ini adalah misi yang sangat berbahaya .


Putri Xia Yue dan rekan rekannya langsung bersedia membantu Diaken Lian Hua karena mereka berempat adalah muridnya yang harus membantu gurunya ketika membutuhkan bantuan mereka .


Setelah mengintrogasi alkemis Liu Cong ternyata kepala desa Liu Wang dan kelurganya tinggal di rumah yang sedikit jauh dari balai desa Lianzhi, tapi ada 2 bawahan kepala desa Liu Wang yang selalu berjaga di balai desa .


Kedua bawahan kepala desa Liu Wang ini ketika malam selalu bermabuk-mabukan di sana .


Jadi mereka harus harus mengalahkan kedua bawahan kepala desa ini dulu jika ingin masuk ke dalam balai desa ini , mereka harus datang ke sana ketika sudah tengah malam saat kedua penjaga telah mabuk agar bisa dengan muda mengalahkan mereka .


'' Apakah kamu memiliki arak atau anggur di dalam cincin mu itu...?'' tanya putri Xia Yue.


'' Tidak nona , aku tidak pernah minum minuman memabukkan seperti itu...''


'' Terus di desa ini di mana aku bisa membeli arak atau anggur itu...?''


'' Apakah nona juga suka minum arak...?''


'' Apakah kamu pikir aku ini adalah gadis murahan yang suka mabuk-mabukan...? sekarang katakan di mana aku bisa mendapatkan arak itu...?''


'' Di kedai yang ada di ujung desa ini nona , aku minta maaf atas pertanyaanku tadi...''


Kemudian putri Xia Yue langsung mengajak Diaken Lian Hua dan rekan rekannya keluar dari sana , lalu putri Xia Yue mengajak nona Xia Junsu untuk membeli arak yang ada di kedai yang di katakan oleh alkemis Liu Cong tadi.


Diaken Lian Hua dan rekan rekan putri Xia Yue sangat penasaran untuk apa putri Xia Yue ingin membeli arak ini .


Tapi mereka yakin putri Xia Yue pasti memiliki rencana sendiri dengan arak ini nantinya .


Kemudian putri Xia Yue dan nona Xia Junsu langsung keluar rumah lalu berjalan menuju kedai yang ada di ujung desa ini .


.


.


...~ bersambung ~...