
.
.
Kemudian mereka saling melepaskan pegangan tangan mereka untuk berdiskusi di sana .
Lalu putri Xia Yue juga mengeluarkan Mao Li dari gelang penyimpanan nya karena kasihan jika Mao Li berada di dalam gelang terus menerus .
'' Kakak Yue , ternyata kau masih membawa kucing imut ini...'' Ucap nona Xia Junsu sambil menjewer kedua telinga Mao Li .
'' Kamu jangan menganggunya , nanti dia akan marah kepadamu ....''
'' Iya kakak Yue aku minta maaf , sekarang kita harus ke mana.? apakah kakak Yue sudah memiliki petunjuk tempat persembunyian Siluman Serigala Guntur...?'' Ucap nona Xia Junsu.
'' Aku belum mengetahui di mana persembuyian para siluman Serigala Guntur, tapi guru ku mengatakan kalau siluman Serigala Guntur akan keluar ketika malam hari dan di saat hujan turun , Siluman Serigala Guntur ini muncul di tempat yang tinggi untuk menyerap kilatan petir di malam hari dan ketika hujan , tapi kekuatan mereka akan meningkat di saat mereka telah mendapatkan energi petir dari langit , jadi kita harus bertindak dengan cepat membunuhnya sebelum petir menyambar tubuh siluman Serigala Guntur...''
'' Jadi seperti itu , berarti kita harus mencari tempat yang paling tinggi sambil menunggu malam tiba atau tiba tiba ada hujan turun...'' ucap nona Yuan Liyie.
'' Benar , kita sekarang harus bergegas ke salah satu puncak bukit yang ada di lereng gunung Tian Zhong ini , tapi jangan sampai kita masuk ke wilayah terlarang karena di sana adalah tempat para siluman level 4 ke atas , kalau kita sampai menemui siluman level 5 ke atas maka sudah di pastikan ujian kita akan gagal , tapi jika hanya siluman level 4 saja aku yakin masih bisa menandinginya ...''
'' Kalau begitu kita ke puncak bukit ini saja kakak Yue , karena puncak bukit ini adalah yang paling terdekat dan tertinggi di antara bukit bukit lainnya...''
Kemudian mereka berempat langsung berlarian mengunakan tehnik meringankan tubuh untuk melewati semak semak belukar.
Putri Xia Yue melihat tuan muda Yuan Jiang adalah yang paling lambat ketika mengunakan tehnik meringankan tubuh , karena dia selalu tertinggal oleh yang lainnya .
Tapi putri Xia Yue tidak mempermasalahkannya karena bagaimana pun juga dia adalah temannya .
Mereka berempat kadang kadang melihat para murid lainya berhadapan dengan para siluman level 3, tapi mereka tetap melanjutkan untuk naik ke puncak bukit ini .
Putri Xia Yue berharap para rekan rekannya ini sudah sering berburu dan bertarung agar nanti ketika menghadapi siluman Serigala Guntur bisa dengan mudah mengalahkannya.
Setelah satu jam berlalu mereka berempat di hadang oleh kawanan Banteng Tanduk Batu berjumlah 6 ekor , putri Xia Yue melihat kawanan Banteng Tanduk Batu ini hanyalah siluman level 3.
'' Apakah kalian bertiga sudah sering berburu siluman level 3 seperti ini...?''
'' Sudah kakak Yue ...'' ucap nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie.
'' Bagaimana denganmu saudara Yuan Jiang...?''
'' Aku juga sudah pernah , tapi tidak pernah berhadapan dengan siluman Banteng Tanduk Batu ini...''
'' Baiklah kalau begitu sekarang aku ingin kalian bertiga mengalahkan mereka dengan cepat , karena ini sangat bagus untuk pelatihan kalian...''
'' Iya kakak Yue...'' ucap nona Xia Junsu dsn nona Yuan Liyie serempak .
Kemudian nona Xia Junsu mengeluarkan senjata nya berupa tombak yang memiliki panjang 50 sentimeter , nona Yuan Liyie mengeluarkan senjatanya berupa pedang berwarna hitam , sedangkan Yuan Jiang mengeluarkan tombak yang sama dengan tinggi badannya .
Kemudian mereka bertiga langsung mengeluarkan serangan mereka masih masing untuk menghalau para Banteng Tanduk Batu ini .
Putri Xia Yue sangat penasaran dengan tombak kecil milik nona Xia Junsu ini , karena baru kali ini dia melihat ada pusaka tombak yang sangat pendek seperti ini .
Mereka bertiga sangat sengit bertarung dengan para Banteng Tanduk Batu ini , tapi mereka harus waspada dengan tandukan nya , karena dalam sekali tandukan saja bisa merobohkan sebuah pohon yang lumayan besar .
Kadang putri Xia Yue juga membantu mereka mengunakan pusaka Bulan Bintang untuk memecah fokus siluman Banteng Tanduk Batu ini .
Satu persatu siluman Banteng Tanduk Batu ini di tumbangkan , karena berkat bantuan pusaka Bulan Bintang milik putri Xia Yue yang memecah konsentrasi siluman Serigala Tanduk Batu ini.
Putri Xia Yue menyerang kaki Siluman Banteng Tanduk Batu ini yang membuat siluman ini tidak bisa bergerak bebas karena kaki kaki para siluman Banteng Tanduk Batu langsung terluka .
Setelah 30 menit berlalu mereka bertiga akhirnya telah berhasil menumbangkan semua siluman Banteng Tanduk Batu ini .
Kemudian putri Xia Yue memberikan pil pemulihan untuk memulihkan energi mereka , karena mereka terlihat sangat kelelahan dengan nafas yang tersengal-sengal.
Setelah mereka selesai memulihkan energi mereka kemudian putri Xia Yue mengintrusikan kepada mereka bertiga untuk mengambil mustika para siluman Banteng Tanduk Batu , karena itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan mereka .
Dengan senang hati nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie mengambil mustikanya , sedangkan tuan muda Yuan Jiang melihat dulu cara mereka berdua mengambil mustika , setelah melihatnya kemudian Yuan Jiang langsung membelah kepala siluman Banteng Tanduk Batu ini , agar dirinya tidak kalah dengan mereka berdua , karena tuan muda Yuan Jiang di sini adalah seorang laki laki , dia tidak mau kalah dengan para gadis gadis ini dan terlihat paling lemah di dalam kelompok ini .
'' Apakah kakak Yue tidak menginginkan mustika ini , nanti aku akan membaginya dengan kakak Yue...'' ucap nona Xia Junsu.
'' Tidak usah adik Junsu , aku nanti saja jika ada mustika siluman yang memiliki racun , karena itu sangat bermanfaat jika di gunakan untuk bahan membuat pil , jadi itu untuk kalian semua saja agar kekuatan kalian semakin meningkat ...''
'' Terima kasih kakak Yue...''
'' Baiklah kalau begitu kita lanjutkan naik ke puncak bukit ini...'' ajak putri Xia Yue .
Kemudian mereka semua langsung mengunakan tehnik meringankan tubuh menuju puncak bukit .
'' Master , hati hati aku merasakan di depan ada siluman level 4 , tapi aku tidak bisa merasakan siluman apa itu...?'' ucap Mao Li.
'' Terima kasih Mao Li...''
Ketika melewati rerimbunan pepohonan , tiba tiba mereka di serang oleh seekor Ular yang bergelantungan di atas pohon .
'' Awas , menunduk lah....'' teriak putri Xia Yue lantang.
Kemudian mereka berempat langsung menunduk , sehingga semburan racun siluman Ular Sisik Ungu ini hanya mengenai punggung mereka saja .
Ular Sisik Ungu ini memiliki racun yang sangat mematikan ,
beruntung nya tadi putri Xia Yue telah memberikan teman temannya pil penawar racun , sehingga tidak perlu khawatir terkena efek racunnya.
Putri Xia Yue melihat Ular Sisik Ungu ini adalah siluman level 4 seperti yang di peringatkan oleh Mao Li tadi.
'' Kalian bertiga minggir lah , karena ini adalah siluman level 4 , kita harus mengunakan serangan jarak jauh saja , karena hanya aku yang memiliki pusaka yang di gunakan dari jauh...'' ucap putri Xia Yue.
.
.
...~ bersambung ~...