Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 108 : Memasuki Area pelataran murid luar.



.


.


Setelah membagikan token itu kemudian Diaken Lian Hua langsung mengintruksikan mereka berempat untuk meneteskan darah mereka masing di permukaan token , agar mereka bisa mengunakan token itu .


Kemudian mereka berempat langsung mengigit jari tangan mereka masing masing , setelah darahnya sudah keluar lalu meneteskan darah mereka di permukaan token itu.


'' Sekarang alirkan energi kalian ke dalam token itu , kalian pasti sudah bisa melihat isi di dalamnya , karena token itu berisi poin transfer yang bisa di tukarkan dengan pil , kitab bela diri dan juga untuk makan kalian sehari hari jika kalian menginginkannya...'' ucap Diaken Lian Hua.


Kemudian mereka semua langsung melihat isi di dalam token itu , karena sangat penasaran seperti apakah poin transfer itu .


Setelah melihatnya , ternyata token transfer ini hampir mirip dengan koin emas, hanya saja ukuranya lebih kecil dan memiliki gambar akademi Tian Zhong.


'' Sekarang kalian masuklah ke dalam area pelataran murid luar lewat lorong ini , nanti setelah kalian menaiki tangga yang ada di ujung lorong maka kalian akan sampai di pelataran gerbang area murid luar , di sana nanti kalian pilihlah goa yang ada di bawah dulu untuk sementara waktu sambil menunggu kekuatan kalian meningkat...''


'' Terus di mana kami bisa menukarkan pil dan tempat makan , karena kami semua ingin menukar pil dulu baru masuk ke dalam area murid luar ...''


'' Kalian bisa menukar pil di aula sumberdaya yang berjajar dengan Aula Makan , Aula beladiri , Panggung Arena Peringkat , Aula penegak hukum dan Perpustakaan yang ada di sepenjang lorong ini...''


'' Bagaiamana kalau dengan tubuh siluman yang telah kami dapatkan , apakah itu bisa di tukar...?''


'' Bisa , nanti kalian tukarkan di Aula Sumberdaya juga dengan poin transfer , sekarang mari aku antarkan ke sana...''


Kemudian mereka berempat langsung mengikuti Diaken Lian Hua menuju Aula Sumberdaya .


Setelah memasuki lorong kemudian Diaken Lian Hua langsung memberi tahu semua Aula yang ada di sana , agar para murid barunya ini nanti tidak kebingungan ketika ke sini lagi .


Di depan Aula Makan putri Xia Yue melihat tuan muda Luo Qiang sedang menyapu lantai , berarti dia sekarang menjalankan hukuman dari Ketua Dekan Tian Guang.


Tuan muda Luo Qiang menatap putri Xia Yue dengan tatapan penuh dengan rasa permusuhan.


'' Adik Junsu , lihatlah ada pelayan baru yang bekerja di Aula Makan ini...'' Ucap putri Xia Yue sambil tersenyum mengejek .


'' Hahaha , iya benar kakak Yue , kamu kalau menyapu lihatlah ke bawah , jangan menatap kami seperti itu , apakah kamu tidak pernah melihat gadis cantik seperti kami...'' ucap nona Xia Junsu memprovokasinya , karena dulu belum sempat membuat perhitungan dengan nya yang telah menyerang kakak Yue .


Tuan muda Luo Qiang langsung menundukkan kepalanya


tidak menangapi nona Xia Junsu, karena kalau dia membuat kesalahan lagi , maka hukumannya akan semakin lama di sini .


Diaken Lian Hua langsung menegur putri Xia Yue dan nona Xia Junsu , karena tindakan mereka berdua itu sama dengan memancing keributan .


Kemudian putri Xia Yue langsung meminta maaf dan menceritakan permasalahannya dengan tuan muda Luo Qiang.


Diaken Lian Hua bisa memaklumi mereka berdua setelah mendengar penjelasan dari putri Xia Yue , tapi mereka berdua tetap salah dan mengintrusikan mereka berdua untuk menyelesaikan masalah mereka di Panggung Arena Peringkat, agar mereka tidak terkena hukuman seperti tuan muda Luo Qiang ini .


'' Tuan muda Luo Qiang yang terhormat , tunggu kekuatanku meningkat sampai tahap menengah , aku akan menantang mu di Panggung Arena Peringkat, agar masalah kita bisa terselesaikan...'' ucap putri Xia Yue.


Diaken Lian Hua juga sangat terkejut dan mengerutkan keningnya mendengar putri Xia Yue berani menantang tuan muda Luo Qiang dengan sangat terang terangan , bisa jadi muridnya ini nanti akan memiliki banyak musuh di area murid luar , karena tidak takut sama sekali dengan murid yang sudah memiliki kekuatan di atasnya .


Kemudian diaken Lian Hua mengajak mereka berempat ke Aula Sumberdaya .


Setelah sampai di Aula Sumberdaya , kemudian mereka berempat langsung mengantri, karena banyak murid baru yang juga ingin menukar pil.


Pil yang akan mereka tukarkan ini adalah Pil Restorasi Qi , putri Xia Yue sebenarnya bisa membuatnya sendiri , tapi berhubung dia adalah murid dari akademi Tian Zhong, maka dia tetap akan menyerap pil ini agar sama dengan teman temannya .


Putri Xia Yue juga penasaran dengan pil buatan alkemis milik akademi Tian Zhong ini , kira kira mereka bisa memurnikan pil sampai berapa persen tingkat efektifitas nya .


Ternyata penukarnya hanya di batasi 100 poin transfer saja , mereka mendapat 50 pil Restorasi Qi dengan tingkat efektifitas 88 persen.


Sedangkan untuk daging buruan mereka mendapat 200 poin transfer setiap orangnya , poin transfer ini mereka bagi dengan rata agar adil karena mereka berburunya juga bersama sama .


Setelah menukarnya kemudian mereka berempat berpamitan kepada Diaken Lian Hua untuk masuk ke dalam area pelataran murid luar .


Lalu mereka berjalan dengan santai menyusuri lorong yang ada di sana , setelah sampai di ujung lorong mereka menaiki tangga yang ada di ujung lorong .


Setelah sampai di ujung tangga mereka akhirnya sampai di gerbang pelataran murid luar dan murid dalam .


Kemudian mereka berempat langsung mengikuti murid baru yang masuk ke dalam gerbang murid luar , setelah melewati gerbang mereka akhirnya sampai di sebuah lembah gunung Tian Zhong, di sana mereka merasakan aura langit dan bumi nya sangat melimpah .


Dari sana mereka bisa melihat banyak goa yang ada di tebing tebing lembah gunung Tian Zhong ini , di lembah ini juga di tumbuhi pepohonan yang sangat lebat membuat suasana menjadi sangat menenangkan .


Di sana juga ada sebuah danau untuk bersantai dan menyerap sumberdaya, karena ada beberapa murid yang duduk bersila di atas batu sambil memejamkan matanya .


'' Kakak Yue , sekarang mari kita kita mencari goa yang ada di sini untuk segera menyerap pil tadi , untuk saat ini kita tidak perlu mencari goa yang terlalu tinggi , nanti jika kekuatan kita sudah meningkat kita bisa mencari goa yang lebih tinggi...'' ucap nona Xia Junsu.


Tapi tiba tiba mereka mendengat ada seorang yang memanggilnya .


Putri Xia Yue melihat itu adalah tuan muda Lin Shuya dan rekan rekannya yang ada di depan goa yang besar di lereng tebing gunung Tian Zhong , kemudian putri Xia Yue dan teman-teman nya langsung berjalan ke sana .


Mereka berjalan melewati beberapa kelompok murid baru dan murid lama , putri Xia Yue melihat para murid lama di sana banyak yang menatap wajahnya tanpa berkedip sambil melamun membuat putri Xia Yue sedikit risih , putri Xia Yue yakin para murid lama pasti melamunkan yang tidak tidak tentang dirinya .


Kemudian putri Xia Yue langsung memakai cadar yang dulu pernah di beri oleh kakek Xin Feng.


Sehingga para murid yang menatap wajah putri Xia Yue langsung tersadar dari lamunan nya .


.


.


...~ bersambung ~...