
.
.
Kemudian nona Luo Xue langsung berdiri kembali , lalu mengejar rekan rekannya yang telah jauh darinya , dia berlari dengan perasaan yang sangat senang , karena di dalam misi ini akan mendapatkan racun yang sangat banyak.
Mereka berjalan menyusuri jalan setapak yang ada di pinggir aliran sungai kecil yang mengalir ke ladang pertanian , mereka semua melihat air yang mengalir ke sawah ini telah terkontaminasi racun , karena airnya sedikit berwarna ungu.
Putri Xia Yue sangat penasaran seperti apa siluman Ular yang ada di sumber air ini , karena bisa mencemari sumber air dengan racunnya yang sangat banyak sampai seperti ini .
Kemudian putri Xia Yue memberikan pil penawar racun kepada teman temannya untuk berjaga jaga , hanya nona Luo Xue saja yang tidak meminum pil penawar ini , karena dia adalah praktisi racun.
Setelah 1jam berlalu kemudian kepala desa Jiu Lang langsung mengajak mereka berhenti , karena mereka sekarang sudah ada di dekat sumber air .
'' Diaken Lian Hua, di bawah tebing itu adalah sumber air nya , sedangkan siluman Ularnya ada di dalam goa yang ada di dinding tebing itu , kalian harus berhati hati karena aku tidak mau orang baik seperti kalian ada yang celaka...'' Ucap kepala desa Jiu Lang sambil menunjuk ke sebuah tebing bebatuan , di sekitar tebing ini bebatuan ini di tumbuhi pepohonan yang sangat lebat dan sangat besar .
'' Iya senior Jiu Lang, ini adalah tugas kami , jadi senior Jiu Lang jangan terlalu menghawatirkan ku...''
Kemudian Diaken Lian Hua langsung mengajak ke empat muridnya berjalan mendekat ke sumber air ini , mereka kemudian mengeluarkan senjata mereka masing masing dan bersiap siaga jika Siluman Ular ini menyerang mereka .
Setelah mendekat ternyata sumber air ini keluar dari bawah sebuah batu yang sangat besar hingga membentuk sebuah kolam air yang lumayan besar , sedangkan di atas batu ini ada goa tempat siluman Ular berada , goa ini juga mengeluarkan air yang sangat sedikit tapi terus mengalir , Air dari dalam goa ini berwana ungu yang langsung bercampur dengan air yang ada di sumber air ini , Diaken Lian Hua sedikit bingung bagaimana cara agar siluman Ular ini mau keluar dari dalam goa ini , karena tidak mungkin jika harus masuk ke dalam , karena itu justru akan membahayakan mereka .
'' Menurut kalian , bagaimana cara kita agar Siluman Ular ini mau keluar dari dalam goa ini...?''
'' Kita serang saja mulut goa ini mengunakan tehnik serangan kita , aku yakin siluman Ular ini pasti mau keluar dari sana...'' usul putri Xia Yue.
'' Iya Diaken Lian Hua, karena kita masih belum tahu berada di level berapa sebenarnya siluman Ular ini....'' ucap nona Xia Junsu.
'' Baiklah kalau begitu , aku yang akan menyerang mulut goa ini mengunakan tehnik ku...''
'' Master, aku akan masuk dulu ke dalam goa itu , karena aku akan memastikan nya dulu...'' ucap Mao Li .
'' Tunggu Diaken Lian Hua, biar Mao Li masuk ke dalam untuk melihat level siluman ini dulu....''
Sehingga Diaken Lian Hua langsung mundur lagi tidak jadi mengeluarkan tehnik nya , kemudian Mao Li langsung melompat turun , kemudian melompat lompat di atas batu lalu masuk ke dalam goa tempat persembunyian siluman Ular.
Di dalam goa Mao Li berjalan dengan pelan pelan sambil merasakan hawa keberadaan siluman Ular ini , setelah berjalan 30 meter Mao Li bisa melihat ada 2 siluman Ular Sisik Ungu yang sedang dalam masa kawin , karena tubuh kedua siluman Ular Sisik Ungu ini saling melilit satu sama lain , tubuh Ular Sisik Ungu ini mengeluarkan cairan racun yang terus menetes , sehingga tetesan racun ini mengendap di bawah tubuh siluman Ular ini yang langsung bercampur dengan tetesan air yang keluar dari dinding dinding goa .
Sehingga campuran air dan racun ini langsung mengalir dari dalam goa .
Kemudian Mao Li langsung mendekati kedua siluman Ular ini yang sedang memejamkan matanya , lalu Mao Li langsung melompat ke atas kepala siluman Ular ini sambil mengeluarkan air kencingnya untuk menyerang kedua mata siluman Ular Sisik Ungu ini.
Tapi tiba tiba siluman Ular Sisik ungu ini langsung membuka matanya ketika merasakan aura Mao Li di sana , karena siluman Ular Sisik Ungu ini adalah siluman level 4 yang sudah memiliki kesadaran sendiri .
Sehingga air kencing Mao Li langsung mengenai mata kedua siluman Ular ini dengan telak , membuat siluman Ular Sisik ungu ini langsung murka , kedua Siluman Ular Sisik Ungu ini langsung melepaskan lilitan mereka lalu mengejar Mao Li yang sedang berlari keluar goa , siluman Ular Sisik Ungu ini tidak bisa melihat dengan jelas , karena salah satu mata mereka terkena air kencing Mao Li ini , membuat matanya sedikit buram sehingga kedua siluman Ular Sisik ungu ini hanya bisa melihat dengan satu mata saja .
Setelah Mao Li keluar goa kemudian langsung melompat lompat di atas batu lalu mendekati putri Xia Yue.
'' Master , di dalam goa ini ada 2 siluman Ular Sisik Ungu level 4, aku tadi sudah mengunakan air kencingku untuk menyerang matanya , tapi aku hanya berhasil menyerang satu mata kedua siluman Ular ini, jadi nanti master dan teman teman master hanya fokus saja menyerang matanya...'' ucap Moa Li memberi laporan.
'' Di dalam goa ini ada 2 siluman Ular Sisik ungu level 4, kita nanti hanya bisa fokus untuk menyerang matanya , karena Mao Li tadi sudah menyerang nya mengunakan air kencing nya , aku yakin sebentar lagi siluman Ular Sisik Ungu ini pasti akan keluar...'' Ucap putri Xia Yue menjelaskan.
'' Baiklah kalau begitu sekarang kalian semua bersiap siaplah , kita nanti hanya fokus untuk menyerang matanya saja...'' Ucap Diaken Lian Hua.
Putri Xia Yue langsung mengeluarkan pusaka bulan bintang miliknya yang berputar putar di samping tubuhnya , karena dia harus bertindak cepat ketika siluman Ular ini keluar dari dalam goa .
Setelah beberapa saat kedua siluman Ular Sisik Ungu ini keluar dari dalam goa sambil menembakkan 2 bola racun dari mulut mereka masing ke arah mereka berlima .
Nona Luo Xue langsung melompat berada di garis terdepan untuk menerima serangan racun ini , karena racun ini adalah sumber daya yang sangat bermanfaat untuk meningkat kekuatannya , sehingga kedua bola racun ini langsung menabrak tubuh nona Luo Xue yang langsung menyelimuti seluruh tubuhnya .
Sedangkan yang lainnya langsung berpencar ke kanan dan kiri untuk mengindari bola racun ini , lalu menyerang kedua mata siluman Ular ini agar konsentrasi Siluman Ular ini terpecah .
Mereka berempat yakin nona Luo Xue pasti baik baik saja , karena tubuhnya sudah kebal dengan semua jenis racun.
Kemudian mereka berempat langsung menyerang mata siluman Ular ini dengan senyata pusaka mereka masing masing , pusaka berbentuk bintang ini berhasil menancap salah satu mata siluman Ular ini, sedangkan pusaka tombak nona Xia Junsu juga berhasil menusuk mata siluman Ular ini dengan telah , membuat kedua siluman Ular ini hilang konsentrasi karena tidak bisa melihat.
Tapi siluman Ular Sisik Ungu ini masih bisa merasakan keberadaan aura para manusia ini , meskipun matanya sudah tidak bisa melihat lagi , lalu siluman Ular ini menyerang secara membabi buta dengan ekornya , membuat nona Yuan Liyie dan nona Xia Junsu terkena kibasan ekor siluman Ular Sisik ungu ini .
Sehingga tubuh mereka berdua langsung menghantam bebatuan.
.
.
...~ bersambung ~...