Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 116 : Murid baru yang menjadi perbincangan hangat.



.


.


Ternyata dugaan Huang Lu dan Luo Zhan benar , kalau Jia Feng memang jatuh hati kepada nona Xia Yue tadi , mereka berdua tidak habis pikir kenapa Jia Feng tiba tiba berubah seperti ini , karena bisanya Jia Feng tidak pernah menjalankan misi dari akademi Tian Zhong sama sekali , karena dia sudah mendapat token transfer yang lebih banyak dari menindas para murid murid baru setiap bulanya .


'' Terus menurutmu sekarang kita harus bagaimana , apakah kita akan mengikuti jejak Jia Feng...?'' tanya Luo Zhan.


'' Hahaha , kalau kau mau ikut , itu adalah pilihanmu , kalau aku tetap seperti biasanya tidak akan pernah menjalankan misi tidak berguna seperti itu...'' ucap Huang Lu.


'' Baiklah kalau begitu kita sekarang kembali ke goa kita masing masing saja untuk fokus meningkatkan para anggota faksi kita...''


Tapi ketika mereka akan pergi dari sana , mereka melihat putra mahkota Xin Chengmin dan nona Xiao Ling yang telah di kalahkan oleh nona Xia Yue tadi lewat di sana , sehingga mereka mengurungkan niatnya .


'' Hahaha , ternyata kau sungguh gadis yang sangat payah , karena tidak bisa mempertahankan peringkatmu , bahkan yang merebut peringkatmu kekuatan nya berada satu tingkat di bawah mu...'' ucap Huang Lu sambil tersenyum mengejek .


'' Kau sungguh gadis yang sangat malang , makanya kau menjadi gadis jangan fokus mengejar masalah cinta saja , kau sekarang bisa merasakan sendiri akibatnya ....'' ucap Luo Zhan.


'' Kalian tidak pantas mengejek temanku yang sedang terluka seperti ini , aku peringatkan kepada kalian , dalam waktu dekat kalian berdua juga pasti akan merasakannya kalau putri Xia Yue akan merebut peringkat kalian ...'' Ucap putra mahkota Xin Chengmin sambil mengajak nona Xiao Ling pergi dari sana.


'' Sudahlah kalian berdua silahkan pergi dari sini....Husss...Husss ....'' ucap Guang Lu sambil tertawa terbahak bahak bersama rekan rekanya.


Putra mahkota Xin Chengmin dan nona Xiao Ling tidak menghiraukan ejekan mereka , karena mereka berdua sudah tahu sifat para pemegang peringkat atas ini yang suka merendahkan murid murid lain .


Nona Xiao Ling semakin membenci Putri Xia Yue , karena ini adalah gara gara tidandakan putri Xia Yue yang membuat hidupnya semakin menderita , sedangkan putra mahkota Xin Chengmin tidak terlalu memikirkan apa yang mereka katakan , asal mereka tidak menghina pihak kerajaan .


Setelah putra mahkota Xin Chengmin dan nona Xiao Ling telah pergi kemudian kedua kelompok ini langsung membubarkan diri untuk kembali ke goa mereka yang ada di atas puncak bukit area pelataran murid luar ini .


.


****


Berita mengenai putri Xia Yue yang bisa merebut peringkat murid di area pelataran murid luar langsung menjadi perbincangan hangat di area murid pelataran dalam , karena mereka sangat mengagumi keberanian putri Xia Yue yang berani menantang murid yang yang memiliki kekuatan satu tingkat di atasnya .


Tapi berbeda dengan nona Xia Wan'er dan tuan muda Jun Liyao, karena sebelumnya nona Xia Wan'er sudah menceritakan Tehnik bertarung milik putri Xia Yue yang bisa menghadapi 2 bandit yang memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 4 tahap awal ketika perjalanan menuju kota Xiang dulu.


'' Sangat di sayangkan putri Xia Yue kemarin tidak bisa hadir dalam acara pernikahan kita...'' Ucap nona Xia Wan'er.


'' Iya tidak apa apa , biarkan dia fokus untuk meningkatkan kekuatannya agar bisa belajar di area pelataran murid dalam bersama kita...''


'' Aku juga masih berhutang budi dengan putri Xia Yue, karena ternyata melakukan adikku dengan sangat baik , karena adikku Xian'er ternyata juga di beri jatah koin emas untuk meningkatkan kekuatannya juga .


'' Aku tidak menyangka ternyata putri Xia Yue ini sangatlah baik , aku sangat menyayangkan adikku Jun Xiao yang telah kehilangan kekuatannya karena telah menyingung putri Xia Yue, tapi aku bisa menerima itu karena dia memang pantas mendapatkannya , karena telah meremehkan putri Xia Yue dan menyepakati taruhan waktu itu...'' ucap tuan muda Jun Xiao sedikit sedih.


'' Sudahlah , yang lalu biarlah berlalu karena itu sudah terjadi , itu sebagai pelajaran untuk kita agar kedepannya tidak meremehkan siapapun orang yang kita hadapi...''


'' Iya Liyao Gege , kalau begitu sekarang mari kita masuk ke dalam...''


Kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam bangunan milik mereka , karena murid yang sudah menjadi murid di area murid pelataran dalam sudah mendapatkan jatah 1 bukit yang memiliki beberapa bangunan , di bukit ini mereka tetap membuat faksi untuk teman berlatih agar semakin kuat .


.


****


Berpindah di aula Beladiri tepatnya di kamar Diaken Lian Hua.


Setelah Diaken Lian Hua sudah masuk ke dalam kamar kemudian langsung membuka botol pil pemberian putri Xia Yue.


Dia sangat terkejut ketika melihat pil pemberian putri Xia Yue, karena memiliki tingkat efektifitas 98 persen.


'' Apakah aku tidak salah liat , kenapa Yue'er memberiku pil berharga ini dengan begitu mudahnya , apakah ini pil buatan Yue'er sendiri , terus kenapa dia belajar di akademi ini jika sudah bisa membuat pil dengan tingkat sempurna ini...'' batin Diaken Lian Hua bertanya tanya dengan wajah yang sangat bahagia , karena mendapat pil yang sangat berharga.


Kemudian Diaken Lian Hua memilih mengesampingkan dulu rasa penasarannya , dia lalu keluar kamar untuk berpamitan kepada Ketua Tian Luye, karena dia harus segera pulang untuk memberikan pil penawar ini kepada ibunya.


Semoga dengan mengkonsumsi pil ini racun di dalam tubuh ibunya setidaknya bisa di tekan agar tidak merasakan sakit lagi .


Lagi pula dia sekarang di akademi ini juga masih tidak ada pekerjaan , karena hanya tinggal misi misi tingkat C saja yang bisa di kerjakan oleh para murid pelataran luar .


.


****


Berpindah di dalam goa tempat putri Xia Yue membuat pil.


Putri Xia Yue sangat fokus untuk membuat pil ini , karena ini adalah waktu yang tidak boleh di sia siakan untuk membuat pil , karena kedepannya jika teman temannya sudah menerobos maka dia tidak memiliki kesempatan untuk membuat pil lagi , karena dia harus fokus berlatih dan menjalankan misi dari akademi Tian Zhong agar tehnik bertarungnya semakin meningkat .


Hari hari putri Xia Yue lalui dengan membuat pil , setelah 7 hari kemudian putri Xia Yue mengakhiri pembuatan pilnya , karena harus di serahkan kepada Shen Long agar di berikan kepada tuan muda Yuan Tianqi.


Putri Xia Yue membatasi Shen Long agar tidak memberikan semua pil nya , hanya 300 butir saja setiap minggunya agar klan klan lain juga bisa berkembang , termasuk klan Xia juga bisa mempromosikan pil buatannya , karena Shen Long mengatakan kalau alkemis klan Xia sudah bisa memurnikan pil dengan tingkat efektifitas 88 persen.


Setelah memberikan pil itu kepada Shen Long kemudian putri Xia Yue dan Mao Li keluar dari goa sebentar , untuk menyegarkan pikirannya di danau yang ada di area pelataran murid luar.


.


.


...~ bersambung ~...