Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 113 : Menantang nona Xiao Ling.



.


.


Melihat energi Han Feng sudah menipis kemudian Tang Shan langsung menebaskan pedangnya hingga berkali kali sambil melancarkan tendangan mendatar ke kaki Han Feng, yang membuat tubuh Han Feng langsung hilang keseimbangan lalu terlempar dari atas panggung.


Sehingga tetua Tian Luye langsung melompat ke atas panggung untuk mengumumkan bahwa Tang Shan berhasil memenangkan pertandingan ini.


'' Akhirnya Pertarungan Peringkat ini di menangkan oleh Tang Shan, sekarang Tang Shan menduduki peringkat 9 dan Han Feng akan turun peringkat menjadi peringkat 11, kalian berikan tepuk tangan kepada Tang Shan , karena sudah memberanikan diri untuk menantang murid yang memiliki peringkat di atasnya....''


Kemudian semua murid yang hadir di sana langsung memberikan tepuk tangan yang di tujukan kepada Tang Shan , setelah suasana sudah tenang kemudian tetua Tian Luye langsung membuka suara lagi .


'' Apakah di antara kalian ada yang ingin mencoba menantang murid lain , karena ini adalah saatnya kalian memiliki peringkat , agar para murid yang sudah memiliki peringkat tidak bisa bersantai menempati peringkatnya...'' Ucap tetua Tian Luye .


Kemudian putri Xia Yue langsung berjalan mendekat ke panggung sambil memasukkan Mao Li ke dalam gelang penyimpannya , tadi putri Xia Yue sudah berdiskusi dengan Diaken Lian Hua , dia menyarankan putri Xia Yue untuk menantang peringkat 43 atau peringkat 47 karena mereka sama sama wanita , tapi jika mereka tidak ada di sini maka terpaksa dia harus menantang murid laki-laki.


Setelah sampai di dekat panggung kemudian putri Xia Yue langsung menyapa tetua Tian Luye.


'' Maaf tetua Tian Luye , saya adalah murid baru di akademi ini , saya mau menantang murid yang memiliki peringkat 43...'' Ucap putri Xia Yue.


Tetua Tian Luye sangat kagum melihat keberanian murid baru ini , karena murid baru ini kekuatannya masih di tingkat Spiritualis Level 3 tahap menengah, tapi sudah berani menantang murid yang memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 3 tahap Akhir.


'' Siapa namamu nona...?''


'' Nama ku adalah Xia Yue...''


'' Baiklah kalau begitu aku akan mengumumkannya dulu...''


Kemudian tetua Tian Luye langsung membuka daftar murid peringkat yang di tantang oleh putri Xia Yue dulu.


'' Aku hari ini sangat senang , karena ada murid baru yang mau menantang peringkat 41 sampai 50, karena nona Xia Yue ini ingin menantang murid peringkat 43 yaitu nona Xiao Ling , untuk nona Xiao Ling di persilahkan naik ke atas panggung...''


Nona Xiao Ling yang ada di bangku penonton bersama Putra mahkota Xin Chengmin sangat terkejut mendengar putri Xia Yue ingin merebut peringkatnya , tapi dia sangat senang karena ini adalah saatnya memberikan pelajaran dan membalaskan dendam adiknya karena telah di permalukan oleh putri Xia Yue , saat ini adalah pembuktian bahwa dia lebih baik dari pada putri Xia Yue agar bisa bersanding dengan putra mahkota.


Dia sangat yakin bisa mengalahkan putri Xia Yue karena putri Xia Yue kekuatan nya satu tingkat di bawahnya.


Kemudian nona Xiao Ling langsung berjalan mendekat ke panggung , setelah sampai di panggung kemudian nona Xiao Ling langsung melompat ke atas panggung.


Putri Xia Yue sedikit terkejut , bukankah dia adalah gadis yang bersama dengan putra mahkota Xin Chengmin waktu pertama masuk ke pelataran murid luar .


****


'' Salam tetua Tian Luye....'' ucap nona Xiao Ling .


'' Salam juga nona Xiao Ling , kamu mendapat tantangan dari murid baru , jika kamu menolaknya maka peringkat mu akan langsung di tempati oleh nona Xia Yue ini , apakah kamu menerima tantangan ini...?''


'' Aku menerimanya tetua...''


'' Kapan kau bisa bertanding dengan nona Xia Yue...?''


'' Secepatnya tetua , sekarang juga boleh...''


Semua murid yang menonton di sana langsung bersorak sorak dan memberi tepuk tangan , karena ini adalah pertama kali nya ada murid baru yang berani menantang murid lama , apalagi mereka melihat kekuatan putri Xia Yue satu tingkat di bawah nona Xiao Ling , tapi putri Xia Yue sudah berani menantang nona Xiao Ling.


'' Apakah kalian berdua sebelumnya memliki masalah...?'' tanya tetua Tian Luye .


'' Tidak tetua , aku hanya penasaran saja ingin mencoba kekuatan baruku , karena aku hati ini baru menerobos ke tingkat Spiritualis Level 3 tahap menengah...''


Kemudian putri Xia Yue langsung menyapa nona Xiao Ling


'' Maaf nona Xiao Ling , aku hanya hanya ingin bertanding saja denganmu , karena ingin mencoba kekuatan baruku , nanti aku mohon sedikitlah berbelas kasihan kepadaku...'' ucap putri Xia Yue sambil menangkupkan tinjunya di dada .


Nona Xiao Ling hanya mengerutkan keningnya saja mendengar apa yang di katakan oleh putri Xia Yue.


'' Baiklah , ini adalah pertandingan yang sangat menarik , aku sangat salut dengan keberanian nona Xia Yue , meskipun kekuatan nya satu tingkat di bawah nona Xiao Ling tapi sudah berani menantangnya , urusan kalah atau menang itu adalah sudah biasa , yang penting adalah melatih ketrampilan bertarung , semakin sering bertarung maka kekuatan seseorang juga akan semakin meningkat...'' Ucap tetua Tian Luye agar murid murid lain mencontoh tindakan putri Xia Yue ini.


Kemudian tetua Tian Luye memberi isyarat salam hitungan ke tiga , maka mereka boleh saling serang , lalu tetua Tian Luye melompat turun dari atas panggung , kemudian menciptakan perisai perlindungan .


'' Sekarang mari kita hitung sama sama , dalam hitungan ketiga maka pertarungan bisa langsung di mulai...''


Kemudian putri Xia Yue mengeluarkan pedang Putihnya , sedangkan nona Xiao Ling mengeluarkan senjata pusakanya berupa kipas yang sangat besar seperti milik nona Xia Wan'er.


Putri Xia Yue sedikit waspada karena senjata kipas seperti ini memiliki kibasan yang bisa mengeluarkan siluet busur panah yang sangat banyak , pasti nanti akan sedikit merepotkan.


''Satuuuu....Duaaaa....Tiiigaaaa..''( teriak para murid yang menonton di sana )


Setelah hitungan yang ketiga kemudian mereka berdua saling menyerang , nona Xiao Ling langsung mengibaskan kipasnya ke arah putri Xia Yue, sedangkan putri Xia Yue langsung menebaskan pedangnya hingga berkali , dari kibasan kipas ini keluar siluet energi busur panah yang sangat banyak dan dari tebasan pedang putri Xia Yue keluar siluet energi bulan sabit yang langsung bertabrakan .


Duarrrrr.... duarrrrr....


Sebagian siluet busur panah ini ada yang mengores lengan putri Xia Yue , tapi putri Xia Yue tidak memperdulikannya karena ini hanya sakit biasa saja , karena lebih sakit jika di hina dan di khianati saudara sendiri.


Kemudian putri Xia Yue langsung menebaskan pedangnya dengan gerakan tipuan untuk mengecoh nona Xiao Ling.


Melihat putri Xia Yue akan menebaskan pedangnya lagi kemudian nona Xiao Ling langsung mengibaskan Kipasnya , sehingga kipas nona Xiao Ling langsung keluar siluet energi busur panah yang sangat banyak langsung menerjang putri Xia Yue.


Tapi putri Xia Yue langsung menghindari siluet energi busur panah ini dengan memutarkan tubuhnya ke kiri sehingga siluet busur panah ini langsung menghantam perisai perlindungan .


Duarrrrr....duarrrr ...


Setelah menghindari busur panah ini kemudian putri Xia Yue menebaskan pedangnya hingga berkali kali untuk menyerang balik nona Xiao Ling .


Dari tebasan pedang putri Xia Yue keluar siluet Energi bulan sabit yang sangat banyak langsung menerjang nona Xiao Ling, nona Xiao Ling sedikit kerepotan melihat putri Xia Yue ternyata menghindari serangannya , karena sekarang justru menyerang balik dirinya .


.


.


...~ bersambung ~...