Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 125 : Bandit Lembah Gunung Tianwu.



.


.


Putri Xia Yue melihat para gadis yang di bawa oleh kelompok berkuda ini kedua tanganya telah terikat , tubuh para gadis gadis kurus kering seperti orang yang kelaparan.


Sedangkan kekuatan pria berkuda ini paling kuat berada di tingkat Spiritualis Level 4 tahap menengah , empat sisanya memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 4 tahap awal.


Diaken Lian Hua melarang ke empat muridnya untuk mencampuri urusan mereka , karena mereka datang ke desa ini untuk menjalankan misi dari akademi Tian Zhong.


Tapi tiba tiba putri Xia Yue langsung membentangkan kedua tanganya untuk menghalagi kelompok berkuda ini , sehingga kelompok berkuda ini langsung menghentikan kudanya.


'' Sekarang lepaskan para gadis gadis tidak bersalah itu...'' ucap putri Xia Yue lantang .


'' Hahaha , siapa kalian sebenarnya , berani sekali kalian melarang kami , apakah kalian tidak tahu siapa kami sebenarnya , kami adalah anggota Bandit Lembah Gunung Tianwu , kalian tentu sudah tahu kekuatan kelompok kami yang menguasai wilayah ini ...?''


Ketiga rekan putri Xia Yue sangat terkejut melihat apa yang di lakukan oleh putri Xia Yue , karena ini sama saja menantang orang yang sangat kuat , karena kekuatan mereka hanya di tingkat Spiritualis Level 3 tahap menengah saja , sedangkan yang akan mereka hadapi ini kekuatannya sudah berada di atasnya .


'' Maaf kami tidak tahu apa itu Bandit Lembah Gunung Tianwu , tapi aku tidak akan tinggal diam kalau melihat ada seseorang yang melakukan tindak kejahatan seperti ini...'' ucap putri Xia Yue.


'' Kau sungguh gadis yang sangat menarik , kami akan melepaskan mereka berlima ini , tapi ada syarat yang harus kalian berlima penuhi...''


'' Katakan saja apa syaratnya...''


'' Aku ingin kalian berlima yang mengantikan para gadis gadis ini , pemimpin kami pasti akan lebih senang karena kalian telihat sangat cantik cantik...'' ucap bandit yang memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 4 tahap Menengah sambil menjilati bibir atasnya dengan tatapan mesumnya.


Putri Xia Yue dan rekan rekanya sangat terkejut mendengar syarat dari mereka ini , karena itu sama saja akan melecehkan mereka .


'' Baiklah , kami berlima akan menuruti permintaan kalian , tapi aku mau pemimpin kalian harus membayar mahal kepada kami , nanti kami akan menuruti semua permintaan kalian yang kalian inginkan dari kami , sekarang bebaskan para gadis gadis itu terlebih dahulu , karena mereka sangat kasihan sepertinya tidak memiliki tenaga sama sekali....'' ucap putri Xia Yue berbohong .


Diaken Lian Hua dan rekan rekan putri Xia Yue sangat terkejut mendengar putri Xia Yue menyetujui permintaan para bandit ini , tapi mereka yakin putri Xia Yue memiliki maksud lain dari rencana ini , bagaimana pun ini sudah terjadi , maka mereka harus menghadapinya secarah bersama sama meskipun nanti pasti akan sedikit kerepotan , karena para bandit ini kekuatannya ada di atas kekuatan mereka , nanti mereka hanya bisa mengandalkan Diaken Lian Hua, karena Diaken Lian Hua kekuatannya paling tinggi di sana .


'' Baiklah , kami dengan senang hati akan melepaskan para gadis ini , tapi jika kalian berlima mengingkarinya maka kami tidak akan segan segan menyiksa kalian di markas kami....'' Ucap bandit ini mempercayai perkataan putri Xia Yue , karena mereka juga lebih tertarik dengan kelima gadis gadis cantik ini dari pada para gadis gadis dari desa Jiuli yang kelaparan dan tidak terurus , karena mereka nanti harus merawatnya dulu sebelum menikmati para gadis gadis ini.


'' Kami tidak mungkin berani berbohong kepada kalian , karena aku yakin kalian adalah kelompok yang tidak kami singgung...'' Ucap Diaken Lian Hua menyakinkan para bandit ini , agar mau mempercayai mereka berlima .


Diaken Lian Hua harus membela para muridnya apapun yang akan terjadi nantinya , karena itu adalah tugasnya sebagai seorang Diaken pembimbing.


Kemudian para bandit ini langsung menurunkan kelima gadis ini dari kudanya .


Sehingga para gadis ini langsung berlari ke dalam desa Jiuli dengan kondisi tangan masih terikat .


'' Kami berlima pasti akan ikut dengan kalian , tapi mari kita bertarung sampai mati dulu di sini , jika kami sudah mati maka kalian bisa membawa kami berlima ke markas kalian , karena kami tidak sudi melayani kalian para bandit bandit sampah , lebih baik kami mati dari pada harus menjadi budak kalian ....'' Ucap putri Xia Yue sinis .


Kelima bandit ini sangat terkejut mendengar gadis ini ternyata membohongi mereka .


'' Baji*gan , kalian telah membohongi kami , kalau begitu kami tidak akan segan segan untuk untuk menyiksa kalian...''


'' Silahkan kalau kalian mampu , sekarang mari kita berduel di sini....'' Ucap putri Xia Yue sambil mengeluarkan pusaka Bulan Bintang yang langsung menerjang bandit yang memiliki kekuatan di tingkat Spiritualis Level 4 tahap menengah.


Kemudian kelima bandit ini langsung melompat turun dari kuda sambil mengeluarkan senjata pusaka mereka masing masing , bandit yang memiliki kekuatan paling tinggi langsung menghalau serangan pusaka bulan bintang ini .


Diaken Lian Hua dan rekan rekan putri Xia Yue juga langsung mengeluarkan senjata mereka masing , lalu langsung menyerang para bandit ini dengan tehnik bertarung mereka , hanya nona Luo Xue saja yang tidak mengunakan senjata pusaka , karena dia mengunakan serangan bola racunnya .


Nona Luo Xue, nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie telihat sangat kerepotan menghindari serangan para bandit bandit ini , karena mereka kalah dari segi kekuatan , sehingga para bandit bandit ini dengan mudah menghalau serangan mereka dan menyerang balik dengan telak langsung mengenai mereka mereka bertiga , beruntungnya para bandit ini hanya melemahkan pertahanan mereka saja , mungkin mereka harus berpikir 2 kali jika harus melukai para gadis gadis cantik ini .


Berbeda dengan putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua, mereka berdua terlihat sangat mendominasi menghadapi kedua bandit yang mereka hadapi , meskipun putri Xia Yue kekuatannya ada di bawah musuhnya ini , tapi putri Xia Yue masih bisa mengimbangi musuhnya , itu semua berkat bantuan dari pusaka Bulan Bintang yang menyerang mereka dari belakang ketika putri Xia Yue melancarkan tebasan pedangnya.


Setelah lima belas menit berlalu putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua berhasil memojokkan kedua musuhnya , tapi mereka langsung menghentikan serangan mereka saat melihat ketiga rekan rekannya telah di sandra para bandit ini .


'' Sekarang hentikan serangan kalian berdua , kalau kalian tidak mendengar ku , maka akan aku gorok leher teman mu ini....'' Ucap salah satu bandit ini dengan menempelkan pedang nya di leher nona Luo Xue.


Kemudian putri Xia Yue dan Diaken Lian Hua langsung menyimpan pedang mereka masing masing masing.


Diaken Lian Hua sangat menyesal karena tidak bisa melindungi para muridnya ini , karena ini adalah pertama kali nya dia gagal dalam mendampingi para murid nya .


'' Aku mengaku kalah , kalian silahkan membawa kami berlima ke markas kalian , tapi tolong turunkan pedang kalian dari leher teman temanku , karena itu sangat berbahaya , kalian silahkan mengeluarkan tali yang kalian miliki untuk mengikat kami berlima ...''


'' Hahaha , bagus bagus , aku senang ternyata kau tahu batasan mu...''


Diaken Lian Hua dan rekan rekan putri Xia Yue sangat terkejut mendengar apa yang di katakan oleh putri Xia Yue , kenapa putri Xia Yue menyerah begitu saja , tapi mereka menurut saja karena putri Xia Yue mengedipkan matanya yang berarti putri Xia Yue memiliki rencana tersendiri .


Kemudian kelima bandit ini langsung menyimpan pedang mereka masing masing , lalu mengeluarkan tali untuk mengikat tangan para gadis gadis ini .


.


.


...~ bersambung ~...