
.
.
Kemudian nona Xia Junsu langsung menyangkal apa yang telah di ucapkan oleh putri Xia Yue , kalau putri Xia Yue hanya berbohong saja .
Lalu nona Xia Junsu langsung menceritakan apa yang telah di capai oleh putri Xia Yue yang telah berhasil menemukan pil Penghangat Jantung di asosiasi alkemis.
Diaken Lian Hua sangat terkejut setelah mendengar cerita dari nona Xia Junsu , tapi itu adalah berita yang sangat bagus karena dia membutuhkan seorang alkemis untuk membuatkan pil agar kekuatannya bisa segera meningkat dan mengobati ibunya yang terkena racun , karena dia selama ini terkendala biaya untuk menyewa seorang alkemis , karena biaya sewa seorang alkemis sangatlah mahal .
Tapi Diaken Lian Hua tidak akan mengatakannya , karena hari ini mereka baru berkenalan .
'' Kamu ternyata adalah gadis yang sangat jenius nona Xia Yue , aku sangat senang bisa membimbing mu langsung , aku tadi sangat penasaran bagaimana cara kalian bisa mengalahkan siluman Serigala Tanduk Guntur, karena siluman level 4 sangatlah kuat dan sudah memiliki kesadaran tersendiri....?''
'' Kakak Yue ini memiliki trik yang di gunakan untuk melemahkan siluman Serigala Tanduk Guntur , karena kakak Yue memiliki hewan roh yang sangat cerdas dan pusaka yang bisa di kendalikan dari jarak jauh....'' ucap nona Yuan Liyie.
'' Benarkah , aku sangat pasaran dengan bakat kalian masing masing , tapi kedepannya kalian berempat harus berlomba lomba untuk meningkatkan kekuatan kalian masing masing , karena kalau kalian sudah menerobos ke tingkat Spiritualis Level 3 tahap menengah , kalian baru boleh menjalankan misi dari akademi Tian Zhong ini, nanti aku akan mendampingi kalian ketika menjalankan misi...?''
'' Iya Diaken Lian Hua , kalau boleh tahu kita akan tinggal di mana jika sudah menjadi murid baru seperti ini...?'' tanya tuan muda Yuan Jiang.
'' Kalian akan tinggal di wilayah lembah gunung Tian Zhong ini , di sana memiliki energi yang sangat murni yang bisa mempercepat proses penyerapan sumber daya...''
'' Aku tidak sabar untuk segera menyerap sumberdaya di sana agar kekuatan kami berempat segera meningkat...'' ucap putri Xia Yue .
Kemudian Diaken Lian Hua langsung menceritakan semua tata cara berada di lembah gunung Tian Zhong , mengenai mereka harus mencari gua untuk tempat ketika menyerap sumberdaya dan membentuk kelompok atau faksi agar para senior senior di sana tidak ada yang menindas mereka .
Semakin tinggi goa yang mereka tempati maka energinya langit dan buminya akan semakin berlimpah , tapi goa goa yang ada di sana sudah di tempati oleh para senior senior mereka , jadi nanti jika mereka ingin mendapatkan goa yang lebih tinggi maka harus menantang murid yang sudah tinggal di sana untuk bertarung di Panggung Arena Peringkat.
Di wilayah murid luar siapapun di larang berkelahi , karena jika memiliki masalah bisa di selesaikan di Panggung Arena Peringkat, barang siapa ketahuan berkelahi di wilayah murid luar maka akan di kenakan sanksi oleh Aula penegak hukum untuk merampas token dan menjadikan pelayan di dapur akademi Tian Zhong dengan waktu sesuai dengan tingkat kesalahannya .
Putri Xia Yue sudah mengetahui masalah tentang ini , makanya di sangat bersemangat untuk mencoba kekuatan para murid murid yang sudah lama menjadi murid di sana.
Karena ini akan menjadi ajang untuk mengukur kekuatan mereka masing-masing .
Diaken Lian Hua juga menceritakan tentang token dan poin transfer yang akan mereka dapatkan , setiap murid baru akan mendapatkan 1 token dan 200 poin transfer untuk satu kali saja , yang bisa di tukarkan dengan pil atau batu mustika untuk meningkatkan kekuatan mereka masing masing , jika ingin mendapatkan poin transfer lagi maka mereka harus menjalan kan misi dari akademi Tian Zhong .
Para Diaken di larang masuk ke wilayah murid luar , karena jika para murid ingin bertemu dengan Diaken nya masing masing , bisa menemuinya di aula bela diri yang ada di dekat panggung arena peringkat .
Diaken Lian Hua juga menanyakan tehnik bela diri yang sudah mereka pelajari dan senjata pusaka apa saja yang mereka gunakan .
Diaken Lian Hua sangat penasaran ketika mengetahui senjata pusaka yang di miliki oleh putri Xia Yue dan nona Xia Junsu, karena putri Xia Yue memiliki pusaka yang bisa di kendalikan dari jarak jauh , sedangkan nona Xia Junsu memiliki tombak yang bisa memanjang dengan sesuka hati , karena tombak nona Xia Junsu ini ternyata bisa di kendalikan dengan pikiran ketika ingin memanjangkan dan memendekkannya.
Setelah satu jam berlalu kemudian Diaken Lian Hua berpamitan kepada mereka berempat untuk mengambilkan token untuk para murid barunya ini .
Mereka berempat kemudian berdiskusi tentang pembentukan faksi di wilayah murid luar, karena tadi Diaken Lian Hua juga mengatakan kalau mereka tidak berdiri sendiri maka harus membayar pajak kepada murid murid lama yang memiliki kelompok yang sangat kuat .
'' Kakak Yue , aku yakin nanti ketika kita memasuki wilayah murid luar , pasti akan di tindas oleh senior senior kita , karena mereka pasti memiliki watak yang sangat arogan seperti tuan muda Luo Qiang yang menyerang kakak Yue di depan akademi ini...''
'' Mengenai itu kalian harus bersabar dan bisa mengendalikan diri jika ada yang menindas kita , karena kita harus menyelesaikan masalah di atas panggung arena peringkat, aku yakin jika kalian semakin sering naik ke atas panggung arena peringkat maka kekuatan bertarung kalian juga pasti bisa meningkat , tapi yang tidak boleh bertaruh , karena itu akan merugikan kalian sendiri...''
'' Iya kakak Yue , tapi bagai mana dengan goa tempat tinggal kita , bukankah Kakak Yue harus bertaruh jika ingin merebut goa tempat tinggal para murid senior kita...''
'' Kalau bertaruh masalah itu berbeda adik Junsu , aku pasti sudah memikirkan itu matang matang ketika ingin merebut goa tempat tinggal mereka...''
'' Aku percayakan goa tempat tinggal kita kepada kakak Yue , karena kakak adalah pemimpin kelompok kita , terus bagaimana dengan nama kelompok atau faksi kita , kira kira apa nama yang cocok untuk faksi kita...? ucap nona Xia Junsu.
'' Menurut kalian apa nama yang cocok untuk faksi kita...?''
'' Yang aku tahu nama faksi di akademi selalu mengunakan nama Binatang atau bunga , tapi aku masih bingung harus memberi nama apa...'' Ucap nona Yuan Liyie.
'' Rajawali saja atau burung Phoenix...'' usul tuan muda Yuan Jiang.
'' Menurutku nama binatang kurang cocok , karena pemimpin kita adalah seorang wanita...'' ucap nona Yuan Liyie.
'' Bagaimana kalau Teratai Putih , karena teratai aku ambil dari nama Diaken Lian Hua , sedangkan Putih untuk mengambarkan isi hati kita yang putih bersih...'' usul putri Xia Yue.
'' Aku setuju kakak Yue...'' ucap nona Xia Junsu dan nona Yuan Liyie serempak , sedangkan tuan muda Yuan Jiang tampak tidak setuju karena dia adalah seorang laki laki yang tidak suka dengan bunga .
Setelah beberapa saat Diaken Lian Hua telah kembali ke sana lalu memberikan mereka satu token seperti batu giok .
.
.
...~ bersambung ~...