Stronge Women Live For Revenge

Stronge Women Live For Revenge
Eps 136 : Membeli arak .



.


.


Putri Xia Yue dan nona Xia Junsu berjalan dengan santai melewati rumah para warga desa Lianzhi ini .


Para warga desa Lianzhi yang berpapasan dengan mereka sangat penasaran dengan identitas putri Xia Yue dan nona Xia Junsu , siapa kedua gadis ini sebenarnya dan ada perlu apa di desa Lianzhi ini.


Tapi para warga desa menyapa mereka berdua dengan ramah karena mereka beranggapan para gadis ini adalah orang baik .


'' Kakak Yue , kalau boleh tahu untuk apa kakak ingin membeli arak di desa ini ...?'' tanya nona Xia Junsu.


'' Racun tanpa warna jika di campur dengan minuman memabukkan akan memiliki efek yang sangat kuat karena orang yang telah meminum nya bisa tidak sadarkan diri hingga 2 hari...''


'' Terus rencana kakak Yue berarti ingin memberikan arak ini kepada para penjaga nanti malam....''


'' Jangan keras keras kalau bicara...''


Kemudian putri Xia Yue langsung berbisik-bisik di telinga nona Xia Junsu mengenai rencana nanti malam .


''' Apakah kamu mengerti...''


'' Ya aku mengerti , tapi itu sangat berbahaya untuk kakak Yue...''


'' Kamu tenang saja , aku memiliki 1001 cara untuk mengatasi mereka nantinya ...''


'' Baiklah kalau begitu , nanti aku pasti akan mengikuti intruksi seperti yang kakak Yue inginkan ....''


'' Mohon kerja samanya agar rencana ini berjalan dengan lancar ....''


'' Pasti kakak Yue...''


'' Terus bagaimana dengan pembelian arak ini , pasti nanti penjualnya tidak akan mau menjualnya karena kita adalah seorang gadis...''


'' Masalah itu bisa di atur , karena banyak cara yang bisa kita lakukan selama kita memiliki koin emas....''


'' Baiklah aku percaya kepada kakak Yue , karena kakak Yue sangat berpengalaman dalam hal ini...''


Setelah 20 menit berlalu putri Xia Yue sampai di balai desa Lianzhi , kemudian putri Xia Yue mengajak nona Xia Junsu untuk duduk di bawah pohon yang ada di depan balai desa Lianzhi.


Karena putri Xia Yue ingin menghafal semua tempat di sekitar balai desa ini agar nanti malam tidak kesulitan ketika ingin mencari tempat untuk bersembunyi .


Putri Xia Yue melihat bangunan balai desa ini adalah bangunan yang sangat kuno , karena tiang bangunannya terbuat kayu yang memiliki ukiran huruf kuno , sedangkan pagar balai desa ini memiliki patung seorang ksatria berpedang di setiap sudut nya .


Putri Xia Yue sangat penasaran kira kira harta apa yang ada di dalam ruang bawah tanah balai desa ini . Dia sangat berharap semoga saja nanti harta yang tersembunyi adalah barang yang sangat berharga untuk meningkatkan kekuatannya .


Setelah menghafal semua bangunan yang ada di sekitar Balai desa ini kemudian putri Xia Yue mengajak nona Xia Junsu ke ujung desa ini untuk membeli arak .


Mereka berjalan dengan santai sambil menikmati suasana sore desa Lianzhi ini .


Butuh waktu hanya lima belas menit saja mereka berdua akhirnya sampai di gerbang Utara desa Lianzhi ini , di dekat gerbang ini memang ada sebuah kedai kecil yang cukup ramai .


'' Kakak Yue , kita jangan masuk ke dalam kedai itu , karena di dalam kedai itu banyak pria yang sedang minum , nanti pasti mereka akan menggoda kita atau bisa jadi mereka justru akan melecehkan kita...''


'' Kamu tenang saja , sekarang mari kita menemui penjaga gerbang desa itu....''


Kemudian mereka berdua langsung berjalan mendekati para penjaga di gerbang desa .


'' Selamat sore paman berdua , bolehkah aku minta bantuan kepada paman...?''


'' Sore juga nona , kalau boleh tahu nona minta bantuan apa kepada kami...''


'' Bisakah paman membelikan arak di kedai itu , karena pamanku membutuhkan 2 botol untuk menjamu teman temannya yang akan datang ke rumah nya , aku tadi ingin masuk ke sana sendiri tapi aku takut karena banyak orang yang sedang mabuk , nanti aku akan memberikan paman berdua imbalan jika mau membantuku...?''


'' Kalau begitu paman hitung saja berapa harga 2 botol arak dan imbalan untuk paman juga...''


'' Harga 1 botol arak cuma 5 koin emas saja nona , jadi totalnya 10 koin emas saja...''


'' Apakah ada arak yang sangat enak , berapa pun harganya tidak apa apa...?''


'' Ada nona , tapi harganya cukup mahal yaitu 25 koin emas ...''


Kemudian putri Xia Yue langsung mengeluarkan cincin kosong lalu di isi dengan 55 koin emas .


'' Ini koin emasnya , di dalam cincin ini ada 55 koin emas , nanti sisanya silahkan di bagi untuk paman berdua...'' ucap putri Xia Yue sambil memberikan cincin penyimpan itu kepada salah satu penjaga.


'' Terima kasih nona...''


Kemudian penjaga ini langsung berjalan menuju kedai arak yang ada di dekat gerbang .


Penjaga gerbang yang ada di sana langsung menginterogasi putri Xia Yue siapa mereka berdua sebenarnya , karana penjaga ini tidak pernah melihat nya.


Kemudian putri Xia Yue mengatakan kalau dirinya berasal dari kota Xiang untuk mengunjugi saudaranya di desa ini .


Setelah 5 menit berlalu penjaga yang membeli arak tadi telah kembali ke sana .


'' Nona di dalam cincin ada 2 botol arak sesuai pesanan nona tadi , terima kasih banyak telah memberi kami imbalan yang cukup banyak...'' ucap penjaga ini sambil memberikan cincin penyimpanan milikinya tadi.


'' Sama sama paman , aku memberikan imbalan itu agar paman berdua lebih giat lagi dalam bekerja , kalau begitu aku mohon pamit untuk segera pulang karena paman ku sudah menunggunya...''


'' Iya nona silahkan...''


Kemudian putri Xia Yue dan nona Xia Junsu langsung berjalan pulang menuju rumah Diaken Lian Hua .


Setelah sampai di rumah diaken Lian Hua hari sudah menjelang malam , putri Xia Yue melihat teman temannya sedang membakar ayam di samping rumah.


Kemudian putri Xia Yue dan nona Xia Junsu langsung bergabung duduk di sana untuk menikmati api unggun .


'' Dapat dari mana daging ayam ini...''


'' Aku tadi membelinya dari tetangga di samping rumahku ini . Bagaimana Yue'er, apakah kamu sudah mendapatkan araknya , pasti kamu kesulitan ketika akan membelinya karena kamu adalah seorang gadis...?''


'' Sudah Diaken Lian Hua, aku tadi menyuruh salah satu penjaga gerbang yang bertugas di sana untuk membelikan araknya , jadi kita tinggal menjalankan rencana untuk nanti malam...''


Kemudian putri Xia Yue langsung mengatakan tentang rencananya nanti malam dan kegunaan arak ini nantinya , putri Xia Yue juga mengatakan kalau sudah menghafal bangunan yang ada di samping balai desa Lianzhi untuk tempat persembunyian ini nantinya ketika dirinya masuk ke dalam balai desa .


Setelah di rasa para warga desa sudah masuk ke dalam rumah mereka masing kemudian mereka berlima langsung berjalan menuju balai desa Lianzhi .


Suasana desa ini sangat lah sepi sehingga jika ada warga atau penjaga desa yang mengetahui mereka berkeliaran malam malam begini pasti akan mencurigai mereka .


Tapi beruntungnya tidak ada orang yang berpapasan dengan mereka , setelah sampai di dekat balai desa Lianzhi kemudian putri Xia Yue mengisyaratkan Diaken Lian Hua dan rekan rekannya untuk bersembunyi .


Kemudian putri Xia Yue langsung berjalan menuju balai desa sambil membawa 1 botol arak di tangannya , lalu putri Xia Yue masuk ke dalam balai desa yang tampak sepi .


Kedua penjaga yang ada di dalam pos penjaga langsung keluar melihat ada seorang gadis cantik datang ke balai desa ini .


'' Berhenti...'' teriak salah satu penjaga yang ada di sana.


Kemudian putri Xia Yue langsung menghentikan langkahnya , putri Xia Yue melihat kedua penjaga ini ternyata sedang meminum arak.


.


.


...~ bersambung ~...